Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Pertamina Jual Aset, Rini Soemarno Janjikan Kesejahteraan 100 Tahun

Redaksi oleh Redaksi
20 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Seribuan pekerja Pertamina melakukan aksi damai terkait rencana Pertamina jual aset. Dalam kesempatan itu, hadir pula Menteri Rini Soemarno.

Menyusul beredarnya surat penjualan aset PT Pertamina (Persero) tertanggal 29 Juni 2018, Aksi Bela Pertamina digelar sebagai langkah lanjutan dari FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu) di Kantor Pusat Pertamina hari ini, Jumat (20/7).

Serikat Pekerja (SP) Pertamina menyatakan kekecewaannya atas rencana Pertamina jual aset yang dinilai bakal merugikan Pertamina itu sendiri. Terlebih, surat perihal Persetujuan Prinsip Aksi Korporasi untuk Mempertahankan Kondisi Keuangan PT Pertamina (Persero) ini telah ditandatangani oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Sejak pagi, seribuan pekerja Pertamina telah berkumpul, lengkap dengan ikat kepala bertuliskan “Save Pertamina”. Aksi ini berlangsung secara damai, dengan seluruh peserta masuk melalui dua pintu, yaitu dari arah Kostrad depan Stasiun Gambir dan pintu depan Masjid Istiqlal.

Secara umum, peserta aksi menekankan 9 poin penting yang mereka soroti dalam aksi, yaitu:

  1. harga minyak mentah melambung tinggi,
  2. turunnya nilai rupiah terhadap dolar AS (per 19 Juli 2018, dolar AS telah menembus angka di atas Rp14.000),
  3. kebijakan BBM satu harga,
  4. revisi Perpres 191/2014 (Penyaluran pBBM jenis Premium di Jawa, Madura, Bali),
  5. Permen ESDM No 21/2018 (Harga bahan bakar khusus diatur pemerintah tanpa melihat kemampuan keuangan Pertamina),
  6. SK Menteri BUMN No, 039/2018 (perubahan nomenklatur direksi Pertamina: hilangnya direktorat gas dan pemekaran direktorat pemasaran yang kontraproduktif bagi Pertamina),
  7. Permen ESDM No. 23/2018 (pengelolaan wilayah kerja migas yang akan berakhir kontrak kerja samanya diprioritaskan kepada operator existing),
  8. adanya PP 06/2018 mengenai penyertaan modal, dan
  9. integrasi Pertagas (anak perusahaan Pertamina) ke PGN, di mana saham Pertagas diakuisisi PGN.

Dari kesembilan poin tersebut, para pegawai memperkirakan pihak Pertamina justru akan mengalami kerugian. Karea itulah, mereka menyampaikan kekhawatiran terganggunya kesejahteraan karyawan jika penjualan aset dilakukan.

Di tengah gelombang protes, hadirlah Menteri BUMN, Rini Soemarno. Sayang, kedatangannya disambut seruan kompak para peserta aksi saat mulai bicara, “Bohong! Bohong!”

Padahal, dalam kesempatan ini, Rini Soemarno berusaha menghilangkan kekhawatiran pekerja soal kesejahteraan mereka yang dianggap terganggu jika Pertamina jual aset. Tak tanggung-tanggung, Rini menjanjikan dirinya bertanggung jawab atas kesejahteraan karyawan Pertamina hingga 100 tahun ke depan.

“Tanggung jawab saya adalah bagaimana Pertamina sehat 100 tahun ke depan untuk anak cucu. Jangan ngomong bohong-bohong. Anda lihat sendiri bagaimana keadaannya sekarang,” seru Rini.

Ya, meski dibilang “Bohong! Bohong!”, Rini Soemarno tetap cuek saja melangkah ke depan peserta aksi dan menegaskan janjinya. Perkara benar atau tidaknya seluruh karyawan bakal sejahtera hingga 100 tahun, sih, kita lihat nanti, ya, Bu?

Sebagai informasi, Aksi Bela Pertamina yang digelar oleh pekerja Pertamina dari beberapa daerah di Indonesia ini adalah respons dari surat penjualan aset. Dalam surat tersebut, setidaknya ada empat aksi korporasi yang bakal dilakukan Pertamina.

Pertama, Pertamina akan melakukan share down aset-aset hulu selektif (termasuk namun tidak terbatas pada participating interest, saham kepemilikan, dan bentuk lain) dengan tetap menjaga pengendalian aset-aset strategis dan mencari mitra kredibel agar memperoleh nilai strategis lain.

Kedua, melakukan spin off bisnis RU IV Cilacap dan Unit Bisnis RU V Balikpapan ke anak perusahaan dan potensi farm in mitra di anak perusahaan tersebut yang sejalan dengan rencana Refinery Development Master Plan (RDMP).

Ketiga, Pertamina mengusulkan adanya investasi tambahan demi memperluas jaringan untuk menjual BBM umum dengan harga keekonomian, seperti Pertashop.

Iklan

Keempat, peninjauan ulang kebijakan perusahaan yang dapat berdampak keuangan secara signifikan dengan tidak mengurangi esensi dari tujuan awal. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 20 Juli 2018 oleh

Tags: dijualMenteri BUMNPertagasPertamina jual asetPGNRini Soemarnoserikat pekerja
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

perempuan pekerja startup
Podium

Susahnya Jadi Perempuan Pekerja Startup: Rentan Stres dan Masa Depan Abu-abu

7 Februari 2023
barista mojok.co
Kilas

Barista Jogja Digaji di Bawah UMR, SEMESTA Siap Buat Serikat Pekerja Coffee Shop

30 September 2022
Jokowi Pengin Sahin Omnibus Law dalam 100 Hari, Hmm Mencurigakan Sekali
Pojokan

Jokowi Pengin Omnibus Law Disahkan dalam 100 Hari, Mencurigakan Sekali Bukan

20 Januari 2020
Moknyus

Pemerintah Jokowi Beli 51 Persen Saham Freeport Seharga 15 Kali Lipat Harga Neymar

12 Juli 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026
Beasiswa LPDP selamatkan hidup seorang difabel yang kuliah S2 di Amerika Serikat (AS). MOJOK.CO

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Gagal seleksi CPNS dan tidak tembus beasiswa LPDP untuk kuliah S2 di luar negeri pilih mancing, dicap tidak punya masa depan oleh keluarga MOJOK.CO

Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan

22 Februari 2026
Siksaan naik bus ekonomi Surabaya Semarang seperti Indonesia dan Sinar Mandiri MOJOK.CO

Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan

22 Februari 2026
Takjil bingka dari Kalimantan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026

Video Terbaru

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026
Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.