Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
28 April 2026
A A
YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”, Definisi Rindu Itu Bersifat Universal.MOJOK.CO

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”, Definisi Rindu Itu Bersifat Universal (dok. Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Membuka tahun 2026, grup band beraliran pop asal Yogyakarta, YUHU., kembali menyapa para pendengar dengan merilis sebuah single terbaru berjudul “Bertemu Di Sini“. 

Lagu bernuansa hangat ini resmi diluncurkan di berbagai platform musik digital pada Selasa (28/4/2026). Bersamaan dengan rilisnya audio, video lirik dari lagu ini juga sudah mengudara di kanal YouTube YUHU. Music.

Lagu baru YUHU. bertema rindu

Band yang beranggotakan Kakung Triadmojo (vokal), Fajar Alami (gitar dan vokal), serta Aulia Rakhman (bass dan vokal latar) ini mengangkat tema rindu dan kenangan dalam karya teranyar mereka. 

Lagu yang ditulis oleh Fajar Alami ini bercerita tentang seseorang yang datang lagi ke sebuah tempat penuh kenangan, dengan harapan bisa bertemu lagi dengan sosok yang berarti di hidupnya.

“Lagu ini berangkat dari perasaan sederhana, tentang seseorang dan satu tempat yang menyimpan banyak kenangan, sekaligus membawa kerinduan sekaligus harapan bahwa suatu hari kita bisa kembali bertemu di sana,” ujar Fajar Alami dalam keterangan tertulis yang diterima Mojok, Selasa (28/4/2026).

Namun, rindu yang bersifat universal

Menariknya, “Bertemu Di Sini” tidak hanya dibatasi sebagai lagu cinta sepasang kekasih. Sang vokalis, Kakung Triadmojo, menegaskan bahwa kerinduan dalam lagu ini bersifat sangat universal.

“Aku nggak ingin lagu ini cuma dimaknai sebagai cerita pasangan. Tapi buat aku rindu itu bisa ke siapa saja. Ya orang tua, sahabat, atau siapa pun yang pernah punya tempat penting dalam hidup kita,” tegas Kakung.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by YUHU. (@yuhu.music)

Bahkan, saat proses penulisan lirik, Fajar mengaku sempat mengambil sudut pandang seorang anak yang rindu pada sosok ayahnya. Sang anak terus mendatangi taman favorit mereka, berharap sang ayah masih mengingat tempat itu dan datang menemuinya.

“Ada momen waktu nulis liriknya, aku malah kebayang hubungan anak dan ayah. Tentang seorang anak yang terus datang ke tempat yang sama, berharap ayahnya masih ingat, dan suatu saat benar-benar datang menemui anaknya lagi,” ungkap Fajar.

Lagu YUHU. yang menjadi “tempat singgah” bagi pendengarnya

Dari segi produksi musik, lagu ini direkam di Taman Tutoet Studio. YUHU. sengaja menjaga musiknya agar tetap terasa intim, jujur, dan tidak berlebihan.

Iklan

“Kami berusaha menjaga aransemennya tetap jujur dan hangat. Nggak terlalu ramai, supaya emosi dari ceritanya bisa lebih terasa,” kata Aulia Rakhman.

Sebagai penutup, Fajar berharap karya ini bisa menjadi tempat singgah bagi pengalaman emosional pendengarnya.

“Harapannya, siapa pun yang dengar lagu ini bisa menemukan ceritanya sendiri. Karena pada akhirnya, kita semua pasti punya satu tempat yang ingin kita datangi lagi, dan satu sosok yang ingin kita temui kembali,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sejak dibentuk pada 2023, band pengusung gaya ‘pop nongkrong’ ini telah merilis sejumlah karya. Karya tersebut di antaranya ‘Sudah Sangat Rindu’, ‘Jajar Genjang’, ‘Mode Getar Feat. Isa Mahendrajati’, hingga ‘Teras Rumah’.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

Terakhir diperbarui pada 28 April 2026 oleh

Tags: band jogjaband pop jogjalagu barulagu bertema rindulagu popsingle baru yuhuyuhu.
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Merayakan Manifesto band Jenny, band legendaris dari ISI Yogyakarta MOJOK.CO
Seni

Merayakan Manifesto Jenny

26 Juli 2025
Sebening Senja, Single Baru yang Membawa Letto "Hidup" Kembali.MOJOK.CO
Kabar

Sebening Senja, Single Baru yang Membawa Letto “Hidup” Kembali

21 Januari 2025
Merayakan Karya dan Kembalinya Legenda di CherryPop 2024.MOJOK.CO
Panggung

Merayakan Karya dan Kembalinya Legenda di CherryPop 2024

3 Agustus 2024
album kedua olski mojok.co
Hiburan

Album Kedua Olski ‘Good Morning’ Rilis Setelah 6 Tahun, Lebih Dewasa tapi Tetap Menggemaskan

3 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP MOJOK.CO

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP

1 Agustus 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Kenapa aktivis yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis? MOJOK.CO

Kenapa aktivis harus miskin dan yang memulai bisnis kerap dicap sebagai kapitalis?

4 Agustus 2026
Cinta yang Tak Berbalas Bikin Perempuan Crush Recession hingga Belum Menikah. MOJOK.CO

Crush Recession: Jatuh Cinta Terasa Melelahkan, bikin Perempuan Malas Pacaran

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.