Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Ketika Klub Sepeda Bahagia Cycling Comedy Membelah Cangkringan Sleman, Kecamatan Paling Cantik yang Membuat Kecamatan Lain Minder

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
10 Juli 2025
A A
Cangkringan, Kecamatan Paling Cantik di Sleman (Foto oleh Mohammad Sadam Husaen)

Cangkringan, Kecamatan Paling Cantik di Sleman (Foto oleh Mohammad Sadam Husaen)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sleman pagi itu terasa cukup dingin, 18 derajat katanya. Menjelang pukul 06:15 pagi, beberapa anggota Bahagia Cycling Comedy (BCC) berkumpul di Akademi bahagia yang beralamat di Jalan Raya Ngebo, Area Sawah, Sukoharjo, Kabupaten Sleman. Kamis Sporty mereka menyebutnya dan Kecamatan Cangkringan Sleman yang akan dituju.

Bahagia Cycling Comedy berkumpul di Akademi Bahagia (Foto oleh Mohammad Sadam Husaen)
Bahagia Cycling Comedy berkumpul di Akademi Bahagia (Foto oleh Mohammad Sadam Husaen)

Ada 7 orang yang akan bersepeda. Saya sendiri, naik Vario 160. Lagaknya jadi marshal yang menjaga keselamatan para pesepeda lucu ini. Padahal saya membawa misi pribadi, yaitu mencari bahan tulisan. Sesuatu yang sekarang kamu baca. Lalu, makan soto dan ngopi pagi di Kopi Pandan Arang (KPA).

Selain itu, saya ingin melihat sendiri kecantikan Polsek Cangkringan Sleman. Kata Moddie, salah satu anggota Bahagia Cycling Comedy, Polsek Cangkringan mungkin menjadi polsek paling cantik di Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dan info dari Moddie benar adanya.

Polsek Cangkringan Sleman yang syahdu (Foto oleh Yamadipati Seno)
Polsek Cangkringan Sleman yang syahdu (Foto oleh Yamadipati Seno)

Rombongan Bahagia Cycling Comedy sampai di Polsek Cangkringan sekitar pukul 07:30. Jalanan yang lengah dan udara sejuk mewarnai pagi itu.

Beberapa orang sampai di Polsek Cangkringan dengan selamat sentosa dan senyum terkembang penuh. Maklum, mereka sudah terbiasa gowes jarak jauh. Sementara itu, ada 1 anggota yang kepayahan sempurna. Namanya Ibil S. Widodo. Dia hampir pingsan, tapi akhirnya selamat sampai Polsek. 

Kecantikan Cangkringan Sleman yang tak saya duga sebelumnya

Saya tinggal di Sleman, tepatnya di Kecamatan Minggir. Minggir dan Cangkringan itu seperti 2 kutub. Kalau Minggir di ujung barat, Cangkringan ada di timur-utara. Satu yang menyatukan 2 kecamatan ini, yaitu kecantikannya. Kiri dan kanan terlihat hijau pepohonan dan sawah. Jalanan lengang di pagi hari. Menyenangkan.

Dan benar belaka kata Moddie, Polsek Cangkringan memang cantik. Polsek ini menghadap ke timur, persis di pinggir jalan. Sebelah utara, jelas, Gunung Merapi. Kamu bisa membayangkan pemandangan setiap pagi, sebelum masuk kantor, Gunung Merapi menyapa. Kesyahduan yang ditemani oleh kesejukan khas dataran tinggi.

Sebelum bergabung dengan rombongan Bahagia Cycling Comedy, saya sempat mengambil jalur yang berbeda dari Akademi Bahagia. Saya mengambil jalur atas via Pakem. Sementara itu, Bahagia Cycling Comedy masuk ke jalan desa supaya lebih maksimal menikmati pagi naik sepeda.

Saya merekam semuanya di dalam kepala. Cangkringan Sleman rada kontras dengan pemandangan Sleman di daerah Ngaglik, tempat saya bekerja. Dan pada akhirnya, berbeda juga dengan Minggir yang sudah ramai oleh kendaraan selepas pukul 07:00. Cangkringan terlihat “pelan” dan bersahaja. 

Jalanan di kecamatan ini entah kenapa terasa pas. Rata-rata aspalnya masih bagus. Kondisi ini membuat Cangkringan menjadi salah satu jalur paling nikmat untuk naik sepeda menikmati pagi yang sejuk. Selain Bahagia Cycling Comedy, saya cukup sering bertemu pesepeda lainnya.

Jalanan Cangkringan Sleman yang lengang dan halus (Foto oleh Yamadipati Seno)
Jalanan Cangkringan Sleman yang lengang dan halus (Foto oleh Yamadipati Seno)

Jalurnya naik dan turun, seperti ombak di lautan. Tidak terlalu tinggi, dan tidak juga curam. Saya yang naik Vario 160 saja bisa menikmati setiap meter aspal di Cangkringan. Maka saya paham ketika Bahagia Cycling Comedy memutuskan Polsek Cangkringan sebagai first stop.

