MOJOK.COSoleh Solihun nggak mau monetize kanal Youtube-nya. Sikap yang unik. Namun, sebetulnya, berapa sih potensi duit yang bisa diambil atlet angkat hape itu per tahun?

Rasanya-rasanya nggak ada yang istimewa ketika nonton konten Soleh Solihun di Youtube. Kadang kudu betah nonton close-up wajah beliau selama beberapa detik. Kadang ribet memindahkan hape dari tangan kanan ke kiri karena pegel. Kadang kehabisan baterai hape karena lupa belum colok powerbank.

Tapi diri ini nggak sadar malah betah nontonin konten beliau. Padahal, durasi beberapa video Soleh Solihun hampir dua jam. Saya curiga, Soleh itu nggak wawancara, tapi lagi fitness aja. Muka aleman, lengan Ade Rai. Gimana nggak pegel kalau hape buat merekam nggak pakai tripod.

Tapi kita semua mencintai konten-kontek Soleh Solihun di Youtube. Mungkin, konten The Soleh Solihun Interview cuma bisa ditandingi sama Ngobam-nya Gofar Hilman. Dua penyiar radio yang sama-sama cerdik ketika menyusun pertanyaan. Dua penyiar radio yang punya pengetahuan dunia musik begitu luar biasa, hingga mereka kayak nggak butuh sensasi biar kontennya menarik.

Satu hal yang bikin kanal Soleh di Youtube menjadi menarik adalah kemalasan niat beliau untuk nggak monetize. Padahal ya, kita tahu tujuan Youtuber ngonten. Iya, biar sukses melewati padang mahsyar. Karena nggak mementingkan pemasukan dari Youtube, makanya Vincent Rompies, yang terkenal nggak pernah mau dijadikan konten Youtube, mau diwawancara Soleh.

Baca juga:  Instagram Luncurkan IGTV si "YouTube Vertikal"

“Karena berarti kan kalau dia mau wawancara gue, dia ga punya kepentingan apapun, karena dia pengin ngobrol sama gue,” kata Vincent Rompies.

Niat Soleh Solihun untuk nggak ngambil duit dari Youtube memang unik banget. Nah, karena Mojok memang lagi nggak banyak kerjaan akhir-akhir ini, kami iseng ngintipin profil Soleh Solihun di Social Blade. Dari sana, kita bisa melihat potensi duit yang bisa didapat Soleh jika beliau monetize Youtube-nya.

…dan hasilnya lumayan banget…terutama kalau sekadar buat beli tripod sama barbel.

Nah, ketika mengintip data dari Social Blade, kita bisa tahu banyak hal. Misalnya, kanal Soleh Solihun dibuat pada 28 Agustus 2018. Subscriber per Januari 2020 adalah 189 ribu. Kalau sekarang, di Februari 2020, udah naik jadi 190 ribu. Lumayan, bisa buat beli paket JPOPS plus donat satu lusin di J.CO masih dapat kembalian.

Masih dari Social Blade, potesi minimal duit yang bisa dikantongi Soleh per bulan mencapai $1.400. Kalau dirupiahkan menjadi Rp19 juta. Aman, lah, kalau mau ngambil KPR di Jakarta dengan duit segitu.

Sementara itu, potensi minimal duit Soleh Solihun per tahun, dihitung Social Blade, mencapai $17.200. berapa kalau dirupiahkan? Soleh, per tahun, bisa gajian dari Youtube sebesar Rp236 juta. Mayan, per tahun bisa beli Avanza baru. Tiga tahun ngonten, Soleh bisa buka rentalan mobil.

Baca juga:  Membandingkan AwKarin dengan Dian Sastro

Ada yang bilang kalau Soleh Solihun bukannya nggak mau ngambil duit dari Youtube. Beliau cuma malas ngurusnya. Well, apapun itu, seperti Vincent, saya respect kepada sikap beliau. Jarang-jarang ada yang beginian. Tapi, yakin, nih, Leh, nggak mau dicairin? Hehehe….

BACA JUGA Menghitung Penghasilan Atta Halilintar dari Monetisasi Youtube atau artikel “saya suka kemewahan” lainnya di rubrik NAFKAH.