Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Persiapan Sebelum Bikin Surat Lamaran CPNS 2019 ala Mojok

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
12 November 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pendaftaran CPNS sudah dibuka tanggal 11 November 2019 dan akan berakhir 24 November besok. Udah bikin surat lamaran CPNS belum?

Kabar baik untuk CPNS-hunter seantero alam raya, mulai hari Senin (11/11) pukul 11.11 PM, kemarin pendaftaran seleksi CPNS sudah dibuka. Buat kamu yang sudah disuruh oleh orang tua atau punya hajat ingin memperkuat peluang diterima oleh calon mertua, kamu bisa langsung melakukan pendaftaran lewat situs https://sscasn.bkn.go.id/.

Menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN), diperkirakan tahun 2019 ini bakal ada kenaikan signifikan sebesar 5-10 persen dibandingkan tahun lalu. Artinya surat lamaran CPNS 2019 bakal mencapai angka sekitar 4,8 sampai 5,5 juta. Waw, udah mau mendekati peserta Reuni 212 aja nih.

Jumlah sebanyak itu jelas merupakan kabar yang tidak mengenakkan buat Gen Z dan Generasi Milenial. Dipikir nggak bakal lagi ada anak muda yang tertarik jadi PNS, ternyata dari tahun ke tahun jumlah yang ngirim surat lamaran CPNS terus naik.

Peningkatan ini jelas bikin persaingan jadi jauh lebih sengit. Bahkan jauh lebih sengit ketimbang langkah Manchester United untuk menjauhi papan tengah Liga Inggris tahun ini.

Kalau dilihat dari tahun 2018 silam, masa puncak surat lamaran CPNS berbondong-bondong masuk adalah pada satu minggu terakhir sebelum penutupan (pendaftaran ditutup 24 November 2019). Maklum, mereka yang mau kirim surat lamaran CPNS biasanya masih suka stalking-stalking dulu. Cari-cari instansti mana yang dituju.

Nah, untuk dokumen-dokumen persiapan mengirim surat lamaran CPNS, mungkin kamu bisa cek di situs-situs lain. Kayak syarat pas foto, ijazah, dan lain-lain. Oleh karena udah banyak yang bahas, Mojok kali ini bakal kasih tips, apa saja yang perlu kamu siapin sebelum mengirim surat lamaran CPNS. Dan jelas ini elemen yang jauh lebih penting.

Yuk, cekidot.

Tidak Buta Huruf

Pastikan dulu dengan sangat seksama kalau kamu nggak buta huruf. Bisa makin runyam ceritanya kalau ternyata selama ini kamu nggak sadar kalau kamu itu buta huruf. Sebab, jadi PNS itu harus pandai dalam soal membaca. Apapun jabatannya, kemampuan membaca itu penting. Seperti membaca koran di kantor, sambil ngopi-ngopi ganteng plus main Solitaire.

Coba bayangin kalau kamu buta huruf dan kamu harus main Solitaire atau main Zuma pada hari pertama kerja? Kan susah itu main kedua game itu kalau ternyata kamu buta huruf? Lalu kalau kamu nggak bisa main, emang kamu siap dikucilkan oleh pergaulan? Kan nggak? Makanya itu, pastikan dulu sebelum mengirim surat lamaran CPNS kamu nggak buta huruf.

Bukan pendukung khilafah harga mati

Menjadi seorang muslim yang mengidam-idamkan sistem khilafah mungkin boleh-boleh saja. Masalahnya, hal itu tidak boleh kalau dilakukan di Indonesia dengan Pemuda Pancasilanya. Tapi kalau mau menerapkan di negara lain ya boleh-boleh saja.

Oleh karena itu, kalau kamu merasa pemerintahan Indonesia kali ini adalah thoghut dan harus segera direvolusi, ada baiknya kamu tak perlu mengirim surat lamaran CPNS. Bukannya gimana-gimana, takutnya bisa mencederai niat hati mulia nan suci yang ada di sanubarimu.

Ya kan nggak bagus kalau mengharamkan sesuatu tapi kita malah mencoba masuk ke dalamnya. Kalau dalam bahasa situ kan namanya muna… muna… munafff…

… apa hayoo?

Iklan

Pastikan kamu bukan warga negara Madagaskar

Republik Madagaskar merupakan negara yang menempati salah satu pulau terbesar dunia. Negaranya kira-kira seluas 582.800 km2 alias hampir sama dengan luas negara Thailand. Bahkan yang mengejutkan, negara ini tidak memakai Bahasa Indonesia dalam kesehariannya, melainkan Bahasa Malagasi.

Eit, bentar, bentar, ini urusannya apa kok tiba-tiba bahas negara Madagaskar segala?

Lho ini, penting, kali aja sebenarnya kamu adalah seorang penduduk Madagaskar yang ingin kirim surat lamaran CPNS ya kan hanya demi bisa mainan Zuma?

Bukan gimana-gimana, meskipun secara peraturan, bahasa, dan mungkin urusan bilateral antar-negara susah, Madagaskar itu jauh lho! Banget. Kalau nggak percaya, coba aja deh cek kirim Gosend ke sana habis berapa. Coba bayangin beratnya ongkos itu semua. Oleh karena itu, ketimbang menghabiskan energi dan biaya, mending kamu bercocok tanam atau ternak tsetse aja deh.

BACA JUGA Jadi PNS Emang Masih Menjanjikan Secara Finansial atau tulisan AHMAD KHADAFI lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 November 2019 oleh

Tags: CpnsKhilafahpemuda pancasilaPNSsurat lamaran cpns
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Orang "Gagal" yang Dihina Hidupnya, Buktikan Bisa Lolos CPNS hingga PNS. MOJOK.CO
Sehari-hari

Dulu Kerap Dihina, Ditolak Kampus Top hingga Nyaris DO dan Beasiswa Dicabut, Kini Buktikan Bisa Lolos Seleksi CPNS

10 Maret 2026
seleksi CPNS. CPNS Jogja, PNS.MOJOK.CO
Sehari-hari

Dua Kali Gagal Tes CPNS Meski Nilai Tertinggi, Kini Malah Temukan Jalan Terang Modal Ijazah SMA

8 Maret 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.