Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Panduan Memilih Sepatu Olahraga yang Pas dan Nggak Malu-Maluin

Redaksi oleh Redaksi
6 April 2019
A A
ilustrasi 10 Sepatu Lokal Terbaik yang Perlu Dipertimbangkan untuk Dibeli mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Melihat tren sepatu olahraga mulai digemari, kamu perlu mempertimbangkan juga sepatu kayak gimana yang cocok dengan jenis olahraga pilihanmu.

Tren sepatu olahraga bisa dibilang mulai nge-tren saat lapangan futsal mulai marak di Indonesia. Sebelum permainan futsal populer seperti sekarang, aktivitas olahraga acapkali dilakukan dengan cara nyeker alias nggak modal. Apalagi jika sepak bola di tanah lapang di kampung.

Meski begitu, beberapa cabang olahraga seperti basket sebenarnya sudah menuntut pemainnya untuk beli sepatu juga. Meski ada juga yang masih sering menggunakan sepatu-sepatu sekolah. Ya maklum, basket bisa dibilang olahraga cukup bergengsi secara citra dan duit.

Ketika pertengahan dekade 2000-2010, kesadaran masyarakat akan sepatu olahraga meningkat drastis. Hal ini tidak hanya ditandai dengan banyaknya lapangan futsal, namun juga tempat nge-gym, bahkan lapangan bulu tangkis pun mulai banyak disewakan.

Sekarang jadi pemandangan yang biasa saja ketika ada anak kos punya dua sepatu khusus dalam kamarnya. Satu untuk kuliah, satu untuk futsal. Bahkan kadang ada juga yang punya satu lagi, satu sepatu untuk lari sore.

Hal ini jauh kebalikan dengan periode awal 2000-an, di mana kadang-kadang sepatu futsal pun dipakai untuk kuliah. Demi penghematan biaya sekaligus biar dikira anak sporty aja.

Nah, karena semakin banyak mahasiswa saat ini yang udah mulai sadar akan kebutuhan olahraganya dengan memilih sepatu, agaknya Mojok perlu memberi panduan, pilihan sepatu yang kayak gimana yang cocok dengan olahraga yang ingin kamu lakukan.

Sepatu Sepak Bola

Sudah jelas, untuk jenis olahraga ini kamu harus mencari sepatu yang ada pull-nya (yaeyaalaaah, Setaaan). Nah, dalam sepatu sepak bola ada berbagai jenis pull. Setidaknya ada tiga jenis pull yang harus menyesuaikan kondisi lapangan. Bukan apa-apa, soalnya kalau salah pull sih risikonya bisa cedera.

Kalau lapangan becek, gunakan pull besi. Nama pull-nya screw in. Biasanya sepatu ini dilengkapi 6-10 pull berbentuk baut yang tingginya mencapai 1,3 sampai 1,6 cm. Dengan pull setinggi itu, pull bisa mencengkram kuat di tanah yang becek.

Kalau lapangan normal, lebih baik gunakan pull blade. Jenis pull yan biasanya terbuat dari fiber. Bentuknya seperti cakar dan jumlahnya bisa sangat banyak. Dalam kondisi lapangan yang normal, pull jenis ini bisa membantu kamu untuk mengubah arah secara mendadak.

Sedangkan kalau lapangan kering dan keras, kamu bisa gunakan sepatu dengan pull moulded. Jenis sepatu klasik yang merupakan kombinasi pull berbentuk menjorok ke bawah namun terbuat dari fiber/karet. Pada praktiknya jenis sepatu ini sebenarnya bisa cocok di segala kondisi, meski tidak maksimal penggunaannya.

Itu juga yang jadi sebab, sepatu jenis terakhir itu biasanya dipakai sama wasit.

Sepatu futsal

Meski terlihat olahraga yang mirip, sepatu futsal biasanya hanya punya perbedaan dengan sepatu sepak bola pada alasnya saja (yaiyalaaah, Iblis). Jika sepatu sepak bola menggunakan pull untuk alasnya, sepatu futsal biasanya berbahan dasar karet.

Selain perbedaan soal alas, kedua sepatu ini sebenarnya sama saja. Harus memiliki kelenturan untuk menekuk jari-jari kaki, sekaligus kuat untuk menahan benturan dengan bola. Semakin lentur sepatu futsal, semakin bagus. Biasanya sepatu kayak begini ditandai waktu kaki bersentuhan dengan bola saat menggunakan sepatu, rasanya bola bersetuhan dengan kulit kaki sehingga membuat bola lebih mudah dikontrol.

Iklan

Sepatu basket

Pada basket, sepatu yang disarankan adalah sepatu yang memiliki alas kaki cukup empuk di bagian dalam. Biasanya tinggi alas sepatu untuk olahraga dengan banyak melompat memang disediakan peredam pada alas kakinya. Bukan apa-apa, hal ini untuk meredam tekanan sehabis pemain melompat.

Selain itu di bagian engkel, sepatu untuk olahraga basket juga sebaiknya menutupi bagian mata kaki. Hal ini untuk menjaga engkel tidak salah posisi saat mendarat.

Tiga contoh ini sebenarnya gambaran saja bagaimana cara memilih sepatu untuk berbagai jenis olahraga. Selain itu, jika kamu akan beli sepatu, usahakan datang pada kondisi ukuran kakimu berada pada ukuran maksimal. Hal itu datang saat jelang malam hari atau usai olahraga.

Hal ini untuk memberi ruang antara jari dengan sepatu sekitar seperempat sampai setengah sentimeter di bagian ujung. Bukan apa-apa, penggunaan kaos kaki juga harus jadi pertimbangan. Itu artinya jangan pilih sepatu yang nge-pres. Yakin dah, yang begitu malah bisa bikin kapalan.

Selain itu jangan lupakan juga akan masa pakai sepatu olahraga. Biasanya sepatu olahraga pantas diganti jika sepatu tersebut sudah digunakan untuk lari sekitar 500-800 kilometer.

Biasanya jika sudah digunakan sebanyak itu, sepatu akan mulai mengelupas bagian luarnya, jahitan mulai sering lepas, dan—yang pasti—alas kaki akan sangat tipis, setipis pembalut.

Terakhir diperbarui pada 6 April 2019 oleh

Tags: basketfutsalSepak Bolasepatu futsalsepatu olahraga
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO
Kilas

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO
Kabar

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO
Kilas

Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

29 April 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO
Catatan

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa. Gajian ludes seketika karena kebutuhan MOJOK.CO

Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator

2 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.