Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kelakuan Ahmad Dhani yang Membuat Baladewa Diuji Keimanannya

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
20 Oktober 2018
A A
ahmad dhani
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Membaca berita Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik beberapa waktu yang lewat membuat saya sebagai seorang Baladewa semi kaffah cukup terpukul, saya merasa keimanan saya diuji.

“Apakah saya masih harus mencintai Dewa 19?”

Iklan

Ini hal kiranya cukup pelik bagi saya, dan mungkin bagi ribuan penggemar Dewa 19 lain di seluruh penjuru tanah air. Ulah tak penting yang dibikin oleh Ahmad Dhani sehingga menyebabkan dia ditetapkan menjadi tersangka memang sedikit banyak cukup membuat banyak Baladewa muak.

Bagi Ahmad Dhani, status tersangka ini bukanlah yang pertama. Akhir 2016 lalu, misalnya, ia bersama beberapa orang pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus makar. Kemudian akhir Agustus 2017 lalu, Dhani juga ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian.

Rasanya aneh dan canggung mengetahui vokalis band yang begitu Anda idolai ternyata banyak dihujat oleh banyak orang. Perasaan yang kemudian membuat saya sedikit banyak jadi tahu paham betul bagaimana perasaan fans Kangen Band atau Kufaku Band.

Saya tentu tak pernah melarang Dhani untuk aktif di dunia politik, lagipula siapa saya kok berani-beraninya melarang. Saudara bukan, teman dekat juga bukan. Murni sekadar fans dari band yang kebetulan ia menjadi salah satu personelnya.

Yang jadi masalah adalah keaktifannya di politik itu membuat show penampilan Dewa 19 jadi terganggu.

Saya masih ingat betul saat Dewa 19 mengadakan konser tanggal 26 Oktober 2016 di Alila Hotel Solo. Saya menonton bersama gebetan dan berharap malam itu menjadi malam yang indah dengan lantunan lagu-lagu romantis dari Dewa 19.

90 persen harapan saya terkabul malam itu, sebab Dewa 19, utamanya sang vokalis, Ari Lasso, tampil dengan begitu prima.

Namun, 10 persen sisanya adalah rasa muak yang tentu saja karena faktor Ahmad Dhani. Saat itu, Ahmad Dhani masih berstatus sebagai calon wakil walikota Bekasi mendampingi Sa’duddin.

Dan tahukan Anda apa yang dilakukan oleh Ahmad Dhani? Di tengah-tengah konser, Ahmad Dhani tiba-tiba mengundang para pejabat yang hadir di dalam konser untuk maju ke depan dan mempersilakan mereka berfoto bersama Dewa 19. Saya sebut “Para Pejabat” karena memang jumlahnya kolosal. Dari pejabat sipil sampai militer dan kepolisian dia panggil semuanya.

Konser Dewa 19 tersebut kemudian berubah menjadi semacam acara reuni alumni Lemhanas.

Yang paling mangkel tentu saja adalah konser Dewa 19 bertajuk #Dejavu yang rencananya diselenggarakan di Palembang pada pertengan November 2016 lalu.

Konser tersebut terpaksa batal karena ijin dari kepolisian tidak keluar sebab saat itu Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus makar.

Iklan

Saya yang sudah mengajukan libur demi berencana menonton konser tersebut tentu saja muntab setengah modiar. Untung ganti rugi tiketnya lancar, dan saya belum sempet beli tiket pesawat dan booking penginapan.

Dengan perkembangan kasus dan kelakuan Dhani dalam beberapa tahun terakhir, saya yakin, ia akan kembali membuat ulah-ulah yang lain. Dan tentu saja, godaan keimanan untuk saya ke depan masih akan tetap berlanjut.

Pada akhirnya, saya hanya bisa berharap kepada pihak kepolisian. Tolong kedepannya, permudah ijin konser Dewa 19, jangan terlalu dianggap serius lah mas Dhani ini, dia mah begitu orangnya.

Saya sangat mendukung kalau memang Ahmad Dhani ditangkap dan dipenjara (saya yakin, banyak yang akan ikhlas), namun tolong, kalau pas Dewa 19 mau konser, mohon Dhani dilepaskan dulu.

Sebab, sengehek-ngeheknya Dhani, tetep aja cuma dia yang cocok dan pantes membawakan “Mistikus Cinta”, Nggak ada yang lain.

Ayolah, Dhan, silakan aktif di politik, tapi cukup sebagai pembuat lagu jingle saja. Selebihnya, tetaplah berkarya bersama Dewa.

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2018 oleh

Tags: ahmad dhanidewa 19
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Peterpan Punya Kasta Lebih Tinggi Dibanding Sheila on 7 MOJOK.CO
Esai

Sederet Alasan Mengapa Peterpan Lebih Memengaruhi Selera Pendengar Musik Indonesia Dibanding Band Papan Atas Lain, Salah Satunya Sheila on 7

23 Juni 2025
4 Kader Baru Gerindra Selepas Sandi Hengkang, dari Iwan Bule hingga Anak Ahmad Dhani. MOJOK.CO
Kilas

4 Kader Baru Gerindra Selepas Sandi Hengkang, dari Iwan Bule hingga Anak Ahmad Dhani

28 April 2023
anak band jadi politisi
Kotak Suara

Dari Panggung Musik ke Panggung Politik, Ini Daftar Musisi yang Jadi Politisi

1 April 2023
Analisis Buruknya Crowd Management Konser Dewa 19 di JIS MOJOK.CO
Esai

Analisis Buruknya Crowd Management Konser Dewa 19 di JIS

6 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Ragam karya dan pertunjukan dalam Ars Longa: Generatio sebagai pembuka Trilogi Seni ARTJOG MOJOK.CO

Ragam Karya dan Pertunjukan dalam “Ars Longa: Generatio” sebagai Pembuka Trilogi Seni ARTJOG

24 Juni 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial MOJOK.CO

Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial

25 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.