Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Produk Indonesia yang Dicintai di Luar Negeri

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
8 September 2019
A A
5 Produk Indonesia yang Dicintai di Luar Negeri
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jangan meremehkan kekuatan produk Indonesia!. Nyatanya, ada beberapa produk yang jadi kecintaan masyarakat dunia—lima di antaranya ada di bawah ini.

Selama bertahun-tahun, kita kerap mendengar ajakan yang khas di layar televisi berupa kalimat “Cintailah ploduk-ploduk Indonesia” di sebuah iklan komersial. Tapi tahukah kamu, yang cinta sama “ploduk-ploduk” Indonesia nyatanya bukan cuma orang Indonesia doang, melainkan juga orang-orang di luar negeri.

Mojok telah melakukan per-stalking-an pengumpulan data soal apa-apa saja yang merupakan produk Indonesia, yang kemudian digemari orang-orang luar negeri. Kamu boleh mengamati daftar ini untuk lebih bersyukur betapa menjadi orang Indonesia adalah sebuah privilege yang besar dan penuh dengan kenikmatan.

1. Indomie

Merek mi instan yang satu ini telah mendunia sejak bertahun lalu. Kami pernah menulis bahwa di Nigeria, Indomie bahkan menjadi alat bantu kampanye seorang calon presiden! Ini bukan hal yang aneh-aneh banget, mengingat 74% pangsa pasar Nigeria dikuasai oleh Indomie, sampai-sampai tak sedikit orang yang mengira Indomie adalah produk asli Nigeria, alih-alih produk Indonesia. Hahahahahahahaha.

2. Tolak Angin

Di tahun 1990-an, keberadaan Tolak Angin di Amerika Serikat sempat dicurigai sebagai salah satu bentuk obat terlarang, sebelum akhirnya justru menjadi andalan bagi orang-orang sekitar saat mulai merasa not delicious body nggak enak badan. Persebaran Tolak Angin ke luar negeri, pada medio 2015, ada di angka 5% dari keseluruhan penjualan produk, tanpa iklan khusus untuk keperluan ekspor—sebuah pencapaian yang menggembirakan.

3. Rokok Kretek

Berbeda dengan rokok biasa, rokok kretek asli produk Indonesia dibuat dengan bahan baku tembakau dan cengkeh. Dilansir dari data BPS tahun 2018, ekspor rokok kretek Indonesia meningkat hingga 8,43% dengan tujuan terbesar ke negara-negara di Asia Tenggara, terutama Kamboja.

Konon, rokok kretek telah lama menjadi idaman konsumen di luar negeri, sayangnya peraturan dagang luar negeri justru mempersulit penyebarannya.

4. Hatten Wine

Kalau di warung-warung lokal kamu sering menemukan anggur cap Orang Tua, ternyata ada pula minuman sejenis yang terkenalnya sampai ke negara tetangga. Adalah anggur bermerek Hatten Wine yang merupakan produk Indonesia dari Bali yang telah memproduksi delapan jenis wine, yang jadi jawabannya!

Hatten Wine telah mendapatkan penghargaan di London melalui salah satu produk andalannya, yaitu Hatten Wine Rose, sementara target ekspornya kian meluas, mulai dari Singapura hingga ke negara-negara Eropa.

Sungguh “Orang Tua” dengan klasifikasi internasional~

5. Lea Jeans

Iklan Lea Jeans di televisi sering kali ditayangkan dengan model dari luar negeri, membuatnya tak tampak seperti “produk Indonesia”. Tapi dasar kita semua hobinya main stereotipe, nyatanya Lea Jeans adalah produk yang benar-benar datang dari Indonesia dengan pabrik yang lokasinya ada di Tangerang.

Sejak tahun 1976, Lea Jeans didirikan dengan berkiblat pada fashion dari Amerika Latin. Kualitasnya yang apik kian mengokohkan namanya di dunia internasional.

Lucu juga ya, giliran udah sampai level internasional, eh dianya malah dikira produk impor. Hadeeeeh!

BACA JUGA Bisnis Makanan Kekinian yang Layak Go International atau tulisan Aprilia Kumala lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: go internationalHatten WineIndomieproduk Indonesiarokok kretektolak angin
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

warmindo unggul dari warteg.MOJOK.CO
Kuliner

3 Alasan Sederhana Orang Memilih Makan di Warmindo daripada Warteg, Padahal Lauknya Kalah Lengkap

29 Juni 2024
warmindo tertua jogja menolak jadi warteg.MOJOK.CO
Kuliner

Warmindo Generasi Tertua di Jogja yang 42 Tahun Menolak Jualan Lauk Kayak Warteg, Setia dengan Burjo dan Indomie

23 Juni 2024
indomie di warmindo semarang.MOJOK.CO
Ragam

Kolaborasi Indomie dan Warmindo yang Mengubah Dunia Kuliner Mahasiswa, Anak Kos Melarat di Semarang Bisa Makan Gratis Sebulan

19 Juni 2024
Indomie Penyet Pak Lamidi, Hidden Gem Surabaya yang Nonstop Layani Pembeli Sampai Tutup MOJOK.CO
Kuliner

Indomie Penyet Pak Lamidi, Hidden Gem Surabaya yang Nonstop Layani Pembeli Sampai Tutup

2 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

THR belum cair, tapi sudah ludes dalam hitungan di kalkulator. Mudik lebaran memang tidak menyenangkan MOJOK.CO

THR Belum Cair tapi Sudah Jelas Ludes buat Dibagi-bagi, Yang Pasti Tak Ada Bagian untuk Diri Sendiri

23 Februari 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
5 makanan khas Jawa Timur (Jatim). Beri kesempatan kaum pas-pasan cicipi kuliner terbaik/terenak dunia MOJOK.CO

5 Makanan Khas Jawa Timur yang Beri Kesempatan Orang Pas-pasan Nikmati Kuliner Terenak Dunia, Di Harga Murah Pula

1 Maret 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Takjil bingka dari Kalimantan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.