Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Hari Ini Anies Didemo Dewi Tanjung soal Banjir, Fahira Idris Siap Bikin Aksi Tandingan

Redaksi oleh Redaksi
14 Januari 2020
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dewi Tanjung dan Abu Janda akan gelar aksi tuntut Anies Baswedan soal banjir Jakarta, Fahira Idris siap bikin aksi tandingan di Balai Kota Jakarta.

Penanganan banjir Jakarta dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Sekelompok massa bernama “Para Bunda Tangguh Pembela Rakyat” akan melakukan aksi demonstrasi di Balai Kota DKI Jakarta pada 14 Januari 2019 pukul 14.00 menuntut Anies Baswedan.

Aksi ini diinisiasi oleh beberapa tokoh yang cukup dikenal publik. Seperti Abu Janda, pegiat aktif media sosial, dan Politikus PDIP Dewi Tanjung, sosok yang sempat mulai terkenal karena menuding kasus penyiraman air keras Novel Baswedan adalah sandiwara.

Tuntutan Dewi Tanjung dan Abu Janda tidak main-main. Mereka meminta Anies Baswedan untuk mundur dari jabatan Gubernur Jakarta karena tak cukup becus mengurus Jakarta.

“Iya, itu demo para bunda s-DKI yang jadi korban banjir. Yang mereka tuntut tanggung jawab gubernur dan minta pertanggungjawaban gubernur. Kan selama ini, Anies Baswedan terkenal cuci tangan dan melimpahkan kesalahannya kepada orang lain,” kata Dewi Tanjung.

Menurut Tanjung, dirinya mempersoalkan Anies yang cenderung dendam dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sampai-sampai tidak mau menjalankan program-program gubernur terdahulu.

“Jangan hanya karena dia dendam dan tidak suka Ahok, dia tidak mau meneruskan normalisasi di  Ciliwung. Ganti bahasa jadi naturalisasi sehingga kita ini nggak perlu lagi bahasa dendam, nggak perlu lagi bahasa kempetitor, kita ini perlu kerja, kerja pemimpin. Jadi ini aspirasi masyarakat mengundang saya untuk turun bareng sama mereka,” tambah Dewi Tanjung.

Uniknya, Dewi Tanjung tidak hanya mempersoalkan soal penanganan banjir, melainkan juga soal-soal lain. Yah, pada intinya Tanjung cuma mau Anies mundur saja dari jabatan gubernur.

“Tuntuan aksinya pertanggungjawaban kerja sang pemimpin ‘seiman’ ini bapak gubernur yang terhormat Anies Baswedan. Action kami minta beliau mundur. Selain banjir, banyak hal yang menurut kami ini bukan seperti pemimpin yang kami harapkan. Yang suka cuci tangan, lepas tangan, dan menyalahkan anak buah. Begitu ada kesalahan ini, sang pemimpin nggak mau ambil alih tanggung jawab. Malah lempar ke anak buah. Menyalahkan seolah-olah dia nggak tahu padahal dia. Lama-lama masyarakat ini sebel,” kata Dewi Tanjung yang sepertinya juga sebel.

Menariknya, pada saat yang bersamaan, aksi Dewi Tanjung ini bukan satu-satunya aksi di Balai Kota Jakarta. Ada juga aksi tandingan yang digelar dalam rangka mendukung Anies Baswedan. Berlokasi dan berada pukul yang sama, ormas Bang Japar akan menggelar “Aksi Jaga dan Kawal Anies”. Tokoh terkait dengan aksi ini ada Fahira Idris. Anggota DPD DKI Jakarta.

Aksi tandingan ini, menurut Fahira Idris untuk…

“Memberi dukungan kepada Pemprov dan Gubernur DKI untuk terus fokus kepada penanganan banjir dan terus melanjutkan program-program penanggulangan banjir,” kata Fahira Idris.

Bahkan Fahira berani adu data bahwa masa kepemimpinan Anies Baswedan lebih baik ketimbang sebelum-sebelumnya.

“Jika mau kita sandingkan data-data banjir, dapat terlihat jelas kok sejauh mana program pencegahan yang telah dilakukan Pemprov DKI saat ini, dibanding sebelumnya. Paramater bisa dilihat dari kecamatan terdampak, kelurahan terdampak, warga terdampak, jumlah pengungsi, lama genangan, dan lainnya jauh berkurang,” tambah Fahira.

Iklan

Tak lupa, Fahira bahkan ikut menyeret pihak lain bahwa banjir Jakarta juga ada andil kesalahan juga dari pemerintah pusat. Artinya kurang tepat kalau hanya menyalahkan Anies Baswedan.

“Kita harus paham kontruksi penyebab banjir Jakarta. Kita semua sama-sama pahamlah, apapun yang dilakukan di Jakarta untuk menghalau banjir tidak akan bermanfaat banyak selama tidak ada pemulihan yang serius di kawasan hulu. Termasuk pembangunan Waduk Ciawi dan Sukamahi di Kabupaten Bogor yang jadi domain pemerintah pusat, belum selesai hingga saat ini,” tambahnya.

Mungkin karena aksi kedua pihak ini dipimpin oleh emak-emak, akan lebih baik kalau aksinya dilanjutkan jadi event demo memasak saja ketimbang teriak-teriak di depan balai kota. Jadi bisa ketahuan gitu, siapa yang paling jago goreng isu. Eh. (DAF)

 

BACA JUGA  5 Alasan Anies Baswedan Adalah Seorang Intelektual Visioner atau tulisan rubrik KILAS lainnya.

 

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2020 oleh

Tags: Anies BaswedanDewi TanjungFahira IdrisGubernur Jakarta
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Hidup Cemas di Manggarai Jakarta Selatan karena Tawuran MOJOK.CO
Esai

Merantau di Manggarai Jakarta Selatan Artinya Hidup Sambil Memelihara Ketakutan, Hidup Susah, dan Terancam Tawuran yang Bisa Terjadi Kapan Saja

18 Mei 2025
Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap MOJOK.CO
Aktual

Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap

8 Januari 2024
Anies Baswedan.MOJOK.CO
Aktual

Teka-teki Kematian Harun Al-Rasyid yang Jadi Sorotan Anies Baswedan saat Debat Capres

12 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

senar raket. mojok.co

Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora

21 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina

20 Januari 2026
Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki MOJOK.CO

Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki

23 Januari 2026
OTT Wali Kota Madiun

Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat

20 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.