Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Raditya Dika Beri Kado Saham buat Anak, Kita juga Bisa Kasih Hadiah Progresif Versi Lain

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
8 Mei 2021
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bapack-bapack sekarang memang beda. Raditya Dika kasih kado ultah buat anaknya berupa saham sebagai perwujudan melek investasi yang sesungguhnya.

Hadiah buat orang tercinta memang lebih kepada cerminan siapa yang memberi. Mau pilih kado yang berkesan, berguna, atau dua-duanya sekalian, ya bebas. FYI aja nih, Raditya Dika baru saja berikan kado saham buat anaknya, Alinea yang baru berusia dua tahun. Kado tersebut terdiri dari 6 lot saham perusahaan makanan bayi yang anaknya sukai dan 5 lot saham perusahaan yang es krimnya juga jadi favorit si anak.

Tidak lupa, Raditya Dika juga mengunggah momen ini di media sosial dan ingin suatu saat anaknya memahami kekuatan compounding returns. Sebuah hadiah ulang tahun yang tidak mengherankan dari seseorang yang melek investasi kayak blio. Suatu saat, kado yang mungkin bakal “dilupakan” anaknya ini malah bisa menyeimbangkan penghasilannya di masa remaja.

Masalahnya gini, kawan-kawan yang nggak paham soal saham dan investasi kayak Bang Radit apakah bisa ngasih kado ulang tahun atau hadiah lain yang sama progresifnya? Tentu bisa.

#1 Kado emas

Kalau nggak paham betul investasi kayak Raditya Dika, setidaknya paham dong logikanya nabung emas? Emas bahkan cenderung lebih “murah” buat dijadikan kado ulang tahun, kado pernikahan, dan kenang-kenangan. Nggak usah pusing memikirkan belinya di mana, ngasihnya dalam bentuk apa. Sebab, emas bisa dibeli secara fisik maupun dalam bentuk tabungan. 

Meskipun harga emas nggak selamanya naik, tapi investasi emas di Indonesia tergolong aman karena minim risiko. Kamu juga bisa berikan kado emas yang sudah berbentuk perhiasan, bisa sekalian dipakai tuh.

#2 Kado tanah beserta bibit pohon jati

Kado ulang tahun progresif yang satu ini terdengar lebih fancy memang. Tapi, jangan salah, kado ini bisa sangat berharga dalam dua puluh tahun ke depan dan menjadikan pemiliknya auto-kaya. Sertifikat lahan yang telah ditanami bibit pohon jati bisa diberikan buat anak tercinta, tabungan masa depan yang tak ternilai harganya.

Sebelas dua belas dengan hadiah saham ala Raditya Dika, bedanya kado lahan dan bibit pohon jati ini adalah “cara lama” yang biasanya dipakai boomer. Setidaknya investasi jenis ini jelas minim banget risiko meskipun return atau manfaat yang dipanen bakal begitu lama.

#3 Kado physical investment 

Kalau ribet beli saham, nggak punya tanah, dan menganggap kado emas terlalu receh, kita tetap bisa memilih physical investment lainnya. Misal, kado investasi di warung pecel, kepemilikan usaha fotocopy, dan lain-lain. Tapi, kayaknya kado semacam ini cuma bisa diberikan kepada kerabat dekat atau anak sendiri. Di Indonesia, kepemilikan usaha, bangunan, dan sebagainya lebih familier dengan nama “warisan” yang buntutnya sering menimbulkan perpecahan.

Sekadar tips nih, lebih baik aset-aset riil semacam ini benar-benar diberikan atau diwariskan pada orang lain dengan jelas. Terkadang ada aset-aset berharga yang dipunyai seseorang, tapi nggak dikelola dengan baik dan nggak dianggap berpotensi. Ujungnya diabaikan dan jadi rebutan sepeninggal pemiliknya. Duh, ngebayangin aja ribet.

Setidaknya dengan inisiatif Raditya Dika ngasih hadiah saham, kaum yang bodo amat sama masa depan mulai memutar otak untuk memahami pentingnya investasi. Mau investasi di sektor riil atau sektor keuangan, bebas. Yang penting sektornya benar-benar kita kuasai buat mencegah risiko yang menghantui.

BACA JUGA Menghitung Penghasilan Minimal Raditya Dika dalam Setahun dan tulisan AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: Investasiinvestasi sahamkado ulang tahunraditya dika
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop
Sehari-hari

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Rp100 juta pertama, tabungan bersama pas pacaran itu bikin repot MOJOK.CO
Urban

Usia 30 Harus Punya Rp100 Juta Pertama, Tapi Mustahil bagi Sandwich Generation yang Gajinya Pas-pasan dan Sudah Ludes di Tengah Bulan

10 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung
Sehari-hari

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO
Cuan

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO

Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik

9 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.