Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Lagu #2019GantiPresiden yang Viral Itu Disebut Plagiat, Kenapa?

Redaksi oleh Redaksi
22 Mei 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tagar terhangat yang berbau politis itu akhirnya masuk dapur rekaman dan melahirkan lagu #2019GantiPresiden. Pengakuan Sang Alang sebagai pencipta lagu pun diikuti dugaan plagiarisme yang dilakukannya.

Pro dan kontra tagar #2019GantiPresiden sedang masuk ke babak baru. Kalau sebelumnya ramai-ramai ini mentok di media sosial dan kaos—serta pernah juga nongol di acara Car Free Day dan debat calon gubernur Jawa Barat—kali ini tagar #2019GantiPresiden masuk ke dapur rekaman.

Bukan, kali ini, lagu #2019GantiPresiden bukanlah lagu yang beberapa waktu lalu kabarnya ramai dinyanyikan oleh Iwan Fals. Telah tersebar sejak kemarin di jejaring WhatsApp, lagu ini memiliki irama dan lirik tak sama, meski maknanya tak jauh berbeda. Sempat santer diberitakan lagu ini diciptakan oleh John Paul Ivan, eks gitaris Boomerang, yang kemudian mengonfirmasi bahwa berita itu hanyalah hoax. Bahkan, Ivan telah melaporkan penyebar berita hoax tadi ke pihak berwajib atas tuduhan pencemaran nama baik.

Usut punya usut, lagu ini diciptakan dan dinyanyikan oleh sesosok pria bernama Sang Alang, musisi tahun 80-an yang sempat kondang lewat lagu berjudul Sendiri.

Menurut Sang Alang, lagu ini merupakan curahan hatinya sebagai rakyat. Diakuinya, dirinya bukanlah pribadi yang menggemari dunia politik. Namun, sebagai rakyat, ia justru bisa merasakan kegelisahan tersendiri, yang kemudian mendorongnya untuk menuliskan lagu #2019GantiPresiden.

Secara umum, lagu #2019GantiPresiden ini berisi keluhan dan ketidakpuasan terhadap pemerintah yang berkuasa saat ini. Adapun cuplikan lirik lagu yang ia sebut mewakili kegelisahannya ini ialah sebagai berikut:

Rumah rakyat kau gusur, nasib rakyat yang kabur
Awas awas kursimu nanti tergusur
Beban hidup kami sudah nggak sanggup
Penggennya cepat-cepat tahun depan
2019 ganti presiden
Kuingin presiden yang cinta pada rakyatnya
2019 ganti presiden
Kuingin presiden yang tak pandai berbohong

Sang Alang menolak jika lagunya disebut pesanan dari pihak tertentu. Tapi, ia menambahkan kemudian, “Kalau misalkan ada yang numpang kepentingan, ya silakan saja, selama saya nggak bertujuan ke sana.”

Tapiiii, ada sesuatu yang lain yang mengejutkan dari lagu #2019GantiPresiden ini. Meski diakui Sang Alang bahwa lagu ini bukanlah lagu kampanye atau pesanan parpol tertentu, beberapa pihak menyebut lagu ini mirip dengan lagu berjudul Better Man yang dinyanyikan oleh Robbie Williams.

A-a-apaaa?

Memangnya, seperti apa sih lagu yang disebut-sebut juga sebagai bentuk “kampanye kesusu” oleh seorang politikus PDIP ini? Kenapa pula lagu ini lantas disebut sebagai bentuk plagiat yang dibalut oleh aspek politik?

Daripada menduga-duga dan jadi bingung, marilah kita dengarkan perbandingan lagu #2019GantiPresiden ini dengan lagu Better Man—perhatikan terutama bagian reffrain-nya.

Pertama-tama, lagunya Sang Alang…

…lalu lagunya Robbie Williams.

Iklan

Gimana? Berapa persen kesamaan yang kamu tangkap?

Oh, by the way, selain dianggap mirip iramanya, judul kedua lagu ini juga mirip. Kalau dipikir-pikir, lagu #2019GantiPresiden pun berisi harapan agar rakyat memiliki presiden baru—yang merupakan seseorang yang lebih baik alias a better man.

Wow wow wow, kok bisa pas, ya? Hmm~

Well, yang jelas, meski sudah jadi viral, lagu #2019GantiPresiden sepertinya harus siap-siap bersaing dengan lagu UZA dari JKT48 yang juga tengah ramai dinanti gara-gara Jokowi.

Good luck~

Terakhir diperbarui pada 22 Mei 2018 oleh

Tags: #2019GantiPresiden2019 ganti presidenBetter ManJohn Ivan PaulkampanyelaguplagiarismeRobbi WilliamsSang ALang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Plagiarisme Dosen UGM, Peter Carey, Madiun.MOJOK.CO
Fragmen

Mengurai Benang Kusut Dugaan Plagiarisme Dosen UGM

26 November 2024
Pengakuan Joki SNBT Kedokteran Memilih Pensiun karena Kapok "Kerja di Bawah Tekanan", Memilih Hidup Tenang Meski Gajinya UMR Jogja.MOJOK.CO
Kampus

Joki Skripsi Mengaku Haram Hukumnya Mencurangi Cek Turnitin, tapi Praktik Ini Malah Umum di Kalangan Dosen dan Mahasiswa

26 Februari 2024
Tidak Boleh Asal Menempel Stiker Kampanye MOJOK.CO
Kotak Suara

Menempel Stiker Kampanye Ternyata Tidak Boleh Sembarangan, Ada Aturannya

8 Oktober 2023
Arsjad Rasjid Ditunjuk Jadi Ketua Tim Pemenangan Ganjar MOJOK.CO
Kotak Suara

Mengenal Arsjad Rasjid, Bos Kadin yang Ditunjuk Jadi Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo

6 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sanksi untuk Jagal Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Tertunda Realisasinya. MOJOK.CO

Jalan Terjal Menegakkan Aturan Menghentikan Operasi Jagal Anjing

9 Juni 2026
Rooftop kos kerap jadi tempat blangkrah, tapi jadi ruang healing terbaik bagi anak kos overthinking MOJOK.CO

Tinggal di Kos dengan Rooftop, Meski Kemproh tapi Jadi Tempat Healing Terbaik dari Tekanan Hidup yang Bisa bikin Gila

3 Juni 2026
Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.