Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Penghasilan Kevin Sanjaya dari Turnamen Bulu Tangkis

Redaksi oleh Redaksi
30 Agustus 2018
A A
kevin sanjaya
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Asian Games 2018 menjadi rekor bagi Indonesia dalam hal perolehan emas. Target 16 medali emas ternyata berhasil dilampaui dengan telak. Sampai saat ini, Indonesia sudah mengumpulkan 30 emas.

Emas-emas tersebut disumbangkan oleh beberapa cabang olahraga yang memang menjadi andalan Indonesia. Bulu tangkis salah satunya.

Dari cabang bulu tangkis, Indonesia berhasil mendapatkan dua medali emas melalui Jonatan Christie dan pasangan Marcus F Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Nah, di rubrik nafkah kali ini, Mojok akan membahas penghasilan salah satu pahlawan “emas” bulu tangkis kita di Asian Games kali ini. Dan setelah menimbang banyak hal, akhirnya kami memutuskan untuk mengulik penhasilan Kevin Sanjaya Sukamulyo, satu dari anggota “The Minions” yang sukses tampil sebagai pasangan ganda putra terbaik.

Kevin merupakan pemain asal klub PB Djarum sejak tahun 2007. Sebagai atlet bulu tangkis, Kevin benar-benar mendapatkan banyak penghasilan dari olahraga yang sudah membesarkan namanya itu.

Nah, mari kita kulik berapa penghasilan Kevin dari bulutangkis selama 2017-2018 ini.

Sepanjang tahun 2017 lalu, Kevin mendapatkan total penghasilan mencapai Rp 3.132.112.500.

Penghasilan itu terdiri dari hadiah turnamen, bonus pemerintah, dan bonus klub.

Seperti diketahui, tahun lalu, Kevin (bersama Gideon) tampil menjadi juara All England dan BWF Superseries Final.

Kevin mendapatkan hadiah dari berbagai turnamen sebesar US$186.625 (Rp 2.482.112.500), mendapatkan bonus dari pemerintah sebesar Rp 400 juta, kemudian mendapatkan bonus dari klub sebesar Rp 250 juta.

Nah, pada tahun 2018 ini, Kevin juga banjir penghasilan melalui hadiah dan juga bonus.

Di All England 2018, mereka mendapatkan hadiah uang sebesar US$ 74 ribu atau sekitar Rp1 miliar dari total hadiah US$ 1 juta (Rp13,7 miliar). Hadiah itu pun harus dibagi dua dengan pasangannya, Marcus, sehingga masing-masing mendapatkan Rp500 juta.

Dua kali menjuarai All England membuat memberikan bonus sebesar mendapatkan Rp250 juta.

Bonus lainnya adalah dari klub Kevin yakni PB Djarum yang memberikan bonus sebesar Rp200 juta.

Iklan

Itu belum termasuk bonus dari vendor seperti Blibli.com yang memberikan kupon belanja senilai Rp40 juta, Tiket.com sebesar Rp10 juta, dan hadiah TV LED dari Polytron.

Sebelum All England, mereka juga sudah meraih dua gelar juara dalam Indonesia Masters dan India Super Series 2018.

Di Indonesia Masters 2018, mereka mendapatkan hadiah senilai US$ 27,650 atau setara dengan Rp360 juta. Kevin mendapatkan jatah sekitar Rp160 juta, sedangkan di India, mereka mendapatkan hadiah US$ 31,600 (Rp400 juta). Kevin mendapatkan sekitar Rp200 juta.

Nah, bila ditotal, pendapatannya Kevin dari memenangi turnamen bulu tangkis sepanjang tahun 2017-2018 adalah sekitar Rp4,5 miliar.

Mantap. Badan boleh kecil, tapi penghasilan jangan.

kevin sanjaya

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2018 oleh

Tags: bulu tangkiskevin
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Akhir pekan indah di pusat Jakarta. Ajak bapak pertama kali nonton bulu tangkis langsung di Istora Senayan (Daihatsu Indonesia Masters 2026) MOJOK.CO
Ragam

Akhir Pekan Indah di Pusat Jakarta: Ajak Bapak Pertama Kali Nonton Bulu Tangkis di Istora, Obati Kesepian di Masa Tua

24 Januari 2026
“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan.MOJOK.CO
Ragam

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan

24 Januari 2026
Para loyalis bulu tangkis. menabung demi nonton Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta MOJOK.CO
Ragam

Para Loyalis Bulu Tangkis: Rela Menabung Demi ke Jakarta, Mengenang Cita-cita Masa Kecil untuk Rasakan Magisnya Istora 

23 Januari 2026
Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO
Ragam

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Kapok Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.