Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Lima Manfaat Ayam di Era Revolusi Industri 4.0

Haris Firmansyah oleh Haris Firmansyah
17 November 2019
A A
manfaat ayam kegunaan ayam revolusi 4.0 moeldoko ayam stunting wali kota bandung kecanduan hape mojok.co

manfaat ayam kegunaan ayam revolusi 4.0 moeldoko ayam stunting wali kota bandung kecanduan hape mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di Indonesia, manfaat ayam bisa apa saja. Kadang jadi makanan, kadang jadi solusi agar anak-anak tidak kecanduan main hape. Yang terbaru, Kepala Staf Kepresidenan usul agar semua keluarga di Indonesia pelihara ayam di rumah. 

Ayam adalah binatang yang paling banyak manfaatnya bagi manusia. Dari daging sampai jeroan, jadi makanan favorit banyak orang. Bahkan bulunya pun bisa dijadikan kemoceng. Tanpa ayam, apa jadinya masyarakat kita?

Apalagi di Era Revolusi Industri 4.0 seperti saat ini. Ayam adalah salah satu penggerak roda ekonomi dan sosial di negeri ini yang mayoritas penduduknya adalah omnivora. Setidaknya ada lima kegunaan ayam.

Manfaat ayam 1: Digeprek

Di era digitalisasi kuliner seperti saat ini, jualan ayam geprek jadi bisnis yang menjanjikan. Kombinasi laper dan mager menggiring konsumen untuk order ayam geprek via aplikasi ojek online. Alhasil ayam geprek jadi primadona. Sampai dibuatkan iklannya oleh Go-Jek tentang kisah sukses pengusaha ayam geprek yang jadi mitra Go-Food.

Semakin sering ayam digeprek, semakin banyak restoran baru yang dibuka. Menurut pengamatan awam saja, angka pertumbuhan restoran ayam geprek hampir semasif kedai kopi yang menjamur saat ini. Makannya ayam geprek, minumnya kopi. Panjang umur perut mules dan kembung!

Manfaat ayam 2: Ceker yang Multifungsi

Sebagian orang menganggap ceker adalah komponen ayam yang mesti disingkirkan karena imejnya kotor. Namun, wirausahawan justru melihat peluang dari ceker yang terbuang. Mie ayam ceker adalah salah satu contoh pemanfaatan ceker ayam yang multifungsi.

Kadang penjual seblak menjadikan ceker ayam sebagai teman sang kerupuk basah. Namun, tak jarang ceker berdiri sendiri sebagai ceker pedas yang dijual secara independen, tanpa mengekor ke makanan utama. Karena memang bukan ekor, tapi ceker.

Manfaat ayam 3: Dengkulnya Dijadikan Modal Usaha

Dari sekian banyak varian cilok isi, ternyata ada cilok isi dengkul ayam. Rasanya seperti cilok pada umumnya, tapi di dalamnya ada olahan dengkul ayam. Ini merupakan terobosan sensasional karena menafsirkan metafora “usaha modal dengkul” secara harfiah.

Dengkulnya aja bisa berguna. Seharusnya manusia dan dengkulnya masing-masing jangan mau kalah sama ayam. Termasuk dengkulmu yang hanya dipakai untuk penempatan luka bekas jatuh dari kendaraan.

Manfaat ayam 4: Dipelihara Anak Sekolah

Wali Kota Bandung Kang Oded mencetuskan ide agar para pelajar diberikan tugas membesarkan anak ayam. Tujuannya, supaya mereka tidak kecanduan gawai karena perhatian mereka dialihkan untuk ngurus hewan ternak.

Kemajuan teknologi bisa menjadikan ayam sebagai makanan favorit pengguna aplikasi ojol. Namun, ayam pula dipercaya untuk meredam efek samping dari kemajuan teknologi itu sendiri. Ayam benar-benar binatang yang overpower. Manusia banyak berutang kepada spesies ayam.

Manfaat ayam 5: Telurnya Mencegah Stunting

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko usul agar setiap keluarga untuk pelihara ayam sebagai program pencegahan stunting. Ayam yang diharapkan bakal menghasilkan telur dapat dikonsumsi untuk memenuhi gizi anak. Tapi kalau yang dipelihara ayam jago, nggak bakal bertelur.

Sepertinya untuk saat ini, apa pun masalahnya, ayam solusinya. Negeri ini butuh banyak ayam. Kalau di prinsip ekonomi, di mana ada permintaan, di situlah ada peluang untuk melakukan penawaran. Jadilah juragan ayam menang banyak.

BACA JUGA Mengenal Diet Mediterania yang Terpilih Jadi Diet Terbaik 2019 atau komentar lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: ayam geprekkecanduan hapemanfaat ayamMoeldokostuntingwali kota bandung
Haris Firmansyah

Haris Firmansyah

Pegawai Bank Ibukota. Selain suka ngitung uang juga suka ngitung kata.

Artikel Terkait

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh” MOJOK.CO
Sehari-hari

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”

31 Januari 2026
Seorang bapak di Semarang tak tega lihat anak stunting, hindari isu fatherless. MOJOK.CO
Ragam

Awalnya Tak Tega Lihat Anak Sakit hingga Dampingi Istri ke Puskesmas, Lalu Sadar Pentingnya Peran Seorang Bapak

7 November 2025
Seorang ibu di Puskesmas Sekaran, Semarang periksakan anak stunting. MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali Periksakan Anak ke Puskesmas di Kota Semarang karena Masalah Stunting: Mulanya Khawatir, Lalu Sadar Telah Ambil Keputusan Tepat

3 November 2025
Langkah Semarang turunkan angka stunting. MOJOK.CO
Liputan

Rahasia Sukses Semarang untuk Menggenjot Masalah Stunting hingga Jadi Peringkat ke-2 Terendah di Jawa Tengah

28 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
Peserta beasiswa LPDP bukan afirmasi tidak diafirmasi

Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang

21 Februari 2026
Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Toxic sibling relationship antar saudara kandung karena rebutan sertifikat tanah. Saudara kandung bisa jadi mafia tanah soal warisan MOJOK.CO

Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri

20 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.