Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Alumni 212 Menolak Ahok Jadi Kandidat Kepala Badan Otorita Ibukota Baru

Redaksi oleh Redaksi
6 Maret 2020
A A
ahok
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Demi mempersiapakn Ibukota baru, Jokowi bakal menunjuk Kepala badan otorita ibukota baru. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masuk menjadi salah satu kandidat.

Rencana besar pemerintah Jokowi untuk memindahkan Ibukota ke Kalimantan memang bukan rencana main-main. Jokowi diketahui sudah mulai mencari Kepala badan otorita ibukota baru yang nantinya akan bertugas untuk melaksanakan persiapan, pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kawasan ibukota baru nanti.

Iklan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa jabatan Kepala badan otorita ibukota baru ini nantinya merupakan jabatan setingkat menteri.

Hari Senin tanggal 2 Maret yang lewat, Jokowi bahkan secara resmi sudah mulai menyaring daftar nama yang potensial untuk menduduki jabatan tersebut. Jokowi secara tegas menyebut empat kandidat utama, yakni Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, eks gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana, dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

“Untuk badan otorita ibu kota negara memang kami akan segera tanda tangan peraturan presiden, di mana nanti ada CEO-nya (pemimpin). Kandidatnya ada, namanya banyak. Satu, pak Bambrodj (Bambang Brodjonegoro). Dua, pak Ahok. tiga, pak Tumiyono. Empat, pak Azwar Anas,” terang Jokowi.

Masuknya nama Ahok dalam bursa kepala badan otorita tentu saja langsung memancing polemik.

Sejumlah alumni Aksi 212 yang menamakan diri Mujahid 212 secara tegas menolak Ahok sebagai salah satu kandidat Kepala badan otorita ibukota. Penolakan ini salah satunya didasarkan pada rekam jejak Ahok yang menurut mereka dianggap kurang baik dan bermasalah.

“Sebagai calon kepala daerahnya adalah Ahok, maka Kami katakan dan nyatakan secara tegas. Kami menolak keras Ahok lantaran fakta-fakta pribadi Ahok merupakan seorang jati diri yang memiliki banyak masalah,” terang Ketua Mujahid 212 Damai Hari Lubis kepada CNN Indonesia.

Tentu saja tak berlebihan jika banyak Alumni 212 yang menolak Ahok. Maklum saja, dua pihak ini memang punya sejarah pertentangan yang panjang. Pemicunya tak lain dan tak bukan adalah kasus penodaan agama pada masa kampanye Pilgub Jakarta 2017 yang saat itu melibatkan Ahok.

Kasus tersebut melahirkan demo berjilid-jilid yang dilakukan oleh kelompok yang kelak dikenal luas sebagai alumni 212 atau oleh banyak pendukung Ahok sering diplesetkan sebagai alumni Monas University.

Ah, Jokowi ini memang nggak sensi sih, sudah tahu Alumni 212 susah susah-susah menjegal Ahok menjadi Gubernur Ibukota yang lama, eh, sekarang malah bakal dikasih jabatan di Ibukota yang baru. Kan pedih, cyin.

Memang Jokowi ini betul-betul kok.

kepala badan otorita

Terakhir diperbarui pada 6 Maret 2020 oleh

Tags: ahokalumni 212
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Sialnya Warga Banjarsari Solo, Dekat Rumah Jokowi tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Esai

Surat Terbuka untuk Jokowi 2014, Tolong Selamatkan Kami dari Jokowi 2024

13 Februari 2024
Terjawab, Misteri Awal Mula Baju Kotak-kotak Jokowi-Ahok di Pilkada DKI 2012. MOJOK.CO
Kilas

Terjawab, Misteri Awal Mula Baju Kotak-kotak Jokowi-Ahok di Pilkada DKI 2012

6 Juni 2023
Esai

Utang Ahok soal Penghapusan Kartu Kredit Korporat Pertamina Limit 30 Miliar

17 Juni 2021
Pojokan

Surat Terbuka untuk Mbak Puan yang Malah Bikin Ganjar Pranowo Makin Berpeluang Jadi RI-1

24 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Percepatan sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah (Jateng): kesadaran pentingnya tanah dengan sertifikat MOJOK.CO

Kesadaran Sertifikasi Tanah Wakaf Warga Jateng Tertinggi Nasional, Karena Sertifikat Tempat Ibadah Penting agar Tak Jadi Masalah

16 Juni 2026
siswa sekolah.MOJOK.CO

Sisi Lain AI yang Melemahkan Nalar Siswa: Kesulitan Calistung, Tak Bisa Membaca Jam, hingga Sulit Mengingat Materi Pelajaran

17 Juni 2026
Jika kantin sekolah dilibatkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), maka bisa meningkatkan efektivitas dan memberi dampak ekonomi nyata. MOJOK.CO

Jika Kantin Sekolah Dilibatkan MBG: Bisakah Tekan Anggaran dan Apa Dampaknya bagi Ekonomi Warga?

17 Juni 2026
Rembang semakin tidak layak dicintai MOJOK.CO

Semakin Tak Punya Alasan untuk Tinggal dan Mencintai Kabupaten Rembang: Tak Beranjak ke Mana-mana, Kolotnya Dipelihara

17 Juni 2026
penyakit, cuci darah.MOJOK.CO

‘Gaji Habis buat Cuci Darah’ – Yang Perlu Kamu Ketahui soal “Tren” Penyakit Lansia yang Menyerang Generasi Muda

19 Juni 2026
Parenting ala orang tua desa sering ngawur di mata orang tua Gen Z MOJOK.CO

Salah Kaprah Parenting Ala Orang Tua Desa di Mata Ortu Gen Z: Malah Hambat Tumbuh Kembang Bayi, Cium Sana-Sini Tanpa Tahu Konsekuensi

16 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.