Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Anggur Merah Idolaku, Anggur Merah Idolamu

Iqbal AR oleh Iqbal AR
8 Agustus 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Anak muda masa kini kayaknya kurang keren dan rebel tanpa anggur merah. Pokoknya. standar gaul yang edgy ya anggur merah alias amer. Titik!

Fenomena anggur merah atau amer sedang menjamur dan digandrungi kalangan anak-anak muda. Kayaknya, belum sah jadi anak muda edgy kalau nggak minum amer. Foto di media sosial pun lebih seru kalau pakai anggur merah. Mau nongkrong, minumnya juga amer. Mau nonton acara musik, bawa amer.

Iklan

Ah, pokoknya keren aja kalau ada amer. Untungnya, orang tua anak-anak edgy ini nggak tahu. Kalau tahu, habis pasti. Habis karena diminum duluan maksudnya. Hehe.

Tapi, terlepas dari kepopulerannya, minuman ini memang sering disalahgunakan. Amer ini asal muasalnya adalah jamu, dengan dosis minum satu sendok makan per hari dan bagus untuk kesehatan.

Nah, oleh beberapa orang, termasuk saya, dosis ini ditingkatkan jadi satu botol per hari, meski kurang baik untuk kesehatan. Ambyar ya pasti, tapi selama minumnya nggak tiap hari dan nggak bikin onar, saya rasa oke-oke saja.

Pokoknya, amer dulu!

Mabuk enak dan murah meriah bareng anggur merah

Kepopuleran amer alias anggur merah memang nggak bisa dipisahkan dari harganya yang murah meriah. Untuk ukuran wine lokal, amer cap Orang Tua, misalnya, bisa dibilang paling murah, enak lagi. Bayangkan saja, cukup dengan 65 ribu rupiah, kita sudah bisa dapat satu botol amer cap Orang Tua 650 ml, plus kepala pusing, tapi enak. Kurang murah apa coba?

Selain murah dan enak, amer cap Orang Tua juga mudah didapatkan. Cari aja di warung-warung jamu sekitar. Biasanya, kalau di warung jamu, amernya diwadahi plastik, dan pakai sedotan. Nggak pakai botol. Jadi, kita minumnya kayak minum Marimas rasa anggur, gitu. Sungguh nostalgic ke masa SD. Harganya juga lebih murah. Kalau plastikan gitu, harganya cuma sekitar 40 ribu.

Kalau dibandingkan dengan minuman jenis serupa lainnya, anggur merah cap Orang Tua tentu menang murah. Wine lokal selain amer Orang Tua saja masih dijual di atas 100 ribu.

Ada nggak yang harganya lebih murah? Ada, sih, tapi nggak enak banget rasanya, mirip-mirip air cucian ditambah Jas-Jus Anggur. Nggak enak pokoknya. Saran saya, sih, mending amer cap Orang Tua.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Percaya deh, anggur merah yang satu ini adalah solusi kalau kamu mau mabuk enak, murah, tapi aman.

Eh tapi, kalau semua orang minum amer, ya pasti harganya naik lagi. Sekarang ini, peminatnya pun meningkat. Artinya, harganya ikut meroket.  Tahun lalu aja sebotolnya masih 50 ribu, eh sekarang kok sudah 65 ribu aja. Ckckck!

Pengin curhat tapi malu? Anggur merah pilihannya!

Lagi berantem, patah hati, lalu mau curhat tapi gengsi? Amer-in dulu aja, Bosque.

Seakan jadi tradisi, terutama bagi kaum laki-laki yang untuk curhat saja masih malu-malu dan nggak lepas, menjadi mabuk dengan anggur merah adalah solusi. Entah kenapa, kondisi setengah sadar memang bikin hati lepas gitu. Bisa mencurahkan keluh kesah yang menyiska. Tsadeeest.

Iklan

Dilansir dari laman Beergembira.com, ketika mabuk, bagian otak yang berfungsi untuk menahan seseorang mengekspresikan semua perasaan bakal di-shut down oleh alkohol. Jika biasanya seseorang selalu menyembunyikan perasaan, keadaan mabuk bakal membuat situasi menjadi terbalik. Hal ini terjadi karena alkohol memperlambat kerja bagian otak kita yang berpikir “Nobody cares”.

Jadi kecintaan artis dan tokoh terkenal

Bukan cuma anak edgy yang haus like di media sosial, beberapa artis dan public figure juga ikut berpose dan mengunggah foto dengan anggur merah. Sebut saja Melanie Subono, yang hampir di tiap unggahan Instagramnya selalu ada anggur merahnya. Ada juga Leony VH, mantan anggota Trio Kwek Kwek yang mengunggah foto anggur merah di Instagram Story-nya baru-baru ini.

Wow. Kirain artis-artis ini minumnya yang mahal-mahal, ternyata anggur merah yang murah disikat juga.

Bisa jadi, ini merupakan manuver bisnis yang keren dari Orang Tua sebagai produsen dari produk anggur merah. Mereka menggandeng beberapa artis dan public figure untuk jadi brand ambassador-nya demi menambah kepopuleran amer, terutama di kalangan anak muda.

Tapi, namanya juga anak muda; lihat ada artis rebel sedikit, pasti diikutin. Nanti, saat mereka udah nggak muda dan kerja full-time jadi netizen, kalau ada artis rebel sedikit, pasti gantian diceramahin pakai kalimat andalan “Sekadar mengingatkan”.

Yah, sebagai penutup yang bijaksana, saya juga mau mengingatkan, nih: Kalau mau minum, silakan, asal cari teman. Jangan sendiri. Aku ngombe dewe yo wegah, aku yo klenger!

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2019 oleh

Tags: ameranggur merahcap orang tuaLeony VHmabukMelanie Subono
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis dan reporter lepas. Tinggal di Malang.

Artikel Terkait

Kabar

Berkat Pagar Nusa Saya Tak Lagi Minum Miras, Kini Saatnya Bela Korban Penusukan Santri Krapyak

29 Oktober 2024
Tembalang Semarang Merekam Sisi Gelap nan Liar Mahasiswa Undip MOJOK.CO
Ragam

Ngontrak di Tembalang Semarang, Hari-hari Saya Menyaksikan Sisi Bejat Mahasiswa Undip

20 Juni 2024
Ngerinya racikan oplosan pencabut nyawa
Jogja Bawah Tanah

Ngerinya Racikan Oplosan yang Mencabut Nyawa

17 Juni 2021
Dear Kuntilanak, Mending Rakit PC daripada Nakut-nakutin Saya Pas Saya Lagi Mabuk MOJOK.CO
Malam Jumat

Dear Kuntilanak, Mending Rakit PC daripada Nakut-nakutin Saya Pas Saya Lagi Mabuk

3 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita anak magang atau PKL SMK: diperlakukan sebagai pekerja penuh waktu hingga ikut lembur dan dibentak-bentak MOJOK.CO

Magang SMK Tak Dibayar tapi Jadi Tenaga Kerja Serabutan, Ikut Lembur hingga Dibentak-bentak kalau Ada Kesalahan

9 Juli 2026
Lulus dari Universitas Mataram lanjut ke University of Queensland Australia. MOJOK.CO

Kisah Awardee LPDP yang Tak Ingkar Janji: Dulu Hanya Bocah Penggembala Kuda, Kini Jadi Asisten Gubernur NTB

6 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026
Pelajaran mahal setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI MOJOK.CO

Pelajaran mahal yang saya dapat setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI: Saya pikir sudah berhitung dengan benar tapi pasar berpendapat lain

9 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.