Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Mancing Ikan tapi Tidak Pernah Dapat? Ini 3 Penyebabnya

Haris Firmansyah oleh Haris Firmansyah
18 November 2019
A A
mancing ikan cerita mancing doa mancing mojok.co

mancing ikan cerita mancing doa mancing mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Niat memancing awalnya sebagai hiburan, tapi kalau nggak dapat-dapat ikan ya bisa bikin frustrasi. Tapi jangan salahkan dirimu dulu. Coba cari penyebab kenapa mancingnya belum berhasil.

Kalau melihat acara realitas “Mancing Mania” di televisi, rasanya kok gampang sekali ya memancing ikan-ikan segede monster. Namun, pemancing amatir mungkin pernah merasakan ini, dalam kenyataannya memancing tidak selalu semantap itu. Kadang ada momen kita tak mendapat seekor ikan pun. Jangankan ikan tuna raksasa, ikan sepat satu aja susah sekali dikail.

Kalau sudah begitu, memancing yang niatnya menghilangkan stres malah bikin makin stres.

Saya sendiri pernah mancing di sungai dekat rumah. Sudah banyak umpan ditawarkan, tak ada ikan yang mau menyambar. Sampai saya frustrasi dan akhirnya uninstall Harvest Moon dari hape. Mancing di gim simulasi pun nyatanya susah banget, gimana di kehidupan nyata?

Sebenarnya, ada beberapa alasan kenapa mancing tak pernah dapat. Mojok Insitute mencoba bikin kompilasi daftarnya.

Mancing ikan tapi tak pernah dapat? Mungkin karena kurang Sabar

Tidak ada batasan waktu yang spesifik untuk pemancing, kapan ia boleh mengeluh mengapa tidak dapat-dapat ikan. Namun, kalau pemancing belum semenit duduk di tempat mancing, tapi udah ngeluh, berarti ia kurang sabar.

Cobalah lebih sabar lagi dan tunggu. Sebagai motivasi selama mancing, ingatlah Atta Halilintar dan Deddy Corbuzier. Jadikan mereka sebagai bahan kontemplasi. YouTuber yang doyan clikcbait dengan umpan berupa judul wow dan thumbnail bombastis aja bisa dapat jutaan penonton, masa kamu mancing satu ikan beneran aja nggak bisa?

Sebab, kamu perlu ingat ini: Belum ada riset yang membuktikan mancing ikan lebih susah daripada mancing manusia.

Mancing ikan tapi tak pernah dapat? Mungkin kamu mancing di Bikini Bottom

Kalau kamu merasa umpan sudah disambar ikan, tapi begitu pancingan ditarik, kamu tidak mendapatkan apa-apa, fix kamu mancing di laut yang di bawahnya adalah Bikini Bottom.

Di salah satu episode SpongeBob SquarePants, SpongeBob dan Patrick sengaja mengerjai para manusia yang mancing di daerah Bikini Bottom. Dua sahabat itu iseng menarik-narik kail supaya pemancing merespons dengan menarik pancingan. Namun, ternyata mereka hanya ingin main-main. Begitu pancingan terangkat, mereka terjun bebas sambil tertawa terbahak-bahak. Kurang ajar, dikira laut itu wahana Jatim Park?

Sementara itu, di permukaan laut, pemancing kebingungan kenapa umpannya jadi zonk, lalu mengumpat dengan setulus hati.

Jika menemukan momen serupa, ingatlah episode SpongeBob yang ini. Solusinya, cari tempat pemancingan lain. Daripada kena PHP ikan, mending cari yang pasti-pasti aja: mancing di gelas yang jelas-jelas ada ikan cupangnya.

Mancing ikan tapi tak pernah dapat? Mungkin kamu titisan Benyamin

Dari film Benyamin Biang Kerok versi reborn, kita tahu bahwa Reza Rahadian bukanlah titisan Benyamin Sueb. Ketika kamu mancing berharap dapat ikan kakap atau tongkol, tapi malah dapatnya sepatu boots, barangkali kamulah titisan Benyamin.

Di film Benyamin Tukang Ngibul, Benyamin harus berurusan dengan sepatu boots pembawa sial yang didapatnya dari memancing di sungai yang deras arusnya. Kalau kamu mengalami nasib yang sama, perlakukanlah sepatu boots itu dengan baik seperti kawan lama.

Iklan

Jangan dibuang sembarangan, takut masuk ke gerobak tukang bakso, lalu mantul kena kepala abangnya. Jangan dikubur juga, takut jadi fitnah.

Mending mancing lagi, siapa tahu dapat sepatu sebelahnya biar pas sepasang.

BACA JUGA Pemancing Biasa Mencari Ikan, Pemancing Sejati Mencari Kesabaran atau artikel nggak berfaedah lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 18 November 2019 oleh

Tags: memancing ikanpemancingtips mancing
Haris Firmansyah

Haris Firmansyah

Pegawai Bank Ibukota. Selain suka ngitung uang juga suka ngitung kata.

Artikel Terkait

Memancing Ikan di Sungai Itu Soal Cara Bertahan Hidup, Bukan Melatih Kesabaran
Pojokan

Memancing Ikan di Sungai Itu Soal Cara Bertahan Hidup, Bukan Melatih Kesabaran

2 Februari 2021
pemancing
Pojokan

Pemancing Biasa Mencari Ikan, Pemancing Sejati Mencari Kesabaran

12 Desember 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.