• 1
    Share

MOJOK.COSeorang ibu-ibu bertengkar dengan remaja putri karena masalah antre di ATM. Sebenarnya, adakah panduan antre yang benar di ATM?

Anjungan Tunai Mandiri, atau sering disebut dengan ATM, adalah fasilitas umum yang sering kali didatangi banyak warga secara bersamaan. Tak jarang kita dapati, ada antrean yang mengular dari mereka yang ingin memanfaatkan mesin yang satu ini. Namun tempo hari di Kabupaten Bandung, ada peristiwa kurang menyenangkan datang di ATM.

Adalah seorang ibu dengan akun Instagram bernama @rinazainabiyah yang menuliskan kisah ini di media sosial pertama kali. Ceritanya menjadi viral setelah diunggah ulang oleh akun @adalahkabbandung dan ditonton lebih dari 1.000 kali.

Diberitakan. kejadian bermula ketikan korban yang berinisial NM sedang menarik uang di ATM BRI Griya Banjaran tiba-tiba diinterupsi oleh seorang ibu-ibu (pelaku) yang merasa sudah menunggu antrean terlalu lama. Serta merta, pelaku lantas menghentikan transaksi yang dilakukan korban sehingga terjadi adu mulut antara keduanya.

Tidak berhenti sampai di situ, pelaku disebutkan mendorong korban hingga terbentur mesin ATM dan dinding kaca, yang kemudian dibalas oleh korban. Dibalas lagi oleh pelaku. Dibalas lagi oleh korban. …

…hingga akhirnya keduanya dilerai oleh warga dan pihak keamanan.

acha_lya17: Qlo gak mau antri Jgn pake ATM pke celengan atuh ahahahha namanya juga ATM (ambil tunai mengantri)

indra_ferdian13: Maaf saya tidak membela keduanya. Menurut abdi intinya mah kesadaran dan saling menghargai. ATM atau fasilitas umum digunakan kanggo khalayak umum seharusnya saling mengalah dan tidak ego. Si ibu tidak mungkin nonjok kalau tanpa sebab, apalagi itu ada kecil di gendong. Si korban juga wajar melaporkan ke kepolisian karena dirugikan. Semoga keduanya bisa menyelesaikan secara kekeluargaan. Isin bade sasih saum

sidik_hanabishi: Si pelaku kurang sabar, si korban kurang peka. Sekiranya memakai atm nya terlalu lama dan mkan banyak waktu, mungkin yg ngantri d belakang d suruh pake duluan. Tapi tindakan si pelaku tidak dibenarkan dan harusnya bisa meminta lebih sopan..

Ya, ya, ya, kejadian ini semestinya menjadi titik balik di mana sosialisasi etika menggunakan ATM harus dilakukan. Apakah korban terlalu lama? Apakah pelaku yang kurang sabaran? Entahlah, tapi menurut hemat kami, jika kelak Mojok Institute kembali menelurkan tulisan mengenai jenis-jenis orang goblok, khususnya di ATM, kita semua wajib tahu etika antre di ATM berikut, sebagaimana dilansir dari Perbanas Institute:

  1. Antre di luar bilik ATM. Jangan masuk, kecuali dengan izin orang yang sedang menggunakan ATM.
  2. Jika ATM berdiri tanpa bilik (misalnya di minimarket), mengantrelah dengan jarak wajar. Nggak usah deket-deket juga, kali.
  3. Jangan mengintip orang yang menggunakan ATM. Orang yang lagi mandi aja nggak boleh diintip!
  4. Gunakan ATM sesuai fungsinya: tunai ataupun nontunai.
  5. Jika ingin melakukan lebih dari 3 transaksi, gunakan ATM yang sepi jha~
  6. Setelah transaksi yang kedua dan kamu masih ingin melakukan satu kali transaksi lagi, minta izinlah pada orang di belakangmu. Opsi lain, kamu bisa mempersilakannya bertransaksi terlebih dulu.
  7. Jika kamu sudah melakukan 3 kali transaksi (atau bahkan lebih), cek antrean di belakang. Masih ada orang nggak? Kelihatan pada bete nggak? Intinya, kamu harus mempersilakan orang lain untuk melakukan transaksi terlebih dulu, mylov~
  8. Selepas menarik uang di ATM, segera masukkan uangmu ke dompet dan hitung di tempat lain. Nggak perlulah hitung uang lama-lama di depan ATM—itu yang antre udah banyak banget, bosque~

Selain itu, sebagai orang yang sedang antre, jika orang di depanmu menggunakan ATM terlalu lama, kamu nggak perlu masuk dan memaksa orang tersebut meng-cancel transaksi yang sedang dilakukannya. Cukup towel-towel pundaknya atau ketuk-ketuk bilik ATM.

Jangan lupa, senyum sedikit biar wangun. Hehehe.

Baca juga:  Sebuah Lubang yang Terlalu Sempit