Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Gempa Lombok Timur Terasa Hingga ke Bali, BNPB: Ada Korban Jiwa

Redaksi oleh Redaksi
29 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gempa berkekuatan 6,4 SR berpusat di Lombok Timur mengguncang Lombok, Sumbawa, dan sebagian wilayah Bali. Lantas, apa dampak dari gempa Lombok Timur ini?

Minggu (29/7) ini Indonesia diguncang gempa, khususnya di wilayah Lombok, Sumbawa, dan sebagian Bali. Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi dengan kekuatan sebesar 6,4 Skala Richter (SR) pada pukul 05.47 pagi tadi.

Hingga saat ini, dilaporkan telah ada puluhan gempa susulan setelah gempa Lombok, Bali, dan Sumbawa ini pertama terasa. Meski begitu, gempa disebutkan tidak berpotensi tsunami dan merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores, atau dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik.

Di Mana Pusat Gempa dan Daerah Terdampak?

Pusat gempa sendiri disebut berada di barat laut Lombok Timur serta timur laut Lombok Utara dan Lombok Tengah, hingga timur laut Mataram, NTB. Kedalaman gempa kabarnya mencapai 10 km.

Lantas, di daerah mana saja gempa ini benar-benar terasa?

Secara lebih rinci, gempa bumi dirasakan oleh warga di Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Sumbawa Besar. Di Bali, wilayah yang terkena guncangan gempa adalah Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja, dan Gianyar. Selain itu, Bima, Tuban Singaraja, dan Mataram juga merasakan hal yang sama.

Korban Jiwa dan Kerugian Akibat Gempa Lombok Timur

Pasca guncangan gempa yang cukup kencang, Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait untuk mendata dampak gempa sekaligus mempersiapkan penanganan yang tepat. Berbagai laporan kerusakan pun hingga kini terus berdatangan.

Di Sumbawa Barat, misalnya. Ada satu unit rumah yang roboh, tepatnya di Desa Tepas Sepakat, Kecamatan Brang Rea. Di Lombok, jalur pendakian Gunung Rinjani terpaksa ditutup karena dikhawatirkan ada longsor berupa debu.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, melalui akun Twitternya menyebutkan bahwa hingga kini telah terdata 3 orang tewas, 2 luka, dan puluhan bangunan rusak akibat gempa terkait.

Data sementara dampak gempa 6,4 SR di Lombok Timur: 3 orang tewas, 2 luka dan puluhan bangunan rusak. Gempa susulan 43 kali sampai 29/7/2018 pukul 08.09 WIB. BPBD masih melakukan pendataan. Korban diperkirakan bertambah. Masyarakat dan turis diminta tenang adanya gempa susulan. pic.twitter.com/dT8KAeC2b6

— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) July 29, 2018

Seberapa parah luka-luka yang dialami para korban yang kini dirawat di Puskesmas Bayan, NTB? Mengingat kepanikan warga akibat guncangan gempa yang sangat kuat (khususnya di 10 kabupaten/kota), korban luka mengalami patah kaki, robek di bagian kaki, serta luka di kepala. Pasalnya, mereka semua tertimpa bangunan yang kemudian roboh akibat gempa.

Sementara itu, kerusakan bangunan yang roboh dan rusak akibat gempa kebanyakan terjadi di Kecamatan Sambelia dan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, serta Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Iklan

Hingga saat ini, BNPB dan BPBD masih terus bekerja sama melakukan pendataan korban dan kerugian akibat gempa Lombok, Bali, dan Sumbawa. Disebutkan, gempa susulan terus terjadi, meski intensitasnya lebih kecil. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2018 oleh

Tags: BaliBNPBgempa bumigempa LombokLombok TimurSumbawaSutopo Purwo Nugroho
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pengeroyokan di Bali tidak dibenarkan. MOJOK.CO
Kabar

Pakar Hukum Pidana: Pelaku Pengeroyokan di Bali Bisa Kena KUHAP, sementara Keluarga Korban Terlanjur Alami Trauma

27 Juli 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co
Pojokan

Mending Kerja di Bali daripada Jogja, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026
Pantai Drini, Gunungkidul kehilangan keasrian dan identitas. Korban wisata Jogja yang dimirip-miripkan dengan Bali MOJOK.CO
Catatan

Pantai Drini Gunungkidul Kehilangan Identitas dan Keasrian Alami, Korban Wisata Jogja yang Dimirip-miripkan Bali

5 Maret 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026
Di Balik Lanyard Startup Jaksel: Digembleng Target Tinggi, Digaji Pas-pasan MOJOK.CO

Di Balik Lanyard Startup Jaksel: Digembleng Target Tinggi, Digaji Pas-pasan

3 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Punya Rumah di Desa Itu Perkara Mudah bagi Pasangan Muda, Yang Susah adalah Membeli Privasi dan Rasa Nyamannya

4 Agustus 2026
Perjuangan orang haven't ingin jadi mahasiswa baru (maba) tanpa sponsor orang tua melalui beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO

Nasib Orang Haven’t: Ingin Jadi Maba Tanpa Sponsor Orang Tua, Harus Alami Kerja di Warung Mie Ayam 16 Jam Upah 30 Ribu

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.