Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Magelang Bikin Saya Gagal Diet karena Terlalu Banyak Makanan Enak

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
7 Juli 2025
A A
Magelang Bikin Saya Gagal Diet karena Terlalu Banyak Makanan Enak

Magelang Bikin Saya Gagal Diet karena Terlalu Banyak Makanan Enak (Meutia Chaerani via Wikimedia Commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saking banyaknya makanan enak di Magelang, berat badan saya bertambah sejak pindah ke sini.

Diet adalah rencana mulia yang kerap saya ulangi setiap hari, lalu saya batalkan. Alasannya beragam. Tetapi salah satunya karena tinggal di Magelang. 

Magelang sebenarnya daerah yang sejuk, tenang, dan konon katanya penuh kedamaian. Tetapi itu semua ternyata memperkeruh niat saya untuk menurunkan berat badan. Boro-boro berat badan berkurang, sejak pindah ke Magelang 3 tahun lalu, berat badan saya malah bertambah karena satu alasan yang sangat mendasar dan sulit dibantah: makanan di sini enaknya kebangetan.

Sop Empal Bu Haryoko, makanan legendaris di Muntilan Magelang

Mari kita mulai dari Kecamatan Muntilan, tempat saya bermukim saat ini. Kecamatan yang masuk dalam wilayah Kabupaten Magelang merupakan daerah yang terkenal dengan kulinernya yang legendaris. Salah satu makanan yang jadi incaran wisatawan yang datang ke Magelang adalah Sop Empal Bu Haryoko.

Warung sop empal yang terletak di Jalan Veteran No. 9 Sayangan, Muntilan, ini adalah warung legendaris yang sudah ada sejak tahun 1970-an. Sesuai namanya, warung ini menjual sop empal. Seporsi sop empal terdiri dari sop kuah bening dengan isian kol dan bihun serta olahan daging empal yang sudah diracik sedemikian rupa.

Meski terlihat sederhana, rasa sop empal di sini segar dan nagih. Kalau sudah begini, rasanya pengin nambah nasi. Dan inilah yang bikin saya gagal diet.

Abis olahraga di alun-alun malah tergoda Kupat Tahu Pojok

Selanjutnya ada warung Kupat Tahu Pojok Magelang yang bikin diet saya berakhir dengan “tar-sok” alias entar besok. Sebetulnya ada banyak penjual kupat tahu di Magelang dan rasanya enak, tapi yang paling terkenal yang satu ini. Bahkan mengutip Tempo, kupat tahu satu ini pernah menjadi menu di istana presiden waktu di masa pemerintahan Presiden Soeharto. 

Kupat Tahu Pojok berada di Jalan Sutopo No. 15, Cacaban. Lokasi warung makanan ini cukup dekat dengan Alun-Alun Magelang. Makanya kalau lagi jalan santai di alun-alun, baru dua putaran, eh, diri ini tergoda pengin beli kupat tahu. Ketupat dan tahu goreng yang dipotong berpadu dengan bumbu kacang manis pedas dan taoge krenyes dalam mulut seolah mengatakan, “Sudahi dietmu, mending makan dulu.”

Sampai bingung mau pesan apa kalau ke Depot Es Semanggi karena pilihan menunya banyak

Alasan lain kenapa Magelang bikin saya gagal diet karena di sini ada Depot Es Semanggi. Bagi yang belum tahu, ini adalah warung es legendaris yang sudah ada sejak tahun 1960-an. Ada dua cabangnya di Kota Sejuta Bunga. Yang pertama terletak di basement parkiran Matahari Department Store yang letaknya tak jauh dari Alun-Alun Kota Magelang. Cabang kedua ada di Jalan Raya Semarang-Jogja No. 367, Kramat Selatan.

Ada banyak menu es di sini. Misalnya es pleret, es cokelat roti, es tape, hingga soda gembira. Rasanya nggak terlalu manis, pas di lidah. 

Kalau datang ke sini, saran saya bungkus aja, sih. Soalnya kalau mau minum es di tempat, kalian bakal kalap pengin menjajal semua es yang tercantum di daftar menu. Jangan salahkan saya kalau diet kalian juga ikutan gagal.

Iklan

Semua makanan di sekitaran Rindam Diponegoro adalah penggagal diet nomor satu di Magelang

Terakhir, Magelang bikin gagal diet karena di sekitaran Rindam Diponegoro kita bisa menemukan surganya jajanan dan makanan pinggir jalan. Soal Rindam Diponegoro ini sudah penah dibahas oleh Mbak Anita Sari di Terminal Mojok beberapa waktu lalu.

Saya setuju dengan Mbak Anita yang mengatakan tempat ini jadi destinasi wisata kulineran warga Magelang. Ada berbagai jajanan dan kuliner yang bisa kita temukan di sini. Mau yang harganya murah sampai menengah tersedia. Mau makan cilok, minum es, makanan Korea, hingga ramen ada di sini. 

Sekarang udah tahu kan kenapa saya bilang Magelang bikin saya gagal diet? Di tempat yang katanya nggak terlalu ramai dan cocok buat pensiun ini ada lebih banyak tempat makan ketimbang tempat curhat. Setiap sudut Magelang seolah kompak bersatu dalam misi menggagalkan semua rencana diet saya.

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Kuliner Magelang yang Nggak Cocok di Lidah Wisatawan dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2025 oleh

Tags: kuliner magelangmagelang
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Artikel Terkait

Gaji Jakarta 12 Juta Bikin Gila, 3 Juta di Magelang Hidup Waras MOJOK.CO
Cuan

Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

16 April 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO
Esai

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO
Kilas

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

15 Februari 2026
Pamong cerita di Borobudur ikuti pelatihan hospitality. MOJOK.CO
Hiburan

Kemampuan Wajib yang Dimiliki Pamong Cerita agar Pengalaman Wisatawan Jadi Bermakna

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan MOJOK.CO

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan 

13 April 2026
Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
Pertamax Turbo Naik, Curiga Pertamax dan Pertalite Langka Stres

Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka

19 April 2026
Garap skripsi modal copas karena alasan sibuk di organisasi mahasiswa ekstra (ormek) dan tak punya duit buat bayar joki. Lulus PTN tepat waktu tapi berakhir kena karma MOJOK.CO

Skripsi Modal Copas karena Sibuk di Ormek dan Tak Kuat Bayar Joki, Lulus PTN Tanpa Kendala tapi Sengsara Tak Bisa Kerja

13 April 2026
Ilustrasi pamer pencapaian, keluarga, arisan keluarga, lebaran.MOJOK.CO

Arisan Keluarga, Tradisi Toksik yang Dipertahankan Atas Nama Silaturahmi: Cuma Ajang Pamer dan Penghakiman, Bikin Anak Muda Rugi Mental dan Materi

14 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.