Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Alasan Kenapa Tidak Perlu Mandi Pagi

Manfaat tidak mandi

Azka Maula oleh Azka Maula
4 Desember 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mandi pagi adalah satu bentuk pesimisme akan penampilan. Oleh karena itu, saya bakal menyadarkan Anda bahwa mandi pagi sebenarnya nggak perlu dilakukan.

Kegiatan membasuh tubuh di pagi hari atau biasa kita kenal dengan mandi pagi merupakan hal yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Tapi, seberapa pentingkah kegiatan itu dilakukan secara rutin? Nggak ada penting-pentingnya sih, paling buat bikin kita lebih seger dan bersih aja untuk memulai hari.

Bahkan kalian bakal dicap jorok jika tidak mandi pagi oleh teman-teman. Tenang saja, itu cuma tuduhan tidak berdasar. Nyatanya memang nggak jorok, kok, tapi jorok banget. Halah.

Bagi kalian yang bosan dengan rutinitas yang gerakannya cuma itu-itu aja, ini ada beberapa alasan kenapa kalian tak perlu mandi pagi. Ingat, ini bukannya membuat kita jadi malas mandi loh, ya, melainkan karena kebosanan semata. Ya, bosan mandi.

Tidak mandi pagi karena #1 Hemat Waktu

Rata-rata orang biasa mandi pagi biasanya memakan waktu selama 7­-10 menit.  Itu baru mandinya saja, belum lagi ditambah aktivitas ngamar mandi yang lainnya, seperti buang air kecil dan buang air besar dan melamun. Bisa memakan waktu hingga setengah jam lebih. Belum nanti mengeringkan badan, bisa ketambahan 5 menit. Jadi total ada 45 menit waktu yang digunakan untuk melakukan prosesi ngamar mandi dari kering ke basah kemudian kering lagi.

Jika kalian melewatkan prosesi mandi, kalian kalian akan memangkas waktu dari yang tadinya 45 menit menjadi 15 menit. Waktu 15 menit tersebut bisa kalian gunakan untuk sarapan atau kegiatan lainnya. Dan kalian bakalan bisa melakukan kegiatan pagi hari seperti berangkat kantor, kuliah, atau ke sekolah lebih santai.

Loh, mosok nggak cuci muka atau gosok gigi?

Tenang, itu bisa dilakukan sembari kalian buang air besar.

Tidak mandi pagi karena #2 Hemat Air

Dalam sekali mandi dikisarkan kita membuang 30-an liter air. Itung-itungan kasarnya, jika kita mandi dua kali sehari, sudah ada 60 liter air yang terbuang untuk membasahi tubuh sendiri. Bayangkan di Indonesia kira-kira ada 3,9 juta jiwa yang terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih. Hambok sekali-sekali turut prihatin gitu lho atas apa yang menimpa mereka.

Bayangkan jika 250 juta jiwa rakyat Indonesia mandi dua kali sehari, nah lho itung sendiri aja itu 250 juta dikalikan 60. Berapa miliar air yang terbuang hanya untuk mandi? Jika kita bisa mengurangi setengahnya saja, itu sudah merupakan jumlah yang besar loh.

Janganlah boros-boros air. Toh, mandi sekali sehari juga nggak bikin kita mati. Ya nggak terlalu urgent-urgent banget lah kita buang-buang 30 liter air di pagi hari.

Tidak mandi pagi karena #3 Biar Dikira Bule

Iklan

Tau nggak sih kalau orang-orang bule itu jarang banget mandi pagi. Biasanya mereka cuma cuci muka gosok gigi sebelum melakukan aktivitas di pagi hari. Toh mereka baik-baik aja, malah bisa jadi negara yang kuat karena kebiasannya nggak mandi pagi. Halah, ya nggak ada hubungannya keles.

Tapi, hal ini patut kalian coba jika kalian ingin menjalani laku seperti bule. Tasya Farasya sudah melakukannya.

Tidak mandi pagi karena #4 Nggak Ngefek

Ali, teman saya (bukan Ali de Praxis lho ya, ini Ali yang lain) memiliki kebiasaan yang sangar. Dia sangat jarang sekali mandi, mungkin dalam seminggu bisa dihitung dengan satu jari berapa kali ia mandi. Bahkan ia sempat taruhan lama-lamaan nggak mandi sama salah satu temannya dengan mahar mi dhokdhok. Dan temannya langsung menyanggupi tanpa melihat bagaimana latar belakang Ali.

Taruhan tersebut berlangsung hingga empat hari. Sang kompetitor sudah tidak mampu menahan dirinya untuk mandi. Meski sudah tahu dirinya bakal menang, tak lantas membuat Ali lekas mandi, ia malah melanjutkan hingga hari ke-14. Ya, selama 2 minggu ia tidak mandi.

Setelah saya wawancara secara lebih in depth, ia akhirnya buka suara kenapa ia betah dengan ketidakmandiannya itu. “Nggak ngefek blas mandi nggak mandi sama aja, jomblo-jomblo juga,” katanya prihatin.

Kalau ada yang bilang nggak mandi itu bikin susah konsentrasi, susah tidur, dan bikin stres, nyatanya si Ali tetap bisa bekerja sebagaimana mestinya, kualitas tidur juga nggak buruk-buruk amat, dan dia selalu riang gembira membuat teman-temannya tertawa.

FYI aja sih, si Ali itu jago main gitar, jago gambar, agitator ulung, dan cuma satu kurangnya dia. Jomblo. Kalau saya sih rajin mandi, makanya punya pacar.

Tidak mandi pagi karena #4 Bangun Kesiangan

Satu lagi, jika kalian ditanya kenapa kok nggak mandi pagi? Bilang aja bangunnya kesiangan. Jadi nggak mandi pagi, tapi mandi siang.

BACA JUGA Menambah Masalah Hidup dengan Ikutan Challenge Mandi sambil Naik Motor dan artikel Azka Maula lainnya.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2021 oleh

Tags: BuleMalas MandiMandi PagiTidak Mandi
Azka Maula

Azka Maula

Ilustrator Mojok.

Artikel Terkait

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos MOJOK.CO
Esai

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos

24 April 2026
Rontak-rantek Banyumas
Liputan

Rontak-rantek, Menu dari 15 Rumput Liar di Baturaden yang Membuat Bule Tinggalkan Roti

31 Mei 2022
ilustrasi Anya Geraldine VS Kevin Aprilio dalam Pertarungan Duta Mandi Nasional mojok.co
Pojokan

Anya Geraldine VS Kevin Aprilio dalam Pertarungan Duta Mandi Nasional

19 Oktober 2021
Ketika Katharina Stögmüller Bertemu Agus Mulyadi
Video

Ketika Katharina Stögmüller Bertemu Agus Mulyadi

30 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Skandal Kopenhagen dan Travel Grant: Mengapa Sistem Akademik Indonesia Justru Melahirkan Conference Hunter Palsu? MOJOK.CO

Skandal Kopenhagen dan Travel Grant: Mengapa Sistem Akademik Indonesia Justru Melahirkan Conference Hunter Palsu?

29 Mei 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

1 Juni 2026
Pentingnya keamanan siber di dunia digital. MOJOK.CO

Idul Adha: Refleksi untuk Kita yang Rela Mengorbankan Data Pribadi Dijual Secara Bebas Tanpa Tahu Kefatalannya

28 Mei 2026
Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

1 Juni 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.