fbpx
  • 199
    Shares

Acara “Doa untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar oleh FPI DKI Jakarta di pelataran Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu, 29 September 2018 lalu ternyata dipungkasi dengan sesi nonton bareng film G30S/PKI. Maklum saja, momennya pas, di tanggal-tanggal pengakhiran bulan September.

Usut punya usut, acara nonton bareng film G30S/PKI ini merupakan perintah langsung dari Imam besar FPI Habib Rizieq yang disampaikan melalui pesan suara sesaat sebelum acara nonto bareng dimulai.

“Maka saya serukan pada umat Islam, malam ini atau besok di mana-mana putar kembali film G30S/PKI agar generasi muda kita yang selama ini tidak tahu, mereka jadi tahu bahaya PKI,” begitu pesan Rizieq melalui pesan suara yang diperdengarkan kepada seluruh peserta acara “Doa untuk Keselamatan Bangsa” yang hadir.

Acara Nonton bareng film G30S/PKI pun kemudian langsung dilaksanakan. Panitia segera memutar film besutan Arifin C. Noer tersebut melalui layar proyektor.

Subhan Amir, Ketua Bidang Jihad FPI kebagian tugas untuk mempersiapkan film tersebut.

“Saya sendiri penanggungjawab pemutaran film ini,” kata Subhan.

Namun sayang sekali, para peserta acara acara “Doa untuk Keselamatan Bangsa” kelihatannya tidak terlalu bersemangat dengan sesi pemutaran film ini.

Seruan imam besar FPI Habib Rizieq juga Subhan Amir untuk menonton film G30S/PKI tidak digubris oleh para peserta. Sebagian besar dari mereka langsung membubarkan diri dan pulang ke rumah mereka masing-masing.

Hanya segelintir orang yang bertahan di tempat dan melanjutkan untuk nonton film sampai usai.

Hal ini tentu sangat kontradiktif dengan momen sebelum sesi nonton bareng di mana massa yang hadir begitu bersemangat menyanyikan lagu Ganyang PKI.

“Ganyang, ganyang, ganyang PKI! Ganyang PKI sekarang juga…” teriak para peserta penuh semangat dengan dipandu oleh pembawa acara.

Ah, mungkin massa sudah bosan dan tidak ingin nonton film G30S/PKI, sebab massa lebih ingin menonton langsung Habib Rizieq di depan mata mereka sendiri. (A/M)

film g30s/pki

  • 199
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles