Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Keraton Agung Sejagat dan Hinaan pada Hidup Kita yang Tak Kunjung Selesai

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
14 Januari 2020
A A
keraton agung sejagat purworejo kerajaan aneh mojok.co

keraton agung sejagat purworejo kerajaan aneh mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jadi raja itu memang enak, setidaknya itu yang Andi /rif katakan. Mungkin karena itu juga Totok mendirikan Keraton Agung Sejagat.

Peduli setan dengan logika, mari kita sambut hal ajaib baru yang ada di tanah air kita tercinta, yaitu kerajaan baru bernama Keraton Agung Sejagat. Tahan dulu hujatan Anda, karena percuma juga menghujat orang yang sudah kabur batas nalarnya. Harus punya nyali dan mental yang kuat untuk bisa mengaku raja di era ini.

Totok Santosa Hadiningrat adalah pimpinan Keraton Agung Sejagat. Totok mengklaim dirinya mendirikan keraton ini untuk menunaikan janji 500 tahun Majapahit, entah janji yang mana dan entah dari mana dia punya ide untuk membuat kerajaan ini. Ketika kita harus berurusan dengan berita seleb yang sensasinya tiada akhir, kita ketambahan satu kasus yang mengotori lini masa dan mengejek hidup kita.

Kita bebas untuk menjadi apa saja, bahkan raja sekalipun. Tapi tidak bisa kita berkata tentang apa pun tanpa dasar yang jelas, seperti kata Mbah Carl Sagan, “Extraordinary claims require extraordinary evidence.” Tapi Totok sepertinya tidak perlu repot-repot membuktikan apa pun, toh di ibu kota sana Anies Baswedan tidak membuktikan apa pun dan masih saja dipercaya sebagai orang yang mumpuni.

Kalaupun Anda masih mau berbaik hati untuk mempercayai bahwa dirinya benar-benar raja dan dia mendapat wahyu untuk segera mendeklarasikan diri, tahan dulu. Ini bukan seperti Naruto yang mendapati dirinya ternyata reinkarnasi dari Ashura, atau Aragorn yang ternyata keturunan Isildur, tapi lebih ke lelucon yang dipaksakan untuk keuntungan semata.

Untuk menjadi anggota Keraton Agung Sejagat, Anda harus membayar uang 3 juta untuk mengganti biaya seragam. Kalau Anda gabung Himpunan Mahasiswa Wonogiri atau Pulau Rote, bayar kek gitu nggak ada masalah. Tapi ini gabung kerajaan kok suruh bayar, ini masuk kerajaan atau ambil duit di ATM Gejayan?

Totok juga pernah membuat gerakan bernama JOG-DEC atau Jogjakarta Development Committee yang merupakan organisasi kerakyatan dan kemanusiaan, menjanjikan uang yang diambil dari bank Swiss. Uang yang dijanjikan tidak main-main, sekitar 50-200 juta dolar AS per bulan.

Tapi JOG-DEC berakhir pahit, ditinggalkan oleh banyak orang karena uang tak kunjung cair, yang tentu saja kita bisa prediksi. Kegagalan Totok tersebut mungkin memberi dia semacam kesimpulan, kalau iming-iming bombastis gagal, solusinya adalah menambah kadarnya hingga mendobrak langit-langit logika.

Keraton Agung Sejagat adalah contoh bahwa halusinasi tentang kekuasaan itu bisa menjangkiti semua orang. Bisa jadi orang-orang macam Totok terinspirasi oleh para pejabat yang terlalu nyaman dengan kekuasaan hingga mereka tidak mau melewatkan kesempatan. Kalau Jokowi saja mulai membangun dinasti politik, kenapa Totok tidak? Setidaknya jadi raja di daerahnya dulu lah.

Tapi meskipun ini amat bodoh, kita harus menagih detail pemerintahan dari Keraton Agung Sejagat. Ketika ternyata Totok punya tata cara pemerintahan yang baik, kita bisa mempertimbangkannya untuk benar-benar mendukungnya maju ke kursi pemerintahan. Kalaupun ini ide yang buruk, memangnya pemerintahan sekarang ada bedanya?

BACA JUGA Luar Biasa, Perkara Rasisme Diadili oleh Hakim yang Logikanya Rasis dan artikel menarik lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: keraton agung sejagatPurworejo
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Sisi Kelam di Balik Wajah Purworejo yang Tenang dan Damai MOJOK.CO
Esai

Sisi Kelam di Balik Wajah Purworejo yang Tenang dan Damai

25 November 2025
200 Tahun Perang Jawa- yang Tersisa dari Perang Besar MOJOK.CO
Esai

200 Tahun Perang Jawa: Menyusuri yang Tersisa di Selarong, Bagelen, dan Wates

23 Agustus 2025
Berandal-Berandal Bagelen MOJOK.CO
Esai

Berandal-Berandal Bagelen

22 Agustus 2025
Purworejo dianaktirikan karena diapit Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Nestapa Orang Purworejo yang Sulit Cari Kerja Tanpa Merantau, padahal Kabupatennya Punya Banyak Potensi Alam yang Menarik

7 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.