MOJOK.COWow, ternyata diet ada terbaik-terbaiknya juga. Berikut cara mempraktikkan diet mediterania yang dipilih US News dan World Report sebagai diet terbaik 2019.

Diet mediterania bukanlah diet mengatur pengeluaran makan agar bisa kebeli rumah di Pantai Indah Kapuk. Diet ini merupakan diet yang terinspirasi dari gaya hidup sehat orang-orang Mediterania, wilayah di sekitar Laut Tengah di Eropa sana.

Para ahli sempat mengadu diet mediterania dengan 41 diet populer lainnya. Hasilnya, diet mediterania terpilih sebagai juara utama untuk kesehatan dan kebugaran.Diet Mediterania dinilai manjur mengurangi berat badan, risiko diabetes, kolesterol tinggi, penyakit jantung, stroke, dan kanker. Selain itu, dapat menguatkan tulang dan kemampuan otak, serta mencegah penyakit pikiran seperti depresi dan demensia.

Gimana sih caranya memulai diet mediterania?

Nabati adalah kunci

Fokuskan perut untuk menerima makanan yang ditanam, seperti buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Sebagai catatan, sayuran di sini dimasak pakai minyak zaitun.

Hindari menggunakan minyak kelapa dan minyak kelapa sawit. Walaupun kampanye sawit baik lumayan masif, ternyata minyak kelapa sawit tak sebaik itu lantaran mengundang kolesterol jahat. Sudahlah pembukaan lahan untuk menanam pohonnya pakai cara jahat, hasilnya juga jahat. Tapi masyarakat disuruh mengakui sawit baik. Ckckck.

Ajak keluarga dan teman

Bagaikan ikut MLM, orang yang menjalankan metode diet ini disarankan untuk mengajak teman-temannya memulai gaya hidup sehat. Setiap makan, curahkan waktu 20 menit. Kunyah makanan pelan-pelan sambil ngobrol dengan teman dan keluarga. Ingat, fokus dengan pembicaraan bersama sanak famili, tanpa hape dan distraksi lainnya. Sebab begitulah gaya hidup Mediterania.

Baca juga:  Cara Diet Out of The Box dan Mitos Keliru Soal Mie Instan

Kamu bisa berjalan atau menari bersama orang-orang terdekat dan bersenang-senang. Jangan jalan sendiri malam-malam dan menari-nari di tengah hutan, itu berarti kamu di bawah pengaruh Badarawuhi.

Jangan lupa sarapan

Diet mediterania mengakui sarapan sebagai ritual yang wajib dilakukan setiap paginya. Pasalnya, lupa sarapan memperlambat metabolisme tubuh dan bisa bikin berat badan naik. Adapun pilihan sarapan yang bisa dicoba adalah roti gandum panggang dan alpukat.

Selain itu, bisa pakai sereal gandum dengan segelas susu atau yogurt. Sempurnakan dengan buah berukuran mini. (Btw, susu yang dipakai harus susu murni, bukan permen yang setara dengan segelas susu.)

Utamakan biji-bijian

Inti dari diet mediterania adalah mengganti produk olahan dengan biji-bijian. Beralihlah dari nasi putih ke beras merah. Mulailah mengonsumsi serelia. Para ahli merekomendasikan enam porsi serelia setiap hari dan setengahnya adalah gandum utuh.

Ingat, gandum. Bukan Gundam. Situ mau main robot-robotan?

Protein, bro, protein

Jadi, untuk kebutuhan protein, kamu nggak perlu makan daging atau ayam saban hari. Malahan diharuskan makan ikan yang kaya omega-3 seperti salmon atau tuna sebanyak dua porsi ikan dalam seminggu.

Buncis yang masih kategori kacang-kacangan ternyata sumber protein yang bagus. Selain itu, buncis mengandung serat, vitamin, dan antioksidan. Rumusnya, perbanyak buncis, kurangi buncit.

Makanan penutup

Kalau biasanya hidangan penutup nggak jauh-jauh dari kue dan makanan berpemanis, ubahlah menjadi buah-buahan. Biar nggak boring, buah-buahan bisa dikolaborasikan dengan yoghurt.

Baca juga:  Diet Kemal, Bukan Sembarang Diet yang Bisa Kamu Ikuti

Hmmm. Salad buah kayaknya enak, nih. Go-Food ah.

BACA JUGA Testimoni Diet OCD, Pengalaman Saya Turun 22 Kilogram dalam 3 Bulan atau artikel kesehatan lain di rubrik PENJASKES.



Tirto.ID
Loading...

No more articles