#3 Gerabah Kasongan bisa jadi oleh-oleh Bantul asal kalian mau repot
Desa Kasongan di Bantul terkenal sebagai pusat kerajinan gerabah. Di sini, banyak pengrajin yang telah menekuni seni gerabah secara turun-temurun. Wisatawan bisa menemukan berbagai macam karya, mulai dari guci, patung, vas, kendi, kuali, hingga aneka hiasan lainnya.
Keunggulan gerabah sebagai oleh-oleh adalah daya tahannya yang jauh lebih lama dibandingkan camilan, makanan, atau minuman. Namun, ukurannya yang besar dan berat, ditambah sifatnya yang mudah pecah, membuat gerabah agak merepotkan untuk dibawa pulang.
Bukan berarti gerabah Kasongan tak bisa dijadikan oleh-oleh. Hanya saja, penting untuk memikirkan strategi agar aman saat dibawa, terutama jika perjalanan kalian cukup jauh. Dengan perencanaan yang tepat, kerajinan khas ini bisa tetap menjadi buah tangan yang istimewa.
Tapi, kalau kalian bertanya pada saya akankah menjadikan gerabah kasongan oleh-oleh? Saya sih memilih tidak dulu ya.
Baca juga 4 Oleh-Oleh Khas Malioboro Jogja yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli.
#4 Ampo Imogiri
Ampo sebenarnya bukan camilan asli Bantul. Banyak sumber menyebut camilan ini berasal dari Tuban, Jawa Timur, ada juga yang mengatakan dari Jawa Tengah. Meski begitu, di Imogiri, Bantul, ternyata ada juga pengrajin ampo. Bukan camilan baru, pengrajin Ampo Imogiri bahkan sudah ditetapkan sebagai bagian dari Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) DIY.
Kalau kalian jalan-jalan ke Bantul dan ingin membawa ampo sebagai oleh-oleh, sebaiknya pikir-pikir lagi. Camilan ini terbuat murni dari tanah liat, tanpa campuran bahan lain, dan bentuknya mirip gulungan wafer coklat. Biasanya dimasak dengan cara dipanggang atau diasapi.
Menurut para pakar, ngemil ampo sebenarnya aman asal jelas sumber tanah liatnya. Jika tanah berasal dari daerah pegunungan, mineral di dalamnya relatif bersih. Namun, ampo perlu diwaspadai jika tanahnya berasal dari dekat ladang atau pemukiman yang digunakan untuk berbagai keperluan.
Bagi yang belum terbiasa, rasa ampo bisa terasa pahit. Selain itu, meski aman dikonsumsi, camilan ini sebenarnya tidak memiliki kandungan gizi atau manfaat kesehatan
Dan, mereka yang tidak terbiasa makan ampo mungkin akan merasakan pahit. Terlebih dari itu, walau aman dimakan, camilan ini sebenarnya tidak ada kandungan manfaat atau gizinya. Itu mengapa, kalian sebaiknya pikir berulang kali sebelum menjadikan ampo sebagai oleh-oleh.
Itulah beberapa oleh-oleh khas Bantul yang sebaiknya dipikirkan sebelum dibawa pulang. Selain mempertimbangkan rasa dan keunikan, penting juga memperhatikan asal-usul bahan, cara pembuatan, dan keamanan konsumsinya. Jangan sampai oleh-oleh Bantul yang sudah susah payah dicari jadi mengecewakan dan terbuang sia-sia.
Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno
BACA JUGA Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.













