Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Merenungi Aksi Bullying Massa #2019GantiPresiden di Arena Car Free Day

Redaksi oleh Redaksi
30 April 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejak hari kemarin, rasanya tak ada video yang lebih membuat orang geram selain video pembullyan seorang ibu beserta anaknya oleh sekelompok orang saat acara car free day di Bundarah Hotel Indonesia, Minggu, 29 April 2018 lalu.

Dalam video tersebut, terlihat seorang ibu (yang belakangan diketahui bernama Susi Ferawati) menggunakan kaos bertuliskan #DiaSibukKerja beserta anaknya yang masih kecil diintimidasi dengan dirubung oleh orang-orang dengan kaos #2019GantiPresiden sambil dihujani aneka kata-kata provokatif. Si anak menangis, sementara si ibu berusaha untuk menguatkan anaknya sambil melemparkan serapah kepada mereka yang sudah membully dirinya dan anaknya.

Iklan

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu mengatakan bahwa pihaknya menyesalkan adanya aksi intimidasi yang terjadi di arena car free day tersebut. Ia juga membenarkan bahwa dalam car free day tersebut, memang ada dua aksi dari dua kelompok, masing-masing adalah kelompok #2019GantiPresiden dan kelompok #DiaSibukKerja.

Roma mengatakan bahwa pihaknya sudah menurunkan sekitar 200 personel untuk mengamankan acara car free day tersebut.

Roma menduga, mereka yang menjadi sasaran intimidasi adalah mereka yang terpisah dari kelompok besar usai kegiatan.

Aksi pembullyan oleh massa #2019GantiPresiden terhadap massa #DiaSibuKerja (yang sepintas jumlahnya terlihat lebih sedikit) tersebut tentu saja memunculkan rasa keprihatinan tersendiri. Bahwa dalam politik, ternyata empati dan saling meghargai menjadi hal yang begitu mudah untuk diacuhkan.

Peristiwa pembullyan tersebut menjadi semacam refleksi sikap berpolitik masyarakat indonesia. Bahwa ternyata masih banyak orang Indonesia yang sulit untuk menerima perbedaan dan hanya menganggap kelompoknya saja yang benar, sedangkan kelompok yang lain pasti salah.

Kompetisi dalam kontestasi politik itu keniscayaan. Tapi bagaimana cara berkompetisi, itu lain soal. Mau ganti presiden, itu boleh saja. Mau tetap mempertahankan Presiden yang lama, itu juga boleh saja. Keduanya sama-sama punya landasan politik yang kuat. Yang tidak boleh adalah menempuh cara-cara kotor dan tidak bermoral untuk mewujudkan tujuan politiknya.

Yah, melihat video sekelompok orang yang membully ibu dan anaknya karena alasan perbedaan pandangan politik itu, besar kemungkinan, setan pasti bahagia sekaligus sedih.

Bahagia karena bisa membuat manusia terpecah belah. Dan sedih karena ternyata mereka kalah jahat dari manusia.

#2019GantiPresiden

Terakhir diperbarui pada 30 April 2018 oleh

Tags: #2019GantiPresiden#diasibukkerjacar free dayjokowi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
Kemiskinan DIY menurun. MOJOK.CO

Jumlah Orang Miskin di Yogyakarta Berkurang, Penurunannya Jadi yang Tertinggi di Jawa pada Maret 2026

6 Agustus 2026
Tinggal di kos dekat kampus niat cari kemudahan di awal menjadi mahasiswa baru (maba), malah jadi pemicu konflik sosial yang merepotkan diri sendiri MOJOK.CO

Kos Dekat Kampus Memang Beri Kemudahan, Tapi Jadi Pemicu Rangkaian Konflik Sosial yang Merepotkan Diri Sendiri

10 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
belanja di MR DIY. MOJOK.CO

Celingak-celinguk di MR DIY sambil Dengarkan Jingle yang Candu, Rasanya Damai Sekalipun Tidak Beli Apa-apa

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.