Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Penghasilan Majelis Lucu Indonesia dari Youtube

Redaksi oleh Redaksi
24 Oktober 2018
A A
majelis lucu indonesia
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MLI atau Majelis Lucu Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan di kalangan banyak orang, tentu saja bukan karena prestasi, melainkan karena video yang dibuat oleh dua pentolan mereka, Tretan Muslim dan Coki Pardede, dianggap melecehkan agama.

Dalam rubrik ini, tentu saja kami, Mojok Institute, tidak akan membahas soal video yang dianggap melecehkan agama tersebut, kami cuma ingin bikin konten dengan menumpang isu MLI.

Entah kenapa, kehebohan seputar dua pentolan MLI tersebut membuat Mojok Institute penasaran untuk membahas berapa penghasilan yang didapatkan oleh MLI dari konten-konten video yang mereka buat.

Rasa keingintahuan kami, ditambah dengan gairah akan pengetahuan akhirnya memancing kami untuk benar-benar mencari tahu, berapa penghasilan yang didapatkan oleh MLI dari unggahan-unggahan video mereka.

Puji Tuhan, tim riset kami ternyata cukup bisa diandalkan. Setelah melalui kerja-kerja penelitian yang cukup melelahkan, akhirnya Mojok Institute mendapatkan data soal kisaran penghasilan Majelis yang didirikan oleh sekumpulan stand up comedian ternama Indonesia ini.

Di Youtube, MLI setidaknya tercatat sudah mengupload sekitar 52 video dengan jumlah views mencapai 25,000,000. Sebuah angka yang tentu saja sangat luar biasa untuk ukuran channel yang baru berusia seumur jagung.

Sekadar info, MLI pertama kali join di Youtube pada 21 September 2017, itu artinya, usia mereka baru sekitar setahun lebih sedikit, atau lebih persisnya baru 13 bulan.

Nah, kira-kira, berapakah penghasilan yang didapat oleh MLI dari video-video Youtube mereka?

Seperti yang sudah-sudah, untuk menghitung penghasilan Youtuber dari monetisasi Youtube, cara yang digunakan adalah dengan menggunakan perhitungan Cost per mille (CPM), atau penghasilan per 1000 views.

Di Indonesia, CPM yang berlaku sangat rendah, tidak seperti Amrika yang CPM-nya bisa mencapai 1-7 USD. Berapakah rata-rata CPM untuk video Youtube di Indonesia? Tidak ada angka yang pasti. Biasanya berkisar antara 0.3 hingga 0.8 USD. Seorang Youtuber Indonesia yang tidak disebutkan namanya mencoba mencari rerata CPM pada video-videonya dan mendapatkan angka CPM 0,68.

Angka 0,68 inilah yang kerap dijadikan sebagai patokan CPM Youtube di Indonesia untuk mencari tahu penghasilan para Youtuber Indonesia.

Nah, dengan 25 juta views, bisa diketahui perkiraan penghasilan MLI dari akun Youtubenya, yakni: 25,000,000/1000 x 0,68 = 17.000 USD atau Rp258.108.450.

Jika dibagi dengan jumlah bulan selama akun tersebut aktif (13 bulan), maka perkiraan penghasilan bulanan MLI adalah sebesar Rp. 19.854.496,- atau hampir 20 juta per bulan.

Penghasilan yang cukup lumayan.

Iklan

Tapi, tentu saja penghasilan tersebut bukan penghasilan utama, sebab penghasilan utama MLI justru dari acara-acara offline yang mereka selenggarakan.

Dalam beberapa waktu terakhir, MLI tercatat rutin menggelar show stand up comedy dengan harga tiket rata-rata antara 150-250 ribu. Show MLI hampir selalu sukses besar, bahkan, tiga acara terakhir yang sudah berlangsung diketahui sukses menjual 1000 tiket. Silakan hitung sendiri berapa penghasilannya.

Itu masih belum termasuk penjualan merchandise dan jasa mereka sebagai konsultan di bidang stand up comedy.

Sungguh, Majelis Lucu Indonesia adalah lembaga yang sangat jenius dan brilian dalam membisniskan tawa.

majelis lucu indonesia

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2018 oleh

Tags: coki pardedeMajelis Lucu Indonesiatretan muslimYoutube
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nopek Novian: Godfather Konten Kampung yang Panen Dolar
Video

Kisah Komika Nopek Novian Jadi Godfather Konten Kampung di Madiun

17 Juni 2025
Google dan YouTube Beri Dukungan untuk UKM dan kreator MOJOK.CO
Ekonomi

Dukungan Google dan YouTube untuk UKM dan Kerator Lokal, Lebih Berdaya dengan Peluang Kerja Baru

2 Oktober 2024
Konten YouTube Influencer Bukan Segalanya bagi Dunia Kuliner Indonesia MOJOK.CO
Esai

Konten YouTube Influencer Bukan Segalanya bagi Dunia Kuliner Indonesia

15 April 2023
UGC, Pasar Besar yang Bakal Menjadi Pembeda di 2023 MOJOK.CO
Konter

UGC, Pasar Besar yang Bakal Menjadi Pembeda di 2023

29 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
kuliah di jurusan sepi peminat.mojok.co

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Diledek ibu karena merantau dari Jakarta ke Jogja. MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pulang ke Jakarta setelah Sekian Lama, malah Diledek Ibu Saat Kumpul Keluarga karena Tak Bisa Sukses seperti Saudara Lainnya

29 Maret 2026
Resign after lebaran karena muak dengan kantor toxic demi work life balance di Jogja MOJOK.CO

Nekat Resign After Lebaran karena Muak Kerja di Kantor Toxic, Pilihan “Ngawur” untuk Cari Happy tapi Stres Tetap Tak Terhindarkan

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.