Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Angka Pengangguran di Jogja Tinggi, Sultan Minta Danais Dioptimalkan

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
18 November 2022
A A
pengangguran mojok.co

Ilustrasi korban PHK (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Angka pengangguran di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih tergolong tinggi. Berdasarkan data BPS DIY, per semester pertama tahun 2022 ini saja, angka pengangguran di DIY tercatat sebesar 4,06 persen.

Dalam webinar bertajuk “Penguatan Kapasitas Hospitality Pelaku Pariwisata DIY” yang digelar Rabu (16/11/2022) sore, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Aria Nugrahadi, menyampaikan bahwa meski turun dari tahun sebelumnya, angka ini masih relatif mengkhawatirkan. Terlebih, dalam beberapa waktu ke depan diprediksi akan terjadi resesi.

Iklan

“Angka ini [pengangguran di DIY] memang turun 0,5 persen, jika dibanding periode yang sama tahun lalu,” ujarnya, dikutip Kamis (17/11/2022).

“Meski masih di bawah angka rata-rata nasional, yakni 5,86 persen, angka ini tetap saja mengkhawatirkan,” sambungnya.

Tingginya jumlah pengangguran di DIY ini diperkirakan akibat PHK massal yang terjadi sepanjang pandemi Covid-19, dua tahun ke belakang. Banyak dari mereka yang belum bekerja lagi setelah terpaksa kehilangan pekerjaannya.

Misalnya saja, gelombang PHK yang terjadi di Kabupaten Sleman makin membuat angka pengangguran di wilayah ini melonjak. Dalam dua tahun terkahir, pengangguran di kabupaten ini konsisten di angka 5 persen.

Bahkan, ketika perekonomian kembali menggeliat pada tahun 2022, PHK masih sering terjadi yang menambah tinggi angka pengangguran. Awal tahun ini saja, tercatat ada 142 orang yang kehilangan pekerjaannya karena PHK.

Sementara di Kabupaten Bantul, hingga awal tahun ini setidaknya ada 20 ribu lebih penduduk yang menganggur. Jumlah ini didominasi oleh para siswa lulusan SMA/SMK, yang menjadi fresh-graduate via jalur Covid-19.

“Kita lihat, pada kuartal ketiga 2022 sektor wisata dan pendidikan di DIT mulai bergeliat,” sambung Aria.

“Harapannya, dengan bergeliatnya lagi beberapa sektor akan mulai terjadi peningkatan jasa yang melibatkan tenaga kerja,” tukasnya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyinggung soal dana keistimewaan (danais) yang ia anggap bisa jadi solusi atas permasalahan pengangguran di wilayahnya.

Menurut Sultan, hendaknya danais yang disalurkan ke tiap-tiap kalurahan tidak digunakan untuk kegiatan gotong royong saja. Ia pun meminta agar dana ini dipakai untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Katakan ada kelompok masyarakat miskin atau yang menganggur ingin bertani, kan itu bisa pakai danais, agar dana keistimewaan sifatnya menjadi pemberdayaan masyarakat,” ujar Sultan, Rabu (16/11/2022).

Tahun 2022 ini, Pemda DIY dijatah mendapat alokasi danais sebesar Rp1,32 triliun dari pemerintah pusat. Kendati demikian, hingga saat ini serapan danais ke kalurahan-kalurahan dianggap masih belum optimal.

Iklan

Dari total 392 kalurahan, masih ada empat kalurahan yang belum mencairkan danais sama sekali. Padahal, menurut Sultan, danais ini bisa dipakai untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus mengisi dana desa.

Ia mencontohkan, dana keistimewaan itu bisa digunakan untuk menyewa tanah kas desa. Tanah tersebut, nantinya bisa dimanfaatkan warga untuk berbagai usaha. Selanjutnya, pemasukan sewa tanah kas desa bisa masuk ke APBD desa yang dapat menunjang kegiatan desa yang lain

“Optimalkan danais. Supaya ada lapangan kerja, karena kami ingin menghilangkan kemiskinan sama pengangguran di desa,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Tak Gunakan Kas Desa Sesuai Peruntukkan, Sultan Akan Sanksi Tegas Kalurahan

Terakhir diperbarui pada 18 November 2022 oleh

Tags: BPSdanaisPengangguranPHKsultan
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO
Sehari-hari

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO
Urban

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Gubernur Jawa Tengah imbau warga Jateng terbuka saat Sensus Ekonomi 2026 MOJOK.CO
Kilas

Imbauan buat Warga Jateng saat Sensus Ekonomi 2026: Harus Terbuka karena Penting, Data Pribadi bakal Dijaga Kerahasiaannya

18 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.