MOJOK.CORoy Suryo seperti tak usai untuk berurusan dengan Kemenpora. Kali ini, ia disurati oleh Kemenpora karena belum mengembalikan barang milik negara. Btw, barangnya masih aman kan, Pak?

Sebelumnya Roy Suryo berkoar-koar di akun Twitternya terkait tetek bengek penyelenggaraan Asian Games 2018. Ia beberapa kali menyindir dan mengingatkan pemerintah terkait hal itu. Secara tidak langsung, ia menyangkut-pautkan Kemenpora dengan beberapa kritiknya tersebut.

Kali ini, giliran Kemenpora yang gantian mengingatkan beberapa hal kepada Roy Suryo. Usut punya usut, ternyata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di era Susilo Bambang Yudhoyono ini, hingga saat ini belum mengembalikan seluruh barang milik negara (BMN) ketika menjabat.

Hal ini terungkap dalam surat Kemenpora bernomor 5-2-3/SET.BIII/V/2018 tertanggal 1 Mei 2018 yang ditujukan kepadanya selaku mantan Menteri Pemuda dan Olahraga dan viral belakangan ini.

Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto. Dalam surat tersebut meminta Roy Suryo untuk segera mengembalikan 3.226 unit barang milik negara yang belum dikembalikan.

Hal ini terkait temuan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan bahwa barang tersebut masih belum dikembalikan. Padahal, barang tersebut masih tercatat sebagai barang milik Kemenpora.

Dalam surat tersebut diungkapkan alasan Roy Suryo untuk segera mengembalikan barang milik Kemenpora, agar Kemenpora dapat melaksanakan inventarisasi sehingga akuntabilitas pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan Undang-undang.

Baca juga:  Surat Terbuka Jose Mourinho untuk Menpora Republik Indonesia

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan, “Surat itu betul, bukan hoax. Asli tanda tangan saya”. Namun dirinya tidak mengetahui mengapa surat yang ditujukan kepada Roy Suryo tersebut dapat beredar ke publik sekarang. Pasalnya, ia memastikan bahwa surat tersebut bersifat rahasia.

Sebenarnya, surat tertanggal 1 Mei 2018 tersebut merupakan surat ketiga setelah Menpora, Imam Nahrawi juga menyurati Roy Suryo pada akhir 2014 dan 2015.

Sebelumnya, Roy merespon surat dari Menpora tersebut dengan melakukan pengembalian barang. Pada tahun 2016 sudah dikembalikan senilai Rp500 juta. Barang tersebut pun sudah berada di gudang Kemepora. Namun, untuk sisanya masih belum dikembalikan oleh Roy Suryo hingga saat ini. Tidak disebutkan secara pasti apa saja barang yang belum dikembalikan oleh Roy Suryo tersebut.

Hadeh, Pak Roy, kok bisa-bisanya sampai disurati tiga kali agar mengembalikan seluruh barang milik negara. Ini kenapa sih kok nggak segera dikembalikan? Kalau segera dikembalikan kan jadi beres masalah. Nggak bakalan sampai viral juga, kan? Nah, kalau kayak gini, jadinya malah bikin malu loh, Pak.

Bentar, bentar. Ini barangnya masih ada di Bapak, kan? Ini barangnya nggak ‘hilang’ kan? Bukan terlanjur dikasih-kasihkan untuk orang lain kan, Pak?

Pokoknya barangnya segera dikembalikan ya, Pak. Jangan sampai malah jadi modal nyaleg, loh! (A/L)

Baca juga:  Fadli Zon: Jokowi Kalah Heroik Dibanding Joni