Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gibran Rakabuming Kayak Lagi Diprank PDIP, Nggak Jadi Maju Pilwakot Solo 2020 Deh

Redaksi oleh Redaksi
24 September 2019
A A
pilwakot solo gibran rakabuming calon wali kota solo pdip solo

pilwakot solo gibran rakabuming calon wali kota solo pdip solo

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Baguslah Mas Gibran nggak jadi maju Pilwakot Solo. Puas-puasin main sama Jan Ethes dulu, Mas.

Entah apa yang dirasakan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi. Setelah sebelumnya disarankan agar ikut mengikuti jejak sang ayah untuk bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk maju sebagai salah satu calon wali kota di Pilwakot Solo 2020, ternyata pada Selasa (24/9) baru diketahui kalau pintu Gibran sudah tertutup.

Sebelumnya, Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDIP Ahmad Basarah menyampaikan bahwa bukan tidak mungkin Gibran akan dicalonkan dalam Pilkada Solo 2020. Apalagi secara popularitas, nama Gibran sangat menjanjikan untuk menjaring suara.

Meski begitu, Gibran tetap harus ikut prosedur. Salah satunya adalah terdaftar sebagai anggota partai kalau mau dicalonkan dari PDIP.

“Jadi seluruh bakal calon yang mendaftar akan diseleksi dalam proses fit and proper test dan kajian-kajian lainnya sampai pada akhirnya nanti DPP-lah yang akan memutuskan siapa calon kepala daerah yang wakil kepala daerah,” kata Basarah.

Setidaknya, niat Gibran sudah terlihat saat betul-betul melakukan pendaftaran pada Senin (23/9) kemarin.

“Kedatangan saya hari ini untuk menyerahkan formulir sekaligus mengambil KTA PDIP. Insya Allah, saya sudah menjadi bagian keluarga besar PDIP,” kata Gibran.

Tak hanya mendaftar sebagai anggota partai, Gibran juga sempat menanyakan cara untuk mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Solo dari PDIP.

Tak dinyana, ketika suami Selvi Ananda ini sudah siap-siap mau mendaftar sebagai calon wali kota dari PDIP, ternyata Ketua DPC PDIP sekaligus wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo malah menutup kesempatan Gibran.

“Sudah tidak ada kesempatan, karena sudah tutup. Kita nggak buka pendaftaran, tapi ini penugasan partai kok,” kata Rudy.

Hal ini terkait dari keputusan DPC PDIP Solo yang sesuai peraturan partai memang hanya akan mengajukan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa. Menurut Rudy, selama proses penjaringan ini, memang hanya ada satu pasangan saja yang rencananya dipersiapkan PDIP untuk Pilkada Solo 2020.

Meski begitu, ayah Jan Ethes ini masih bisa mendaftar sebagai calon wali kota, tapi bukan untuk yang tahun 2020, melainkan untuk mempersiapkan pada 2024. “Nanti 2024 lah, tapi harus dimulai dari sekarang. Kalau mau niat ya jadi anggota partai dulu lah,” kata Rudy.

Iya, nggak apa-apa Mas Gibran. Diospek dulu selama 5 tahun ya? (K/A)

pilwakot solo gibran rakabuming calon wali kota solo pdip solo

Iklan

BACA JUGA Ironi PSI, Katanya Anti Politik Dinasti, tapi Siap Dukung Anak Jokowi atau artikel rubrik KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2019 oleh

Tags: gibranjokowipdipwali kota Solo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sipil Harus Saling Jaga: Saat ini, Pemerintah Semakin Kelam MOJOK.CO
Esai

Sipil Harus Saling Jaga: Saat ini, Pemerintah Semakin Kelam dan Kita Hanya Punya Satu Sama Lain

25 Maret 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
meminjam uang, lebaran.MOJOK.CO

Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit

21 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.