Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Sambutlah Mata Pencaharian Baru untuk Pengangguran: Ngambek ke Pacar

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
18 Juni 2020
A A
ngambek ke pacar minta beliin rumput laut lipstik ditagih setelah putus mama suka rumput laut azfahira lowongan kerja mata pencaharian baru pacaran new normal merajuk mojok.co

ngambek ke pacar minta beliin rumput laut lipstik ditagih setelah putus mama suka rumput laut azfahira lowongan kerja mata pencaharian baru pacaran new normal merajuk mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada lowongan kerja baru nih, Lur. Cuma butuh keahlian merajuk dan punya pacar. Pekerjaannya tidak terikat kontrak pula, yaitu: Ngambek ke pacar.

Dibutuhkan segera:
Perajuk handal dengan spesifikasi sebagai berikut.
1. Pria/wanita
2. Usia yang penting udah balig.
3. Punya pacar, gebetan, fwban, cem-ceman, dst. dst..
4. Tidak butuh yang berpengalaman, fresh graduate juga boleh.
5. Punya keahlian merajuk atau minimal mau belajar merajuk.

Besaran gaji sesuai dengan usaha ngambek ke pacar, makin serius penyebab ngambeknya, makin berkesempatan dapat cuan dan barang-barang menarik lainnya. Bekerja tanpa tekanan, tanpa bos, tanpa target. Kegigihan diutamakan.

Ada yang tertarik? Kalau memang tertarik silakan dilakukan dan dipraktikkan sendiri, nggak perlu melamar dan kirim-kirim CV ke saya.

Mata pencaharian ini terdeteksi sebagai cara baru mendapatkan penghasilan setelah saya mengamati media sosial belakangan. Mbak-mbak yang ngambek ke pacar dan minta dibeliin rumput laut mama suka, hey, Mbak, anda sungguh jenius. Saya juga demen mama suka yang pedes. Saya berharap dengan adanya kasus ini maka mampu mengentaskan pengangguran dan terjadi pemerataan pendapatan.

Mendapat uang dan keuntungan ternyata mudah sekali. Wow! Begini begini, jangan protes dulu. Perasaan cinta dan kasih sayang itu konon mahal banget harganya kan? Nah, maka dari itu mengapa kita tidak lantas menguangkan perasaan itu saja? Sebagai seorang oportunis saya agak terpanggil.

Kawan kami yang bernama Kina bahkan membuat kesempatan ini terbuka begitu lebar. Kata dia, temannya ada yang ngambek ke pacar lalu minta dibeliin emas. Hmmm, super. Emas bukan cuma perkara perhiasan yang manis kalau dipakai, melainkan juga modal dan investasi jangka panjang. Jika hubungan mereka akhirnya, mohon maaf, potek di tengah jalan, maka salah satu pihak setidaknya sudah nabung.

Ada pun kalau ditagih lagi sama si mantan, tinggal bikin status di media sosial atau akun menfess. Nantinya si mantan yang menagih itu bakal dikata-katain sebagai orang yang pacaran nggak ikhlas. Bahkan satu dua netizen yang suka keributan bakal bilang,

“Mas, kalau kamu sayang beneran, emas dan duit segepok juga nggak akan ditagih lagi. Kamu pikir pacarmu bisa dibeli dengan harta bendamu yang nggak seberapa itu?”

“Wuoooy, cuma orang nggak berduit yang nagih pemberiannya ke mantan. Reino Barack nggak pernah gitu ke Luna Maya asal lo tau ye…”

Di sini kita melihat sebuah celah yang sangat bagus dalam dunia bisnis dan UMKM. Bung dan Nona cuma perlu modal sayang, merajuk, dan menjiwai peran. Kalau bisa sih macarin orang kaya biar kalau ngambek, tanpa perlu diminta si doi bakal membelikan sesuatu untuk menebus rasa bersalahnya. Ingat yah, ini berlaku buat cowok dan cewek karena pada dasarnya bucin nggak mengenal gender.

Kembali ke soal mbak-mbak rumput laut tadi. Meskipun dia merajuk untuk dibelikan makanan-makanan yang nantinya hanya bakal diproses jadi feses, profesi ngambek ke pacar bagaimana pun tetap menguntungkan.

Bayangin aja kalau mbak-mbaknya sedikit berani, saat ngambek ke pacar dia mau minta dibeliin caviar dan truffle mushroom. Yakin deh, Chef Arnold pun tercengang melihat taktiknya.

Berdasarkan kepo yang saya lakukan (mf qu gamau spill, cari sendiri eaa~) setelah putusnya si cewek rumput laut dengan mas-mas rumput liar, ada sebuah konflik di mana mas rumput liar mulai nagih mentahan. Jika jiwa bisnis Anda lebih bergejolak, tentu Anda dan saya punya pemikiran yang sama kan?

Iklan

Ya, ternyata jadi pacar yang dimintain ini itu saat si doi ngambek juga sebuah kesempatan menabung dengan benar. Turuti saja semua kemauannya, selalu buat seolah-olah semuanya jadi mudah, seolah dia yang minta dan bukan kamu yang ngasih. Rajin-rajinlah mencatat pengeluaranmu buat si doi, termasuk berapa banyak bensin dan kuota yang kamu habiskan di masa pacaran. Jumlahkan, dan jangan lupa di mark-up. Karena buat apa tidak di mark-up kalau tidak diawasi KPK?

Dengan begitu akan terjadi duel antara strategi ngambek ke pacar dan strategi menagih pemberian pasca putus. Keduanya membentuk keseimbangan kosmis, harmoni yang indah di lini masa.

Netizen ini hendak mempraktikkannya. Sungguh seorang yang cepat mengambil pelajaran dari pengalaman orang lain. Lanjutkan, Kak.

Nanti aku kalo ngambek, minta beliin rumput laut mama suka ah ama doi wkwkwk

— bkulians (@bumbukencur) June 16, 2020

Bersiaplah menyambut era baru 4.0 dengan kesempatan mata pencaharian baru yang nggak main-main dahsyat keuntungannya. Apa lagi kalau bukan NGAMBEK KE PACAR mode on.

BACA JUGA Lebih Baik Jadi Orang Fast Respons daripada Slow Respons karena Gengsi atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2020 oleh

Tags: Asmaralowomgan kerjamedia sosial
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Brain Rot karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok.MOJOK.CO
Mendalam

Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Pembusukan Otak karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok

3 Juli 2025
Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial MOJOK.CO
Kilas

Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial

9 September 2023
Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads. MOJOK.CO
Kilas

Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads

7 Juli 2023
pemilih pemula mojok.co
Kotak Suara

Survei CSIS: Pemilih Pemula Manfaatkan Medsos sebagai Sumber Informasi

6 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.