Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Program Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan, Janji Kampanye Anies Baswedan Tertunaikan

Redaksi oleh Redaksi
13 Oktober 2018
A A
rumah dp 0 rupiah
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Program rumah DP 0 rupiah boleh jadi merupakan janji terbesar yang dulu ditawarkan oleh pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai bagian dari kampanye mereka dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Janji tersebut merupakan janji yang, bukan hanya spektakuler, namun juga cukup ampuh dan tokcer, sebab ia terbukti mampu menarik dukungan banyak orang, yang pada akhirnya mengantarkan Anies dan Sandiaga untuk terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.

Sadar bahwa program tersebut merupakan janji yang besar dan monumental, Pemerintah provinsi DKI Jakarta di bawah asuhan Anies pun berusaha dengan keras agar bisa mewujudkan janji tersebut. Berbagai rencana dan skema pun kemudian disusun. Namun sial, berkali-kali perencanaan disusun, berkali-kali pula realisasi rumah DP 0 rupiah itu kandas.

Jadwal peresmian rumah DP 0 rupiah berkali-kali harus diundur. Awalnya Anies dan Sandiaga mulanya merencanakan rumah DP 0 rupiah sudah bisa dipesan mulai Mei 2018 lalu, namun rencana tersebut harus diundur sampai Agustus 2018, dan kemudian diundur lagi sampai September 2018.

Kendati demikian, kesabaran memang tak pernah berkhianat. Penantian warga Jakarta atas realisasi rumah DP 0 rupiah akhirnya terbayarkan. Jumat 12 Oktober 2018 lalu, program rumah DP 0 rupiah secara resmi diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program rumah tersebut diberi nama Samawa, yang merupakan akronim dari Solusi Rumah Warga.

“Saya gariskan, semua yang jadi rencana program menjadi janji, kita akan tunaikan satu per satu. Hari ini janji DP Rp 0 kita tunaikan dan insyaallah ini jadi awal bagi tuntasnya masalah perumahan di Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara peluncuran rumah DP 0 rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Pada tahap awal, rumah DP 0 rupiah ini berlokasi di Pondok kelapa, Jakarta Timur. Pada tahap awal ini, rumah yang dibangun terbagi menjadi dua tipe, yakni tipe 21 dengan rentang harga Rp184 juta – Rp213 juta, dan tipe 36 dengan rentang harga Rp304 juta – Rp310 juta.

Mekanisme cicilan menggunakan skema KPRS dengan cicilan jangka waktu 15 tahun dan 20 tahun. Sedangkan untuk nilai cicilannya adalah sebesar Rp2,1 juta – Rp2,6 juta.

Menurut Anies Baswedan, masyarakat akan mulai bisa mendaftarkan diri untuk menikmati program rumah DP 0 persen ini per 1 November mendatang.

“Peraturan gubernurnya sudah resmi keluar, Pergub 104 Tahun 2018 dan program ini akan dimulai pendaftaran pada 1 November yang akan datang,” kata Anies yang tentu saja disampaikan dengan perasaan yang lega dan sumringah bukan kepalang sebab ia berhasil menunaikan salah satu janji kampanyenya.

Untuk bisa ikut program rumah DP 0 rupiah ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pendaftar antara lain adalah ber-KTP DKI dan sudah tinggal minimal lima tahun di Jakarta, belum punya rumah sendiri, belum pernah mendapatkan subsidi rumah, dan juga taat bayar pajak.

Selain itu, beberapa syarat lain yang menjadi pertimbangan prioritas di antaranya adalah sudah menikah, memiliki rekening Bank DKI, serta berpenghasilan antara Rp4 juta sampai Rp7 juta.

Yah, Selamat berbahagia wahai kalian para tunawisma Jakarta, baik yang dulu memilih Anies maupun yang tidak. Kurangi berdebat di sosial media dan teruslah bekerja agar bisa punya penghasilan minimal Rp4 juta demi punya rumah impian.

Iklan

Untuk warga Jakarta yang penghasilan bulanannya belum bisa tembus Rp4 juta, bersabarlah. Ingat, tak ada rumah yang lebih nyaman ketimbang hati yang ikhlas dan lapang. (A/M)

rumah dp 0 rupiah

 

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2018 oleh

Tags: Anies Baswedanjakartarumah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO
Kuliner

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.