Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Habis Asian Games, Terbitlah Asian Para Games 2018

Redaksi oleh Redaksi
3 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Untuk ketiga kalinya, Asian Para Games bakal digelar. Kali ini, Indonesia berperan sebagai tuan rumah, menandai pertama kalinya ia diadakan di Asia Tenggara.

Melanjutkan gelaran Asian Games 2018 yang telah ditutup Minggu (2/9) kemarin, pesta olahraga lain kembali diadakan, bernama Asian Para Games 2018. Direncanakan dibuka per 5 September mendatang, Asian Para Games sontak mendapat sorotan: apa dan bagaimanakah gelaran ini berlangsung?

Pertama kali diadakan pada tahun 2010 di Guangzhou, Asian Para Games diadakan untuk para pegiat olahraga difabel atau memiliki disabilitas di tingkat Asia. Disebutkan, tahun 2018 adalah tahun ketiga acara ini diselenggarakan dan menjadi momen pertama kali ia digelar di kawasan Asia Tenggara. Adapun waktu pelaksanaan sesuai jadwal resmi yang telah diumumkan adalah pada tanggal 6-13 Oktober 2018.

Menjelang pelaksanaan keseluruhan acara, pembukaan Asian Para Games yang dilakukan mulai 5 September nanti mencakup adanya Torch Relay Parade dan Paralympian Festival of Asian Para Games 2018 di beberapa kota di Indonesia, yaitu:

1. Mrapen, Grobogan dan Solo (5 September)

2. Ternate (9 September)

3. Makassar (12 September)

4. Denpasar (16 September)

5. Pontianak (19 September)

6. Medan (23 September)

7. Pangkal Pinang (26 September)

8. DKI Jakarta (30 September)

Lantas, cabang olahraga apa sajakah yang bakal dipertandingkan dalam perhelatan Asian Para Games 2018 nanti?

Tercatat, ada belasan cabor yang bakal menjadi pertarungan seru bagi para atlet. Cabang-cabang olahraga ini termasuk sebagai berikut:

Iklan

1. Panahan

2. Lari

3. Bulu tangkis

4. Boccia

5. Catur

6. Bersepeda

7. Bola gawang

8. Judo

9. Bowling lapangan

10. Angkat beban/angkat berat

11. Menembak

12. Renang

13. Bowling

14. Tenis meja

15. Bola voli

16. Bola basket

17. Anggar

18. Tenis

Dikabarkan, ada 42 negara yang bakal berperan sebagai peserta dalam Asian Para Games 2018, yang secara keseluruhan mengirimkan 3.000 atlet.

Jika dalam Asian Games lalu kita mengenal tiga maskot bernama Bhin Bhin, Atung, dan Kaka, Asian Para Games rupanya tak ingin kalah. Mengusung kearifan lokal Indonesia sebagai tuan rumah, maskot Asian Para Games yang dipilih adalah Momo, yang berwujud elang bondol khas Jakarta dan hanya hidup di Kepulauan Seribu.

Dengan sederet persiapan menjelang pembukaan dan pelaksanaan resmi, pesta olahraga atlet difabel ini jelas sangat dinanti banyak orang. Sejak bulan Agustus lalu, panitia penyelenggara Asian Para Games, yaitu Organizing Committee (INAPGOC), telah membukan pendaftaran tenaga volunteer sebanyak 8.000 tenaga untuk main event yang bakal diadakan di Jakarta. Tidak hanya terbuka untuk orang Indonesia, tenaga volunteer ini juga ditujukan kepada relawan yang merupakan warga asing.

Jadi, gimana, tertarik untuk ikut acara Torch Relay Parade di Solo besok Rabu? (A/K)

Terakhir diperbarui pada 3 September 2018 oleh

Tags: asian gamesAsian Para GamesAtletbowling lapangancabang olahragadifabeldisabilitaspara atletik
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia
Edumojok

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Para penyandang disabilitas jebolan SLB punya kesempatan kerja setara sebagai karyawan Alfamart berkat Alfability Menyapa MOJOK.CO
Ragam

Disabilitas Jebolan SLB Bisa Kerja Setara di Alfamart, Merasa Diterima dan Dihargai Potensinya

2 Desember 2025
Job fair untuk penyandang disabilitas di Surabaya buka ratusan lowongan kerja, dikawal sampai tanda tangan kontrak MOJOK.CO
Aktual

Menutup Bayangan Nganggur bagi Disabilitas Surabaya: Diberi Pelatihan, Dikawal hingga Tanda Tangan Kontrak Kerja

26 November 2025
diafebl jogja, JDA.MOJOK.CO
Sosok

Sukri Budi Dharma, Memberdayakan Difabel Jogja Melalui Seni di JDA

20 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Buka bisnis di desa sengsara, tidak bikin slow living MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.