Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

One Piece Live Action Digarap Netflix, Semoga Nasibnya Tidak Menyusul Death Note

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
30 Januari 2020
A A
one piece live action death note samurai x netflix tanggal rilis pemeran jadwal tayang analisis review resensi prediksi mojok.co

one piece live action death note samurai x netflix tanggal rilis pemeran jadwal tayang analisis review resensi prediksi mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Netflix mengumumkan bahwa mereka resmi akan menggarap One Piece live action. Meski belum mengumumkan waktu rilis, respons sudah bermunculan di media sosial.

Netflix menggemparkan dunia bajak laut dengan mengumumkan bahwa mereka akan menggarap One Piece live action. Setelah sukses di dunia manga dan anime, memang sudah saatnya ada orang yang aneh-aneh kepikiran menggarap live action manga ini.

Kabar ini mengejutkan banyak orang yang tidak ingin One Piece dikenang sebagai live action yang gagal sebagaimana Dragon Ball Evolution. One Piece sudah menancapkan taringnya sebagai manga dan anime papan atas, mengambil risiko bukanlah pilihan yang bijak.

One Piece ini nantinya akan tayang 10 episode untuk musim pertama. Kabar tentang jadwal rilis dan para aktornya belum muncul. Belum juga ada kabar tentang cerita bagian mana yang akan dibuat live action-nya, mengingat sekarang One Piece sudah sampai 969 chapter manga dan 919 episode anime. Tapi bisa diprediksi kalau Netflix akan memulainya lewat arc ketika Roger dieksekusi dan saat Luffy bertemu Alvida dan Zoro, sama seperti Bleach yang dimulai dengan bagaimana Ichigo menjadi shinigami.

Banyak yang skeptis dengan rencana ini karena ekspektasi fans akan benar-benar tinggi. Menurunkan ekspektasi tidak mudah juga. One Piece sudah ada sejak lama dan wajah serta sifat karakternya terpatri dalam benak pembaca setia. Bentuk fisik karakter anime memang jauh berbeda dengan manusia di kehidupan nyata, mereplikasinya butuh usaha yang keras. Membayangkan siapa pemeran Coby saja sudah susah, apalagi karakter lain.

Bayangkan kalau ternyata episodenya tentang arc Water Seven, siapa yang bisa jadi Franky?

Meski Bleach dan Samurai X sukses membuat live action, bukan berarti One Piece akan lepas dari potensi untuk gagal. Bleach yang meskipun sukses pun tidak lepas dari kritikan tentang Byakuya Kuchiki yang terlihat berbeda dengan anime, dan juga adegan pertarungan yang buruk. Butuh CGI yang benar-benar bagus untuk menggarap One Piece karena karakternya menggunakan kekuatan yang melawan logika sehingga jika gagal menggarapnya, serial ini akan terlihat begitu buruk.

Netflix juga punya beban mengingat film-film animasi One Piece selalu meraih kesuksesan. Film Death Note live action yang dirilis Netfix adalah contoh sahih kegagalan live action yang terbebani seri orisinal dan film lainnya. Selain karena white washing, Death Note produksi Netflix gagal memberikan cerita yang bagus serta CGI-nya jelek aja belum. Kita tidak bisa menahan orang untuk tidak membandingkan One Piece live action dengan One Piece Stampede, Netflix harus memahami itu.

Tapi kita boleh sedikit optimis karena Oda sendiri yang menjadi eksekutif produser di serial ini. Tidak mungkin Oda akan membiarkan live action ini gagal. Setidaknya dalam segi cerita, kita bisa berharap banyak. Semoga saja CGI-nya tidak amburadul dan menyakiti mata kita.

BACA JUGA Menguji Hoaks Virus Corona Disebarkan Lewat Hape Xiaomi dan artikel menarik lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: death noteone piece live actionsamurai x
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Bendera One Piece Berkibar Bukan karena Makar, tapi karena Rakyat Hanya Ingin Tertawa dan Bahagia Bersama Nika one piece live action
Pojokan

Trailer One Piece Live Action Season 2 Rilis di Saat Indonesia Sedang Gencar-gencarnya Merazia Bendera Mugiwara, Sindiran Paling Keras dan Kocak dari Dunia

11 Agustus 2025
ilustrasi One Piece Live Action Bakal Digarap Netflix, Santai, Nggak Usah Skeptis Dulu mojok.co eiichiro oda anime manga
Pojokan

One Piece Live Action Bakal Digarap Netflix, Santai, Nggak Usah Skeptis Dulu

10 November 2021
cerita death note one shot peleseran review bocoran analisis review mojok.co
Pojokan

Cerita Penting yang Tidak Terungkap dalam Death Note: One Shot

6 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siksaan naik bus ekonomi Surabaya Semarang seperti Indonesia dan Sinar Mandiri MOJOK.CO

Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan

22 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026
Omong kosong menua dengan bahagia di desa: menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti MOJOK.CO

Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti

21 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Curhat Jadi Ketua RT: Pekerjaan Kuli yang Dibalut Keikhlasan MOJOK.CO

Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.