Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Vlogger Nas Daily Tak Bisa Masuk ke Indonesia, Gara-Gara Paspor Israel?

Redaksi oleh Redaksi
2 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Vlogger Nas Daily yang kerap mengunggah video rutin di Facebook dikabarkan batal datang ke Indonesia karena visanya ditolak pihak Imigrasi.

Di dunia Facebook dan vlogger, nama akun Nas Daily tidak lagi asing. Bernama asli Nuseir Yassin, pemilik akun Nas Daily ini memang menjadi salah satu content creator ternama yang secara konsisten mengunggah 1 video baru setiap hari di  laman Facebook  miliknya.

Beredar kabar, Nuseir berencana mengunjungi Indonesia untuk membuat vlog berisikan keindahan nusantara selama 1 menit. Sayangnya, keinginan Nuseir harus berakhir lantaran ia ditolak masuk ke Indonesia. Loh, kok bisa?

Diketahui, Nuseir tumbuh di kora Arraba, bagian utara Israel. Saat dewasa, Nuseir yang berdarah Israel-Palestina ini memegang paspor Israel sebagai bekalnya berkeliling dunia. Terkait rencananya datang ke Indonesia, Nuseir mengaku mengajukan visa saat datang ke Singapura. Sederet proses wajib ia lakukan, tapi berujung pada penolakan dari pihak Indonesia.

“Bagi warga Palestina-Israel seperti saya, ini tidak mudah. Saya harus mengikuti proses pengajuan visa khusus dan setumpuk berkas untuk diajukan,” terang vlogger Nas Daily ini.

Ditolaknya Nuseir untuk masuk ke Indonesia menghasilkan kekecewaan penggemar di Facebook. Beberapa orang bahkan me-mention akun Presiden Jokowi agar memudahkan langkah Nuseir untuk masuk ke Indonesia.

Namun, vlogger Nas Daily yang satu ini justru meminta penggemarnya tak repot-repot melakukan hal tersebut. Katanya, ia tidak ingin membawa permasalahan ini ke arah politis.

Lalu, apakah penolakan visa Nuseir memang dikarenakan paspor Israel yang dimiliki lulusan Harvard University ini?

Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno menegaskan bahwa penolakan visa merupakan hal yang sangat mungkin terjadi pada seluruh turis yang akan masuk ke Indonesia. Namun, ia membantah jika penolakan visa terjadi tanpa sebab yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Nggak ada penolakan visa gara-gara agama, suku, tinggi badan, segala macam. Penolakan visa tergantung ketentuan di negara yang didatangi,” lalu lanjutnya, “Sebenarnya, penolakan visa itu hal biasa. Jangankan vlogger, ulama besar saja ditolak, panglima TNI, pejabat-pejabat tinggi pernah ditolak. Perlu dipahami bahwa penolakan visa adalah hal yang biasa. Setiap negara punya regulasi.”

Salah satu hal yang mendasari penolakan visa adalah perkara hubungan diplomatik. Menurut Agung, pada kasus vlogger Nas Daily, yang menjadi sorotan adalah fakta bahwa ia memiliki paspor Israel. Seperti yang diketahui, Israel tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia sehingga kewenangan penolakan atau penerimaan visa tidak diputuskan oleh pihak Imigrasi saja, melainkan dipertimbangkan pula oleh satu tim tersendiri yang terdiri dari beberapa lembaga terkait.

Penolakan visa vlogger Nas Daily kali ini seolah mengingatkan kita pada isu yang beredar Mei lalu, yang menyebutkan bahwa pihak Imigrasi Indonesia tetap menyediakan visa bagi turis Israel, meski melalui proses yang mahal dan panjang.

Kala itu, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi membantah kabar tersebut. “Tidak benar,” tegas Retno, “Saya sudah komunikasi dengan Menpar dan Imigrasi.” (A/K)

Terakhir diperbarui pada 2 September 2018 oleh

Tags: Facebookimigrasikeimigrasiannegara yang dilarang masuk ke IndonesiaNuseir Yassinvisa turisvlogger Nas Daily
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

download video facebook mojok.co
Kilas

Enggak Perlu Ribet! Ini 5 Cara Download Video Facebook Tanpa Aplikasi

21 Januari 2023
Para Pembersih Video Porno dan Kekerasan yang Ditumbalkan Demi Kita MOJOK.CO
Esai

Para Pembersih Video Porno dan Kekerasan yang Ditumbalkan Demi Kita

13 Desember 2022
pse kominfo mojok.co
Ekonomi

Facebook, Google, WhatsApp Terancam Diblokir, Pakar Singgung Kedaulatan Digital Bangsa

18 Juli 2022
Facebook ganti nama jadi meta mojok.co
Kilas

Sedang Diawasi Ketat, Facebook Ganti Nama Jadi Meta

29 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Impact of Asia Limited (IOA) Global Pte Ltd Singapura jajaki kerja sama jangka panjang dengan Jawa Tengah lewat investasi manufaktur hingga pengembangan SDM MOJOK.CO

Peluang Investasi dan Kesempatan Pelatihan di China bagi Anak Muda Jateng

14 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.