Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Nabi Ibrahim, Sang Pelopor Ibadah Kurban

Redaksi oleh Redaksi
21 Agustus 2018
A A
kekayaan nabi ibrahim
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Momen hari raya kurban atau Iduladha akan segera tiba dalam beberapa jam ke depan, momen ini tentu akan sangat sayang jika tidak dibahas dalam kaca mata “rubrik nafkah”.

Tim Mojok Institute sempat mengadakan rapat dadakan untuk menentukan siapa sosok yang layak untuk dibahas dan dikupas kekayaannya di momen hari raya kurban ini. Tadinya Mojok Institute ingin membahas kekayaan juragan kambing atau sapi, atau kekayaan petugas bersih-bersih masjid istiqlal, atau siapa pun yang setidaknya punya keterikatan dengan hari raya kurban.

Namun pada akhirnya, kami justru mendapatkan sebuah pencerahan, bahwa di hari raya kurban ini, ada sosok penting yang sangat layak untuk dibahas. Siapakah dia? Tak lain dan tak bukan adalah Kanjeng Nabi Ibrahim as, yang mana merupakan tokoh yang menjadi pelopor ibadah kurban.

Mencari tahu aset kekayaan Nabi Ibrahim tentu bukan perkara yang mudah, sebab, tak banyak sumber yang menyebutkan berapa kekayaan beliau.

Namun begitu, ternyata masih ada setitik harapan untuk bisa tahu aset kekayaan Nabi Ibrahim.

Adalah kitab “Misykatul Anwar” yang bisa menjadi rujukan petunjuk untuk mencari tahu berapa kekayaan nabi Ibrahim.

Dalam kitab tersebut, disebutkan bahwa konon, Nabi Ibrahim memiliki kekayaan 1000 ekor domba, 300 lembu, dan 100 ekor unta (riwayat lain mengatakan, kekayaan Nabi Ibrahim mencapai 12.000 ekor ternak).

Jumlah tersebut merupakan jumlah yang pada zamannya termasuk jumlah yang sangat banyak.

Dalam sebuah riwayat, Nabi Ibrahim pernah ditanya oleh seseorang atas jumlah ternaknya yang banyak itu, “Milik siapa ternak sebanyak ini?” Kata orang tersebut, yang kemudian dijawab oleh nabi Ibrahim, “Kepunyaan Allah, tapi kini masih milikku. Sewaktu-waktu bila Allah menghendaki, aku serahkan semuanya. Jangankan cuma ternak, bila Allah meminta anak kesayanganku Ismail, niscaya akan aku serahkan juga.”

Nah, dengan data ini, kita bisa mencari estimasi kekayaan Nabi Ibrahim.

Nabi Ibrahim punya domba sebanyak 1.000 ekor. Harga pasaran domba saat ini adalah antara 1,5 juta – 2,5 juta. Jika kita ambil nilai tengahnya, yakni 2 juta, maka perkiraan nilai domba Nabi Ibrahim adalah 2 juta x 1.000 = 2 miliar.

Kemudian lembu, estimasi harga antara 17 juta – 25 juta. Anggap saja harganya 20 juta. Maka, 300 ekor lembu milik Nabi Ibrahim nilainya adalah sebesar 6 miliar.

Nah, untuk aset kekayaan berupa unta, dengan estimasi harga 25 juta per ekor, maka 100 ekor unta milik Nabi Ibrahim bernilai 2,5 miliar.

Jika ditotal, maka nilai kekayaan kanjeng Nabi Ibrahim adalah sebesar Rp.10,5 miliar.

Iklan

Sebuah kekayaan yang sangat tinggi.

Namun, tentu saja itu bukan kekayaan pasti Nabi Ibrahim, sebab beliau punya aset yang nilainya jauh lebih mahal ketimbang domba, lembu, dan unta. Apa itu? Yak, benar. Iman.

Dan tentu saja, keimanan Nabi Ibrahim tak ternilai harganya. Jauh-jauh-jauh-jauh lebih besar ketimbang sekadar bumi dan seisinya.

Terakhir diperbarui pada 22 September 2018 oleh

Tags: Kurbannabi ibrahim
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Momen hari raya kurban Iduladha di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Makna “Kurban” bagi Para Napi di Lapas Wirogunan: Memalingkan Kepentingan Pribadi demi Menjadi Pribadi Lebih Baik Lagi

6 Juni 2025
Sisi gelap kurban (Idul Adha) di desa. Orang miskin nelangsa, tapi orang kaya pesta daging MOJOK.CO
Ragam

Ironi Kurban di Desa: Saling Jegal demi Raup Keuntungan, Orang Miskin Tak Kebagian Daging sementara Orang Mampu Berpesta

6 Juni 2025
daging kurban mojok.co
Sosial

Jangan Suuzon Dulu, Ini Alasan Ilmiah Daging Kurbanmu Tidak ‘Seenak Itu’

30 Juni 2023
Culture Shock Mahasiswa Indonesia Merayakan Idul Adha di Mesir. MOJOK.CO
Kilas

Culture Shock Mahasiswa Indonesia Merayakan Idul Adha di Mesir

29 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas Mojok.co

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas

18 Mei 2026
Kos kamar mandi luar memang murah. Tapi mending cari kamar mandi dalam kalau tidak mau kena mental MOJOK.CO

Kos Kamar Mandi Luar Memang Lebih Murah, Tapi bikin Repot Sendiri karena Dipakai Bareng Penghuni Lain Tak Tahu Diri (Kemproh dan Pemalas)

14 Mei 2026
WNI tergabung ke GSF menuju Gaza diculik militer Israel dan renungan kegagalan pemerintah dunia hentian genosida Palestina MOJOK.CO

Di Balik Penculikan WNI-GSF oleh Militer Israel: Sipil Berlayar karena Pemerintah Dunia Gagal Stop Genosida Palestina

19 Mei 2026
Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.