Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Petisi Anti K-Pop Muncul Gara-Gara Lagu EXO dan BTS, Situ Kebakaran Jenggot?

Redaksi oleh Redaksi
10 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah persaingan ketat EXO-L dan Army berbuah manis dengan diputarnya lagu Power dan Fake Love, kini muncul petisi anti K-Pop yang menolak kedua lagu tersebut di Piala Dunia. Kebakaran jenggot, ya, Pak?

Kamis Lalu (5/7), akun Twitter resmi FIFA World Cup 2018 membuat gempar jagad Twitter. Pasalnya, mereka tiba-tiba melempar polling terbuka mengenai pilihan penyanyi dan lagu yang cocok diputar dalam stadion Piala Dunia 2018.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, ada 4 pilihan lagu yang diberikan oleh FIFA, yaitu Fake Love – BTS, Power – EXO, Mi Gente – Je Balvin, dan The Middle – Zedd ft. Maren Morris & Grey.

Dalam ‘pertandingan’ tersebut, EXO keluar sebagai pemenang setelah bersaing ketat dengan BTS. Namun demikian, lagu Fake Love BTS ternyata juga memenangkan ‘pertandingan’ serupa yang diadakan oleh FIFA di Instagram.

Sayangnya, mentang-mentang EXO dan BTS berasal dari industri K-Pop, muncullah beberapa petisi dari orang-orang yang mengaku ‘Anti K-Pop’. Petisi  anti K-Pop ini berisi seruan penolakan menanggapi pemutaran lagu Power dan Fake Love dalam acara pertandingan sepak bola terbesar di dunia.

­Dalam petisi online anti K-Pop  yang ditujukan kepada FIFA, dituliskan sebuah keterangan singkat:

“FIFA made a twitter poll and KPOPers win, but some of them use more than 1 twitter account, so please FIFA do an investigation about that fake account and you better use Don’t Look Back in Anger Oasis’s song or Seven Nation Army, or wavin flag.”

Hingga tulisan ini dibuat, ada sekitar 45 ribu orang yang telah menandatangani petisi anti K-Pop tersebut. Sebagian besar dari mereka merasa lagu-lagu produksi industri Korea Selatan tidaklah sesuai dengan tema Piala Dunia. Sebagian lainnya, di beberapa platform, bahkan menyebut penggemar K-Pop telah “mengambil hak supporter bola”.

Wah, wah, wah, kok tendensius sekali, Bung? Situ nggak lagi kebakaran jenggot, kan? :’(

Sebelumnya, secara fair dan terbuka, FIFA telah membuat polling umum yang bisa diikuti siapa saja di dunia. Tidak tanggung-tanggung, polling pemilihan lagu ini diadakan di 3 platform sekaligus, yaitu Facebook, Instagram, dan Twitter.

Dalam polling Twitter, lagu EXO yang berjudul Power memenangkan pemilihan, sementara Fake Love miliki BTS dinyatakan menang di platform Instagram, mengungguli lagu Hey Brother milik Avicii dan Waving Flag milik K’Naan.

Sementara itu, di Facebook, FIFA mengadakan dua polling yang masing-masing meminta pengikutnya memilih antara lagu Waving Flag milik K’Naan dan lagu The Cup of Life milik Ricky Martin, serta antara lagu We Will Rock You milik Queen dan lagu Ice Ice Baby milik Vanilla Ice.

Dalam dua polling ini, lagu milik K’Naan dan Queen dinyatakan sebagai pemenang.

Yah, perkara ketidaksetujuan penikmat sepak bola soal lagu EXO dan BTS memang lucu, tidak kalah lucunya dengan fanwar di dunia K-Pop itu sendiri.

Iklan

Atau mungkin, petisi tadi menjadi momen yang tepat bagi EXO-L dan Army bersatu! (A/K)

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2018 oleh

Tags: antisBTSEXOFake LoveFIFA World Cuppetisi anti k-poppiala dunia 2018Powertolak k-pop
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Musik BTS bukan K-Pop. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kisah Pembenci Musik K-Pop yang Hidupnya Terselamatkan oleh Lagu BTS: Mereka Itu Aslinya “Motivator Mental Health”

31 Maret 2026
Album baru ARIRANG BTS. MOJOK.CO
Sehari-hari

Sekecewanya ARMY dengan Album “ARIRANG”, Patut Diakui kalau Lagu-lagu BTS Selamatkan Hidup Banyak Orang

29 Maret 2026
army indonesia mojok.co
Kilas

Deretan Aksi ARMY Indonesia Selain Donasi Tragedi Kanjuruhan

6 Oktober 2022
wamil bts mojok.co
Hiburan

Di Tengah Wamil, Grup K-Pop BTS Masih Mungkin Tampil di Luar Negeri

2 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Solo date lebih asik daripada nongkrong bareng teman. MOJOK.CO

“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

23 April 2026
UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang.MOJOK.CO

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

27 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026
Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.