Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Susi Pudjiastuti, Menteri Kesayangan Umat

Redaksi oleh Redaksi
17 Juli 2018
A A
susi pudjiastuti
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada ribuan orang yang mengikuti dan lulus ujian kejar paket C, namun rasanya tak ada yang kelulusannya disambut dengan suka cita oleh segenap masyarakat selain kelulusan Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia.

Sebagai salah satu menteri kesayangan umat, setiap prestasi yang diraih oleh Susi Pudjiastuti memang selalu sanggup untuk membuat banyak orang bertempik sorak.

Lulusnya Susi dari ujian kejar paket C juga menjadi kabar bahagia dalam percaturan politik. Nama Susi memang masuk dalam salah satu calon wakil presiden yang potensial mendampingi Jokowi, sayangnya Susi tidak akan bisa dipilih sebagai calon wakil presiden jika ia tidak lulus ujian kejar paket C, sebab salah satu syarat mutlak untuk bisa menjadi calon presiden/wakil presiden adalah lulus pendidikan SMA sederajat. Mangkanya, kelulusan Susi semakin membuka pintu gerbang jalan menuju kursi wakil presiden.

Nah, masih dalam suasana bahagia atas kelulusan Ibu Menteri kita tercinta yang satu ini, Mojok tertarik untuk membahas kekayaan Susi Pudjiastuti.

Perempuan kelahiran Pangandaran, 15 Januari 1965 lalu ini memang selama ini dikenal sebagai pengusaha pilih tanding. Ia punya pengalaman kepemimpinan bisnis yang ciamik, Susi pernah menjadi presiden direktur di PT ASI Pudjiastuti Marine Product dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang terkenal lewat maskapai Susi Air-nya.

Susi Air mempekerjakan 185 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.

Hingga awal tahun 2012, Susi Air tercatat mengoperasikan 50 pesawat dengan berbagai tipe seperti 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti.

Dengan kiprah bisnisnya yang mentereng itu, tak heran jika dirinya menjadi sosok yang begitu kaya raya.

Berdasarkan laporan harta kekayaan pejabat negara rilisan KPK, Susi punya harta tidak bergerak berupa 76 bidang tanah dan bangunan dengan nilai Rp27.823.164.200.

Kekayaan berupa kendaraan berupa 3 mobil dan 5 motor senilai Rp 512.000.000.

Susi juga punya lahan perkebunan seluas 500 meter persegi yang ditanami kayu albasia Rp500.000.000. Lahan lainnya berupa kebun kelapa dengan kapasitas panen 10 ton Kelapa senilai Rp200.000.000.

Susi juga punya harta berupa logam mulia dan barang seni senilai Rp750.000.000.

Aset kekayaan lainnya berupa surat berharga senilai Rp1.760.000.000, kemudian giro dan setara kas senilai Rp 291.607.680 dan USD 357.621

Berdasarkan rangkuman LHKPN, total kekayaan Susi Pudjiastuti mencapai Rp32.237.501.119 dan USD 357.621.

Iklan

Dengan kekayaannya yang sebesar itu, Susi Pudjiastuti membuktikan pada kita, bahwa selain bikin pintar, makan ikan ternyata juga bisa bikin kaya.

susi pudjiastuti

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2018 oleh

Tags: jokowikekayaanMenteriSusi Pudjiastuti
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan MOJOK.CO

Di Balik Pintu Toilet Masjid: Tempat Bersuci, tapi Berisiko bagi Perempuan

14 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.