Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Hasil Survei BPS: 17 Persen Orang Indonesia Merasa Kebal dari Virus Corona

Redaksi oleh Redaksi
29 September 2020
A A
kebal corona
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Berdasarkan survei BPS, setidaknya ada sekitar 45 juta orang Indonesia yang merasa kebal dan yakin dirinya tak akan bisa terinveksi corona.

Tak berlebihan (sebab memang demikian adanya) jika menyebut bahwa pandemi corona di Indonesia sampai saat ini terus menuju fase terburuk.

Per hari ini, jumlah kasus positif di Indonesia total sudah mencapai 279 ribu dengan korban meninggal dunia mencapai lebih dari 10 ribu. Jumlah kasus harian pun terus meningkat. Pada 27 September 2020 kemarin saja, jumlah penambahan kasus harian mencapai 4.823, yang mana merupakan rekor penambahan harian tertinggi. Rekor menyedihkan yang, sialnya, di masa depan, masih sangat terbuka kemungkinan untuk terpecahkan lagi.

Dengan berbagai data yang ada (jumlah kasus yang terus naik, dan korban meninggal dunia yang juga melambung), ternyata ada banyak sekali masyarakat Indonesia yang percaya bahwa dirinya tidak akan mungkin tertular corona.

Setidaknya, itulah yang didapat dari data survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) terkait persepsi warga Indonesia pada kemungkinan terinfeksi Covid-19.

Dalam surveinya tersebut, BPS menyebut bahwa 17 persen masyarakat Indonesia merasa tidak akan akan terinveksi virus corona.

“Kelihatan bahwa 17 persen atau 17 dari 100 responden mengatakan bahwa mereka sangat tidak mungkin atau tidak mungkin tertular Covid-19,” terang Kepala Badan Pusat Statistik, Dr Suhariyanto dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB pada Senin, 28 September 2020 lalu.

Adapun persentase lengkap survei terkait persepsi warga terhadap kemungkinan terinveksi corona adalah: tidak mungkin tertular (12,5 persen), sangat tidak mungkin (4,5 persen), sangat mungkin (19.3 persen), mungkin (29,4 persen), dan cukup mungkin (34,3 persen).

Angka 17 persen ini tentu saja menjadi sebuah keprihatinan tersendiri. Hal tersebut mengingat ancaman pandemi yang memang sudah terbukti nyata di depan mata.

“Kalau 17% dari jumlah secara nasional, 270 juta orang, berarti sekitar 45 juta orang. Angka ini sangat besar, padahal kita semua tahu status yang kita hadapi sekarang pandemi,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, “Artinya boleh dikatakan, tak ada satu jengkal tanah pun betul-betul aman bebas covid-19. Dalam waktu sangat cepat wabah ini bisa menulari.”

Kendati demikian, walau terdengar sangat miris dan memprihatinkan, namun hasil persepsi tersebut tentu saja tak terlalu mengagetkan.

Tentu saja bukan hal yang aneh kalau di Indonesia ada 45 juta orang yang percaya mereka kebal dan merasa tak akan bisa terinveksi corona. Lha gimana, wong Menteri Perekonomiannya saja pernah berkelakar “Karena perizinan di Indonesia berbelit-belit maka virus corona tak bisa masuk” dan Menteri Perhubungannya pernah berkata, “Insya Allah Covid-19 tidak masuk ke Indonesia karena setiap hari kita makan nasi kucing, jadi kebal.”

Ingat, rakyat adalah cerminan dari pejabatnya, begitu pula sebaliknya.

corona

Iklan

BACA JUGA Puncak Pandemi Corona di Indonesia Diprediksi Baru Akan Terjadi Tahun 2021 dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 30 September 2020 oleh

Tags: BPScoronakebal
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

BPS dan Angka Pertumbuhan Ekonomi yang Mencurigakan MOJOK.CO
Esai

Kita Wajib Skeptis dengan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5% dari BPS karena Hanya Kosmetik yang Mempercantik Tampilan Luar tapi Tidak Menggambarkan Kesehatan Ekonomi Dalam Negeri

13 Agustus 2025
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menyampaikan angka kemiskinan di DIY. (Yvesta Ayu:Mojok.co)
Kilas

Jadi Provinsi Termiskin di Jawa, Pemda DIY Didesak Fokus Tangani Dua Kabupaten

19 Januari 2023
mahasiswa miskin, bulan puasa.co
Ekonomi

26 Juta Orang Indonesia Tergolong Miskin, Siapa Saja yang Masuk Kriteria Ini?

18 Januari 2023
pengangguran mojok.co
Ekonomi

Angka Pengangguran di Jogja Tinggi, Sultan Minta Danais Dioptimalkan

18 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.