Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Nasib Pohon Palsu di Jakarta: Dipasang, Viral, Diprotes, Dicopot Kembali.

Redaksi oleh Redaksi
1 Juni 2018
A A
pohon palsu
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada banyak kepalsuan yang beredar di Jakarta, dari mulai hape palsu, jaket palsu, sepatu palsu, janji palsu, sampai cinta palsu. Namun, dari semua kepalsuan yang ada, rasanyak tak ada yang lebih menarik untuk dibahas selain keberadaan pohon palsu.

Ya, orang-orang di Jakarta memang sedang dihebohkan dengan keberadaan pohon-pohon imitasi yang tersebar di beberapa titik strategis di Jakarta.

Keberadaan pohon palsu ini pertama kali dibahas secara masif dan terstruktur setelah gambarnya diupload di akun Instagram Koalisi Pejalan Kaki. Dalam postingan tersebut, si pemilik akun memprotes pemasangan pohon palsu yang berlokasi di ruas trotoar jalan MH Thamrin itu karena dianggap menganggu pejalan kaki.

“Pohon imitasi di trotoar. Sudah trotoarnya tidak terlalu lebar, sampai pejalan kaki harus memiringkan agar tidak terkena pohon imitasi. Bagaimana kalau disabilitas kursi roda melintas di lokasi ini?” tulis akun Koalisi Pejalan Kaki.

Postingan akun Koalisi Pejalan Kaki ini mendapat banyak dukungan dari netizen. Banyak yang mengkritik dan mengeluhkan keberadaan pohon palsu ini.

Belakangan diketahui bahwa pohon-pohon palsu ini dipasang oleh Dinas Perindustrian dan Energi. Tujuannya untuk city beautification menyambut Hari Raya Idul Fitri dan HUT Jakarta.

Tercatat sudah ada sekitar 48 pohon palsu yang sudah dipasang sejak hari Senin 28 Mei lalu di beberapa titik strategis di sepanjang trotoar jalan MH Thamrin, jalan Medan Merdeka Barat, juga jalan Jenderal Sudirman.

Setelah viral di akun Koalisi Pejalan Kaki dan mendapat banyak kritik serta keluhan, pohon-pohon palsu itu pun kemudian dicopot oleh pihak Suku Dinas Perindustrian dan Energi (Sudin PE).

“Pak Kadis langsung nyetop karena Pak Kadis melihat di sosial media beliau,” kata Wakil Gubernur Sandiaga Uno. “Maksudnya memang baik akhirnya disetop dan mulai dicabut,” imbuhnya.

Yah, kasihan betul itu pohon, cuma sempat tumbuh tiga hari. Belum juga berbuah, sudah dicopot lagi.

Memang tepat apa kata orang, Ibukota lebih kejam dari ibu tiri.

pohon palsu

Terakhir diperbarui pada 1 Juni 2018 oleh

Tags: jakartapohon palsusandiaga
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO
Urban

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)
Pojokan

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO
Urban

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO
Cuan

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Jurusan Antropologi Unair kerap diremehkan. MOJOK.CO

Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas

9 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.