Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Kuliner Jogja yang Jarang Disantap, Bahkan Dihindari Orang Lokal

Kenia Intan oleh Kenia Intan
24 Juli 2025
A A
5 Kuliner Khas Jogja yang Malah Dihindari dan Jarang Disantap Orang Lokal Mojok.co

5 Kuliner Khas Jogja yang Malah Dihindari dan Jarang Disantap Orang Lokal (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Keberagaman kuliner Jogja jadi salah satu daya tarik wisatawan. Banyak pendatang mampir demi pengalaman kuliner yang beragam. Itu mengapa banyak tempat makan viral di Jogja dipadati pengunjung khususnya ketika akhir pekan maupun libur panjang.

Bahkan, kadang, saking semangatnya, wisatawan lebih update dan mengeksplorasi makanan yang ada di Jogja daripada warga lokalnya. 

Beberapa orang biasanya akan berkomentar, wah enak ya di Jogja, setiap hari bisa makan gudeg, misal. Padahal, warga lokal tidak melulu makan kuliner khas dari daerahnya. Setidaknya itulah yang saya dan banyak teman asli Jogja lain rasakan. Biasanya, kami baru benar-benar eksplore kuliner khas dan viral Jogja bersama teman atau keluarga yang datang dari luar kota.  

#1 Warlok Jogja nggak tiap hari makan gudeg merek-merek terkenal

“Oh, tiap hari makan gudeg dong?” Kata orang-orang ketika tahu saya berasal dari Jogja. Saya tahu kata-kata itu cuma basa-basi, tapi entah mengapa begitu menggelitik. 

Kenyataannya, saya dan banyak teman yang asli Jogja justru tergolong jarang makan gudeg. Apalagi gudeg-gudeg yang kerap didatangi wisatawan. Alasannya sederhana aja, mahal. Harga gudeg dengan merek terkenal itu bisa mencapai puluah ribu per porsinya. Untuk kantong mendang-mending warlok Jogja, mending beli makanan lain. Nasi kucing di angkringan misal. 

Kalau memang ingin menyantap gudeg, biasanya warga lokal justru makan gudeg-gudeg pinggir jalan atau emperan toko yang kurang terkenal. Rasanya tidak kalah enak kok.

#2 Walang goreng, kuliner Jogja yang nggak cocok di semua lidah

Walang goreng adalah kuliner khas Gunungkidul. Di bagian kota, camilan satu ini memang agak sulit ditemukan. Tapi, kalau main ke arah Gunungkidul, kalian bisa menemukannya dengan mudah. Banyak wisatawan mengincarnya karena tergolong makanan ekstrim dan unik.

Warga Jogja justru jarang menyantap makanan satu ini. Selain agak sulit ditemukan di luar Gunungkidul, tidak semua orang cocok makan walang goreng. Kata orang-orang, rasanya sebenarnya enak, gurih, mendangung protein yang tinggi pula. Akan tetapi, tidak semua orang terbiasa makan walang yang tergolong serangga ini. 

Baca halaman selanjutnya: #3 Oseng mercon …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Juli 2025 oleh

Tags: JogjaKuliner JogjaMakanan khas Jogjawisata jogja
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO
Urban

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO
Catatan

Pengalaman Nekat 24 Jam Naik Kereta Api Jogja-Jakarta, Cuma Habis Rp80 Ribuan tapi Berujung Meriang dan Dihina “Miskin”

19 Februari 2026
Mila Sejahtera Bus Sialan, 15 Jam Disiksa Berakhir Demam MOJOK.CO
Otomojok

Rangkaian Penderitaan Naik Bus Mila Sejahtera dari Jogja Menuju Jember: Disiksa Selama 15 Jam, Berakhir Demam Tinggi dan Diare. Sialan!

19 Februari 2026
pendatang di jogja.MOJOK.CO
Urban

Nasib Menjadi “Pendatang” di Jogja: Selalu Disalahkan Atas Masalah yang Terjadi, padahal Menjadi Sumber Penghasilan Para Akamsi

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cara Gen Z memulihkan hati dengan lari dan menanam bibit pohon lewat program OAOT. MOJOK.CO

Obati Patah Hati dengan Lari 176 km: Cara Gen Z Menebus Dosa Lingkungan Sambil Jadi Pelari Kalcer

14 Februari 2026
Nyaris dicurigai kumpul kebo di penginapan Jogja saat Valentine. MOJOK.CO

Sisi Gelap Penginapan “Murah” di Jogja, Ramai dan Untung Saat Valentine Berkat Anak Mudanya yang Hobi Kumpul Kebo

14 Februari 2026
Tanpa Cina dan Pecel Lele, Mental Orang Jawa Pasti Ambruk (Wikimedia Commons)

Persahabatan Aneh dengan Anak Cina Membawa Saya ke Pecel Lele di Bawah Jembatan Janti yang Menjadi “Pelarian” bagi Orang Jawa

16 Februari 2026
Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
Ngekos setelah menikah, ngekos di jogja, kesehatan mental.MOJOK.CO

Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman

16 Februari 2026
Yamaha Mio Sporty 2011 selalu mogok di Jogja. MOJOK.CO

Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

20 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.