Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Cara Anti Ketiduran Saat Sidang untuk Lora Fadil dan Anggota DPR Lainnya

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
5 Oktober 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Berangkat dari keresahan masyarakat gara-gara tertidurnya Lora Fadil, kami tergerak menerbitkan 5 langkah praktis anti-ngantuk untuk anggota DPR.

Tertidurnya anggota DPR Lora Fadil saat pelantikan sedang berlangsung tempo hari membuat kami, Panitia Penulis Rubrik List di Mojok.co, yakin seyakin-yakinnya bahwa Yang Bersangkutan tidak membaca kiat-kiat agar tidak ketiduran di saat-saat genting yang pernah kami tulis di sini. Tapi nggak apa-apa, sebagai anggota DPR, Lora Fadil tentu terlalu sibuk untuk nge-scroll artikel-artikel Mojok yang jumlahnya udah ribuan ini.

Iklan

Berangkat dari keresahan hati dan masyarakat sekitar yang sering kali dihujani kabar berita soal tertidurnya anggota DPR saat sidang—termasuk seperti Lora Fadil saat pelantikan—kami jadi tergerak menerbitkan 5 langkah praktis khusus bagi para wakil rakyat agar tidak masuk ke lubang yang sama. Besar harapan kami, 5 cara anti ketiduran untuk anggota DPR ini bisa dipertimbangkan dan, syukur-syukur, mendatangkan hasil yang diharapkan.

*JENG JENG JENG*

1. Ganti Kursi

Coba googling “anggota DPR tidur” dan perhatikan bagaimana mereka duduk di kursi yang empuk dan, setidaknya, punya sandaran yang nyaman. Sesungguhnya, sandaran punggung ini membantu proses tidur mereka. Maka, solusi yang bisa ditawarkan adalah…

…mengganti kursi sandaran tadi dengan bangku panjang seperti di depan gerobak angkringan!!!1!!!1!!!!

Dengan bangku kayu yang panjang ini, Lora Fadil dan anggota DPR lainnya tentu nggak bisa bersandar dan merem dengan khidmat. Mamam.

2. Ganti Kursi (Lagi)

Kalau bangku kayu terkesan tidak modern, masing-masing anggota DPR bisa patungan untuk meng-upgrade kursi mereka menjadi kursi yang biasanya kita temui di teater JKT48 4 Dimensi, atau bahkan 8 Dimensi kalau kamu main ke Sindu Kusuma Edupark, Yogyakarta.

Kursi jenis ini akan bergoyang, bahkan mengeluarkan angin, air, atau rumbai-rumbai nggak jelas di bagian kaki, yang bakal mengejutkan siapa saja yang mendudukinya, di saat-saat tertentu. Kalau anggota DPR menggunakan kursi ini, mungkin mereka bisa meminta teknisi khusus untuk nge-set si kursi untuk bergoyang-goyang heboh setiap 10 menit sebagai alarm yang ampuh.

3. Buang Kursinya

Masih bahas soal kursi, saya rasa ada baiknya juga untuk mempertimbangkan ketiadaan si kursi. Saking seringnya anggota DPR tertidur di atas kursi, kenapa belum ada gagasan untuk menihilkan keberadaan kursi sekalian, ya?

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Coba, deh, perhatikan konser-konser musik: ada tiket festival yang mengharuskan penontonnya berdiri dan semuanya tetap terjaga sepanjang acara—tidak ada yang tertidur. Dengan prinsip yang sama, tidakkah hal itu bisa berlaku bagi Lora Fadil dan anggota DPR lainnya?

4. Bikin Konser

Cukup sudah bicara soal kursi—sekarang saya mau bahas soal konser. Kalau memang tidak memungkinkan menihilkan kursi, kenapa tidak menggelar konser saja di tengah-tengah sidang dan pelantikan? Pengisi acaranya pun tak perlu dipusingkan lagi—ingat, di dalam ruangan anggota DPR, selain Lora Fadil, di sana juga ada artis kenamaan ibu kota: Krisdayanti dan Mulan Jameela.

Agar lebih relevan dan tidak dianggap pemborosan anggaran, pengisi konser bisa menyanyikan materi sidang dengan nada lagu-lagu mereka. Tentu ini sebuah ide yang nggak jelek-jelek amat karena, setidaknya, orang-orang yang mau tidur jadi terganggu karena merasa terlalu berisik dan terpaksa menyimak materi.

5. Bikin Revisi UU atau RUU

Anggota DPR periode berikutnya telah membuahkan kalimat-kalimat protes seperti: “Udah bener DPR tidur, sekalinya bangun malah ngawur!”. Padahal, ada sebuah hal positif yang terkandung di sana: mereka semua tidak lagi tertidur sembarangan.

Iklan

Jadi sepertinya, alangkah menantang bagi Lora Fadil dan anggota DPR lainnya untuk duduk, lalu membahas revisi UU dan RUU kembali. Kalau perlu, revisinya yang mengundang kontroversi.

Soalnya, kalau nggak, ya jelas mereka tidur lagi.

BACA JUGA Ada yang Menjabat Sampai 30 Tahun, Kenapa Masa Jabatan Anggota DPR Tidak Dibatasi? atau artikel Aprilia Kumala lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: Anggota DPRketiduranLora Fadilmulan jameelapelantikan
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Rugi Buka SPBU di Papua? DPR Bisanya Cuma Omong Kosong MOJOK.CO
Esai

Rugi Buka SPBU di Papua? Kalau DPR Menantang, Korporasi Bisa Menantang Balik karena DPR Cuma Bisa Melempar Retorika

3 Oktober 2025
profil khofifah politisi perempuan
Kotak Suara

Khofifah Diharapkan Jadi Bu Nyai Berakhir Jadi Politisi

21 Februari 2023
Surat Terbuka untuk Arteria Dahlan dari Orang Sunda
Esai

Surat Terbuka untuk Arteria Dahlan dari Orang Sunda

21 Januari 2022
Esai

Pakai GPS, Sering Baca Al-Quran, Literasi Bagus tapi Masih Tersesat

27 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saat mengantar anak mencari kos untuk persiapan kuliah di PTN Jogja: anak antusias jadi mahasiswa baru (maba), orang tua justru menyimpan kecemasan yang tidak hanya persoalan UKT mahal MOJOK.CO

Saat Antar Anak Cari Kos dan Tak Sabar Jadi Maba, Ortu Tampak Antusias tapi Diam-diam Sembunyikan Cemas

8 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
Terima Kasih No Na! "Udah Siap Belum?" Akhirnya Mengalahkan "Mas Bahlil Ganteng" di Kepala Bocil

Terima Kasih No Na! “Udah Siap Belum?” Akhirnya Mengalahkan “Mas Bahlil Ganteng” di Kepala Bocil

6 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Setiabudi Jakarta Selatan, Work Life Balance.MOJOK.CO

Kawasan Setiabudi Strategis buat Ngekos, tapi Menyimpan Masalah yang Menyiksa Perantau Gen Z Jakarta

7 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.