Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Jokowi-TGB Tinjau Korban Gempa NTB, Bagi-Bagi Buku dan Beras

Redaksi oleh Redaksi
30 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Datang dari Jakarta, Jokowi kunjungi lokasi gempa NTB dengan didampingi TGB. Duet Jokowi-TGB terlihat kompak bagikan bantuan dan sembako pada korban di posko pengungsian.

Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), turun tangan meninjau lokasi korban gempa Lombok yang juga memberi dampak pada beberapa wilayah di NTB. Dalam agenda ini, ia mendampingi Presiden Jokowi yang mengunjungi Lombok Timur.

Dilaporkan, Jokowi berangkan ke lokasi gempa menggunakan helikopter kepresidenan Super Puma bersama TGB pada pukul 07.00 WITA pagi ini. Perjalanan 45 menit ini kemudian berakhir setelah helikopter didaratkan di Sekolah Polisi Negara.

Menurut informasi, lokasi kunjungan Jokowi-TGB adalah Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, tepatnya di Posko Bencana di Lapangan Madayin, Desa Madayin, di mana ia dapat melihat langsung bangunan-bangunan roboh dan hancur akibat gempa.

Peninjauan korban dan lokasi gempa yang berkekuatan 6,4 SR dengan gempa susulan yang terjadi berturut-turut ini diisi oleh instruksi Jokowi agar TGB terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Jokowi menyebutkan bahwa seluruh bangunan yang rusak memang akan didata dan dibantu untuk dibangunkan kembali oleh pemerintahan. Langkah-langkah yang perlu dilakukan hanyalah verifikasi melalui kelurahan dan kecamatan. Untuk itulah, Jokowi menegaskan pentingnya komunikasi TGB dengan pemerintah pusat.

Pada proses peninjauan lokasi ini, Jokowi-TGB didampingi pula oleh istri masing-masing. Di area tenda yang padat pengungsi, Jokowi membagikan buku tulis untuk anak-anak dengan bantuan TGB dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Aksi peninjauan lokasi oleh Jokowi disertai pula dengan pemberian bingkisan sembako untuk para korban gempa. Adapun sembako yang dibagikan ini berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, dan teh. Diperkirakan, jumlah paket sembako yang dibagikan mencapai 2.000 buah.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, gempa Lombok yang berpusat di Lombok Timur dengan kedalaman 10 km ini telah mengguncang Lombok NTB, dan sebagian wilayah Bali dengan kekuatan 6,4 SR pada hari Minggu lalu (29/7). Puluhan bangunan roboh dan hancur, sementara beberapa orang diketahui luka-luka. Menurut data terakhir, korban jiwa yang diakibatkan oleh gempa ini pun bertambah, yaitu mencapai 17 orang.

Bukan hanya korban jiwa dan bangunan, gempa susulan yang terasa di Lombok NTB juga menjadi teror tersendiri bagi warga. Meski intensitasnya kecil, gempa susulan terjadi dalam jumlah banyak dan berturut-turut sehingga tak jarang menimbulkan kepanikan.

Menurut Deputi Bidang Geofisika Badan Meteorologi, Klimatalogi, dan Geofisika (BMKG), M Sadly, hingga pukul 11 malam tadi, Minggu (29/7), setidaknya terjadi 213 kali gempa susulan di  Lombok Nusa Tenggara Barat. Namun demikian, seluruh gempa yang berlangsung di Lombok NTB disebut tidak berpotensi tsunami. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2018 oleh

Tags: gempa Lombok Timur gempa NTBIrianajokowiJokowi-TGBposko pengungsiantgbtuan guru bajang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
#NgobroldiMeta jadi upaya AMSI dan Meta dukung pelaku media memproduksi jurnalisme berkualitas di era AI MOJOK.CO

#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

10 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.