Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi Karena Video “Potong Bebek Angsa” Versi PKI

Redaksi oleh Redaksi
26 September 2018
A A
Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi Karena Video “Potong Bebek Angsa” Versi PKI

Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi Karena Video “Potong Bebek Angsa” Versi PKI

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Setelah sebelumnya menjalani kisruh panjang yang mesra dan “berdarah-darah” dengan PSI, Fadli Zon akhirnya secara resmi dilaporkan ke polisi oleh PSI. Laporan tersebut didaftarkan oleh kader PSI Rian Ernest ke Bareskrim pada 25 September 2018 dengan nomor laporan LP/B/1189/IX/2018/BARESKRIM.

“Sekarang kami sudah ada bukti laporan lengkap. Kita lihat perkembangannya seperti apa,” kata Rian.

Iklan

Fadli Zon dilaporkan terkait dengan video “Potong bebek angsa” versi PKI yang ia unggah di akun sosial media miliknya.

Dalam video tersebut, tampak sembilan orang sedang berjoget penguin dengan latar lagu “Potong bebek angsa” yang liriknya diubah menjadi pesan-pesan sarat politik menjelang Pilpres 2019.

Lirik lagu pada video “Potong Bebek Angsa” tersebut berisi sindiran kepada lawan politik pasangan presiden-wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno.

wah keren “Goyang Bebek Angsa” pic.twitter.com/wMxHvdPMU5

— Fadli Zon (@fadlizon) September 21, 2018

Rian Ernest yang melaporkan Fadli Zon menganggap bahwa video yang diunggah Fadli Zon berpotensi memicu perpecahan dan juga konflik horizontal.

Fadli Zon sendiri mengaku santai atas laporan Rian. Ia menganggap konten yang ia unggah tidak melanggar hukum, ia menilai konten video tersebut merupakan bentuk ekspresi sebuah kreativitas.

“Video yang saya posting itu bukan saya yang membuat. Saya lihat itu kreativitas masyarakat. Lagipula ini negara demokrasi. Kreativitas tersebut masih ada di koridor demokrasi. Demokrasi kita mengajarkan suatu kebebasan selama tidak memfitnah orang lain,” kata Fadli Zon. “Itu bagian dari sebuah cara mengkritik tapi juga tidak langsung melalui sebuah seni.”

Selain itu, Fadli Zon juga mengaku akan melaporkan balik Rian kepada Polisi.

“Ya saya polisikan balik, sederhana saja. Kreativitas itu tidak bisa di-judge atau dihakimi seperti itu, apalagi ini masalah sederhana” ujar Fadli.

Ah, entah kenapa politik jaman sekarang jadi receh begini. Dulu tokoh-tokoh politik berurusan dengan hukum karena mengorganisir massa, memberontak, atau melakukan perlawanan-perlawanan lainnya. Sekarang, tokoh politik berurusan dengan hukum karena lagu potong bebek angsa.

Panjang umur perlawanan, eh per-angsa-an (A/M)

Terakhir diperbarui pada 4 Oktober 2018 oleh

Tags: Fadli ZonPKIPotong Bebek Angsapsirian ernest
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO
Kilas

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO
Esai

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wali Kota Agustina Wilujeng ajak anak muda mengenal sejarah Kota Semarang lewat kartu pos MOJOK.CO
Kilas

Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang

20 Desember 2025
Gedung Sarekat Islam, saksi sejarah dan merwah Semarang sebagai Kota Pergerakan MOJOK.CO
Kilas

Upaya Merawat Gedung Sarekat Islam Semarang: Saksi Sejarah & Simbol Marwah yang bakal Jadi Ruang Publik

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO

Memilih Sekolah Mahal demi Selamatkan Pergaulan Anak di Desa, Malah Dicap “Sok Kaya” dan Egois oleh Tetangga

27 Juli 2026
Ratusan anak di Sidoarjo terpapar HIV AIDS dan pentingnya periksa kesehatan sebelum menikah MOJOK.CO

Pentingnya Tes Kesehatan sebelum Menikah, Bukan untuk Ragukan Pasangan tapi Cegah HIV/AIDS seperti Kasus Ratusan Anak di Sidoarjo

29 Juli 2026
Yamaha Sigma motor kelas bawah tapi paling bisa diandalkan MOJOK.CO

Yamaha Sigma adalah Motor pertama di Jogja hasil lungsuran dari bapak dan jadi saksi momen-momen paling serius dalam hidup saya

28 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Pengeroyokan di Bali tidak dibenarkan. MOJOK.CO

Pakar Hukum Pidana: Pelaku Pengeroyokan di Bali Bisa Kena KUHAP, sementara Keluarga Korban Terlanjur Alami Trauma

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.