Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Penghasilan Toko Buku Online yang Belakangan Mulai Bermunculan

Redaksi oleh Redaksi
7 Juli 2020
A A
Sita Buku Aidit MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Toko buku online menjadi salah satu usaha baru yang banyak digeluti oleh para pembaca buku. Keuntungan menjual buku secara online ternyata memang cukup menjanjikan.

Selama masa pandemi corona, banyak mal dan toko yang tutup. Tak terkecuali toko buku seperti Gramedia, Toga Mas, Social Agency, dan toko-toko buku besar lainnya. Padahal, di masa pandemi, buku boleh dibilang menjadi komoditi yang cenderung tetap dibeli oleh orang-orang. Masa karantina diri dan bekerja di rumah memang membuat orang-orang jadi punya waktu yang banyak untuk membaca buku.

Iklan

Hal tersebut kemudian memunculkan fenomena baru, yakni munculnya banyak toko-toko buku online yang sebelumnya jumlahnya memang sudah cukup banyak dalam beberapa tahun terakhir ini.

Menggeluti usaha menjual buku memang bagi banyak orang dianggap cukup menyenangkan. Apalagi bagi orang yang benar-benar menyukai buku. Prinsipnya guyonnya, kalau nggak laku, ya dibaca sendiri.

Menjual buku juga sebenarnya bukan hal yang susah-susah amat. Sekarang, banyak penerbit yang dengan senang hati menerima reseller dan dropshiper baru demi semakin meluaskan pangsa pasar penjualan buku mereka. Beberapa penerbit bahkan benar-benar memberikan banyak fasilitas (membuatkan website, support system, materi visual, dll) untuk para resellernya demi mendongkrak menjaga dan merawat para reseller dan mendongkrak penjualannya.

Toko buku online, perlahan tapi pasti mulai menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan.

Maka, tak heran jika kemudian banyak yang penasaran berapa sih omset toko buku online itu?

Nah, sebagai salah satu media yang juga cukup dengan dunia buku, Mojok melalui Mojok Institute akan sedikit membahas tentang penghasilan jual buku online ini.

Secara umum, penjual buku mendapatkan untung dari margin diskon yang diberikan oleh penerbit kepada reseller. Marjin diskon ini umumnya antara 30-35 persen. Beberapa ada yang sampai 40 bahkan 45 persen, namun umumnya ya di angka 30-35 persen.

Untuk memudahkan hitungan, kita ambil angka tengah antara 30-35 persen, yakni 33 persen. Atau sepertiga lah.

Misal buku harganya 50 ribu, maka keuntungan yang didapat oleh penjual buku adalah sebesar 17 ribu. Kalau harga bukunya 100 ribu, keuntungannya 33 ribu. Begitu seterusnya.

Nah, di jaman sekarang, rata-rata harga buku umumnya berada di angka 75 ribuan. Sudah mulai jarang buku yang harganya jauh di bawah itu atau jauh di atas itu. Jadi perkiraan keuntungan per bukunya ya kasarnya 25 ribu.

Namun, tentu saja labanya tidak akan sepolos itu. Sebab penjual biasanya benefit tambahan untuk para pembelinya, bisa berupa bonus atau subsidi ongkir. Selain itu, ada juga printilan-printilan kecil termasuk biaya amplop berikut solasinya. Tetek-bengek seperti itu anggap saja 5 ribu setiap bukunya. Sisa untungnya jadi 20 ribu per buku.

Dengan patokan angka tersebut, bisa dihitung berapa penghasilan seorang penjual buku online.

Jadi, jika sebuah toko buku online bisa menjual 20 eksemplar dalam sehari, maka laba bersih yang ia dapatkan adalah sekitar 400 ribu rupiah. Kalau selama sebulan penuh ia konsisten bisa menjual di angka tersebut, maka ia bisa mendapatkan 12 juta rupiah.

Kalau toko buku online yang sudah besar dan penjualannya jauh lebih dari itu, jelas penghasilannya lebih besar lagi.

Gimana? Lumayan menjanjikan bukan?

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2020 oleh

Tags: toko bukutoko buku online
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Anomali pengunjung toko buku sekarang bukan baca, malah foto

Anomali Pengunjung Toko Buku Hari Ini: Outfit Foto Elite, Beli Buku Sulit

11 Februari 2026
Kafe Bukuku Lawas: Surganya Para Pecinta Kopi dan Buku Klasik di Solo.MOJOK.CO

Kafe Bukuku Lawas: Surganya Para Pecinta Kopi dan Buku Klasik di Solo

6 Desember 2024
Cerita Mahasiswa Surabaya yang Rela Lapar Demi Beli Buku. MOJOK.CO

Cerita Mahasiswa Surabaya yang Rela Lapar Demi Beli Buku

6 Juli 2023
5 Toko Buku Indie di Jogja yang Bikin Nyaman. MOJOK.CO

5 Toko Buku Indie di Jogja yang Bikin Nyaman

28 Juni 2023
Cerita Mustakim dan Tosan, Pak Tua di Jember yang Bertahan karena Cinta yang Absurd. MOJOK.CO

Cerita Mustakim dan Tosan, Pak Tua di Jember yang Bertahan karena Cinta yang Absurd

20 Maret 2023
Toko buku legendaris di Gang 1 Jalan Pasar Kembang

Kisah Toko Buku di Pasar Kembang yang Berdiri Sejak 1995

3 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

fotografer wisuda

Suka Duka Fotografer Wisuda: Senang Mengabadikan Momen Bahagia Tapi Sial Karena ‘Harga Teman’

23 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
pegawai BPO

Lulusan Magister Biologi Rela jadi Pegawai BPO di Tanah Rantau Agar Tidak Dianggap Pengangguran dan Bikin Orang Tua Menderita

26 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.