Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Malu Kalau Macet, Sandiaga Usul TransJakarta Gratis Sabtu-Minggu Selama Asian Games

Redaksi oleh Redaksi
22 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sandiaga mengusulkan TransJakarta digratiskan di hari Sabtu-Minggu selama Asian Games. Kebijakan ini diusahakan untuk mengurai kemacetan di DKI Jakarta. Warga DKI akan meninggalkan kendaraan pribadi kah?

Menjelang Asian Games 2018, banyak kegiatan yang diusahakan oleh Pemerintah DKI. Diantaranya adalah menutup Kali Item dengan waring, menyemarakkan dengan kampung tematik dan wisata atlet, meminta gedung-gedung DKI untuk dihias, dan yang baru saja diusulkan oleh Sandiaga, menggratiskan bus TransJakarta di akhir pekan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengusulkan bus TransJakarta digratiskan di hari Sabtu dan Minggu saat laga Asian Games 2018, yang akan digelar pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang.

Usulan kebijakan ini untuk mengajak masyarakat berbondong-bondong berangkat menonton Asian Games dalam mengisi libur akhir pekan sekaligus mendorong agar masyarakat terbiasa menggunakan transportasi publik. Sandiaga ingin dengan gratisnya TransJakarta, ke depan warga dapat meninggalkan kendaraan pribadi.

Namun usulan ini masih harus dikaji dengan penyelenggara Asian Games. Pelaksanaan usulannya masih menunggu koordinasi dengan INASGOC (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee), Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Polda Metro Jaya. Nantinya pun akan ditentukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Sementara untuk car free day, Sandiaga memastikan akan terus diselenggarakan selama Asian Games. Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan area terbuka untuk berolahraga saat Asia Games. Sehingga, kegiatan ini tidak dapat dilepaskan dari masyarakat begitu saja jika melihat antusias masyarakat yang masih tinggi.

Selain itu, untuk mengurai kemacetan, Pemerintah DKI pun membuat kebijakan perluasan kawasan pembatasan kendaraan  bermotor berdasarkan nomor pelat ganjil-genap di Jakarta menjelang Asian Games, dan resmi akan diberlakukan mulai 1 Agustus 2018.

Pasalnya, salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menghindari kawasan ganjil genap adalah dengan beralih ke transportasi umum. Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, menyatakan bahwa perhelatan Asian Games 2018 harus dijadikan momentum membiasakan warga beralih ke transportasi umum. Sebab, selain mengurai kemacetan, peralihan ini juga memberi efek untuk menurunkan tingkat polusi udara.

Untuk usulan Sandiaga tentang menggratiskan TransJakarta tersebut, sejumlah netizen justru mengungkapkan bahwa biaya tidak menjadi masalah utama. Hal yang perlu disoroti adalah perihal kenyamanan dan aksesnya. Yang terpenting dengan menambah armada serta mensterilisasi jalan khusus TransJakarta.

Pasalnya, ketika menggunakan Transjakarta dan membayar utuh pun sudah sangat berdesak-desakan. Lalu bagaimana nanti ketika sudah digratiskan?

Oh ya, Pak kalau boleh usul, daripada dana APBD digunakan untuk menggratiskan ongkos TransJakarta, bukankah akan lebih baik jika uangnya digunakan untuk membersihkan sungai-sungai di Jakarta? Ehem, Kali Item misalnya. (A/L)

Terakhir diperbarui pada 22 Juli 2018 oleh

Tags: Anies Baswedanasian gamesdki jakartamacetSandiaga UnoTransJakartaTransportasi publik
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO
Esai

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO
Urban

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan.MOJOK.CO

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan

10 Maret 2026
Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO

Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga

11 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Sarjana Ekonomi pilih berjualan ayam penyet

Sarjana Ekonomi Pilih Berjualan Ayam Penyet, Sempat Diremehkan Banyak Orang, tetapi Bisa Untung 3x Lipat UMR dan Kalahkan Gaji Pekerja Kantoran

9 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.