Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

7 Tempat di Jogja yang Sebaiknya Jangan Dikunjungi

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
21 Desember 2019
A A
7 tempat di jogja yang sebaiknya jangan dikunjungi mojok.co tempat wisata recomended di jogja lokasi wisata paling bagus di jogja wajib dikunjungi

7 tempat di jogja yang sebaiknya jangan dikunjungi mojok.co tempat wisata recomended di jogja lokasi wisata paling bagus di jogja wajib dikunjungi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jogja memang kota yang indah. Katanya tiap sudut Jogja itu romantis. Tapi tetap saja ada tempat yang sebaiknya jangan dikunjungi di Jogja.

Tidak berlebihan jika menyebut Jogja adalah kota kenangan. Banyak tempat yang memberi warna dalam ingatan dan aroma tertentu yang akan membangkitkan ingatanmu (dekat kandang kuda UGM, misale). Tak peduli bahwa kota ini punya tingkat kriminalitas yang lumayan tinggi dan juga upah rendah, orang tetap menyebut Jogja adalah sebaik-baik tempat untuk kenangan.

Tapi seindah apa pun kenangan, tetap saja ada rasa sakit yang membekas. Bisa karena diputus pacar, bisa karena melihat pujaan hati bersama kekasih barunya, atau digerebek sama orang kampung karena main ke kos lawan jenis.

Artinya, tidak semua sisi Jogja pantas didatangi, se-Instagramable apa pun tempat itu. Dan dalam rangka itu, Mojok Institute membantu merangkum 7 tempat di Jogja yang sebaiknya tidak perlu dikunjungi.

#1 Embung Tambakboyo

Kalau Anda adalah mahasiswa bahasa Inggris dan ingin skripsian, sebaiknya jangan ke Embung Tambakboyo. Karena ya ngapain kalian ke Tambakboyo kalau mau skripsian? Di sana nggak ada kafe 24 jam, nggak ada wi-fi, nggak ada colokan. Orang ke Tambakboyo ya biasanya pacaran joging dan mancing. Kalau niat Anda skripsian ke Tambakboyo, sekiranya Anda perlu mengatur ulang prioritas hidup Anda.

#2 Stasiun Lempuyangan

Terutama untuk yang rumahnya di Banguntapan dan nggak bawa kendaraan. Kalau Anda mau pulang, nggak perlu beli tiket Prameks meskipun relnya nanti nglewati Janti. Anda tinggal pesen ojol pun nyampe. Lagi pula kereta nggak akan berhenti di Janti hanya untuk nurunin Anda.

#3 RS Hewan UGM

Musim hujan begini flu dan masuk angin jadi mudah menyergap. Cari tambanya ya ke angkringan, pesan jahe anget, atau K24 sekalian. Lha ngapain kalau masuk angin mengunjungi RS Hewan UGM. Apalagi kalau kamu nggak punya peliharaan sama sekali. Walau pun manusia masuk Kingdom Animalia, berobat untuk manusia sudah disediakan tempat di Sardjito, Panti Rapih, atau Bethesda.

Atau kecuali Anda berpikir bisa ganteng kalau abis grooming.

#4 Pantai Parangtritis

Karena (1) lokasinya jauh dan (2) Anda bukan Didi Kempot yang sedang menggubah lagu.

#5 Hartono Mall

Iklan

Jika Anda mencari nila dan udang buat pakan ikan atau umpan mancing lainnya, di Hartono Mall tidak tersedia barang begituan. Kalau mau nyari nila dan udang, cari ke Pasar Pingit. Tapi perlu berhati-hati, lampu merah di Pasar Pingit itu lamanya 3 kali siklus kehidupan.

Sama satu lagi, di Hartono Mall nggak ada yang jual rokok eceran.

#6 UNY

Jika kamu adalah anak baru lulus SMA, nggak perlu mengunjungi UNY jika ingin mendaftar jurusan Kedokteran. UNY nggak punya jurusan kedokteran, punyanya cuma slogan “World Class University” tapi nggak ada sabun di kamar mandi.

Kalau mau ndaftar kedokteran, ke kakaknya UNY aja, UGM itu lho.

#7 Starbucks

Anda nggak perlu mengunjungi Starbucks kalau mau minum Nescafe Cappucino apa Good Day. Mereka nggak jualan itu. Tapi jangan bawa tumbler starbucks isi teh anget juga. Masih mending bawa gorengan ke dalam XXI daripada bawa Torabika Cappuccino ke Starbucks.

Mbok yo rodo pekewuh.

Demikian daftar 7 tempat di Jogja yang sebaiknya jangan dikunjungi, persembahan dari redaksi Mojok yang kalau dipuji tidak terbang, kalau dikatai asu tidak tumbang. Tabik.

BACA JUGA Rapor 5 Game Terbaik 2019, Control Jadi Juara Satu atau artikel menarik lainnya di rubrik LIST.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2019 oleh

Tags: Jogjatempat wisata
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Aji sarjana hukum UGM, Jogja yang pernah ngojol. MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO
Edumojok

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO
Bidikan

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aji sarjana hukum UGM, Jogja yang pernah ngojol. MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Derita punya pasangan hidup sandwich generation apalagi bonus mertua toxic MOJOK.CO

Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.