Menuju Kopi Pandan Arang via Pakem

Sekitar 15 menit kami istirahat di dekat Polsek Cangkringan. Well, Bahagia Cycling Comedy, sih, yang mengaso setelah lelah mengayuh pedal selama 30 menit. Saya sendiri sibuk merokok dan menghabiskan waktu menikmati kesejukan pagi di musim kemarau ini.

Bahagia Cycling Comedy melanjutkan perjalanan. Tujuan mereka adalah sarapan soto, masih di Cangkringan Sleman, lalu turun ke bawah menuju Kopi Pandan Arang.

Selepas sarapan, sebagai marshal karbitan, saya mengekor mereka masuk jalan desa. Namanya jalan desa, tentu tidak semulus jalan utama. Namun, jalan desa di Cangkringan Sleman masih bersahabat. Salah satu anggota Bahagia Cycling Comedy, namanya Nurul, nyaman saja melibas jalan desa pakai ban kecil.

Iklan
Nurul (kiri) dan Moddie (baju putih). Dua komedian di Bahagia Cycling Comedy (Foto oleh Mohammad Sadam Husaen)
Nurul (kiri) dan Moddie (baju putih). Dua komedian di Bahagia Cycling Comedy (Foto oleh Mohammad Sadam Husaen)

Sekali lagi, saya merasa vibes pagi yang berbeda. Kamu tahu, perjalanan jadi terasa cepat ketika kita bisa menikmatinya. Tiba-tiba saja kami sudah sampai di Jalan Kaliurang via Pakem.

Masuk Jalan Kaliurang, dari Pakem hingga depan Universitas Islam Indonesia (UII), saya berpikir. Lebih tepatnya membayangkan kalau semua jalan di Sleman memancarkan vibes seperti Cangkringan Sleman. Aspal yang halus adalah standar minimal karena jelas nggak mungkin saya berharap Jalan Kaliurang “sepi” seperti Cangkringan.

Ngopi pagi di Kopi Pandan Arang

Bahagia Cycling Comedy menyelesaikan “Etape Cangkringan” di Kopi Pandan Arang. Kopian ini beralamat di Candi Dukuh, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Happy hour untuk pagi di sana cukup menyenangkan. Kopi enak di bawah Rp15 ribu.

Kami tidak lama juga di sana. Mungkin sekitar 1 jam saja, membahas fragmen-fragmen menyenangkan mengayuh pedal dari Akademi Bahagia sampai Polsek Cangkringan Sleman. Selanjutnya, mereka akan gowes pagi ke Kecamatan Selo, Boyolali.

Saya yang mendengar cuma bisa nyengir. Baru gowes sampai Cangkringan saja sudah ada yang mau pingsan. Apalagi kalau sampai Selo, mungkin mereka perlu bawa mobil pick up untuk jaga-jaga.

Tapi yah, namanya saja perserikatan komedi. Kadang celetukan secara spontan, kayak Selo di Boyolali, malah bakal kejadian. Berbanding terbalik kalau direncanakan secara serius.

Yang pasti, saya berterima kasih kepada Mas Sadam sebagai ketua Bahagia Cycling Comedy. Dia mengajak saya dengan bilang, “Naik Vario aja, Mas. Yang penting ikut.” Dia paham betul hampir nggak ada sepeda yang kuat menahan berat saya 100 kilogram.

Kalau tidak diajak Mas Sadam, saya tidak akan jatuh cinta dengan Cangkringan Sleman. Pagi yang syahdu.

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Kecamatan Paling Sepi di Sleman yang Cocok untuk Pensiun dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2025 oleh

Tags: akademi bahagiaBahagia Cycling Comedycangkringangowesjalan kaliurangKaliurangKecamatan CangkringanKopi Pandan Arangpakemsepeda mahalsleman
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO
Urban

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau ke Ibu Kota Mojok.co
Pojokan

Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau di Ibu Kota

14 Februari 2026
Pembeli di Pasar Jangkang, Sleman. MOJOK.CO
Bidikan

Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

9 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO
Catatan

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Imlek 2026 di Candi Prambanan dan Candi Borobudur. MOJOK.CO

Tahun Kuda Api Imlek 2026: Mencari Hoki Lewat Kartu Tarot di Antara Kemegahan Prambanan dan Borobudur

15 Februari 2026
Sejahtera ekonomi di Negeri Jiran ketimbang jadi WNI. Tapi berat terima tawaran lepas paspor Indonesia untuk jadi WN Malaysia MOJOK.CO

WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!

21 Februari 2026
Orang desa ogah bayar pajak motor (perpanjang STNK) di Samsat MOJOK.CO

Orang Desa Ogah Bayar Pajak Motor (Perpanjang STNK), Lebih Rela Motor Disita daripada Uang Hasil Kerja Tak “Disetor” ke Keluarga

19 Februari 2026
Omong kosong menua dengan bahagia di desa: menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti MOJOK.CO

Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti

21 Februari 2026
Gen Z mending beli bunga daripada rumah untuk self reward. MOJOK.CO

Gen Z Lebih Suka Beli Bunga untuk Self Reward daripada Stres Nggak Mampu Beli Rumah untuk Masa Depan

16 Februari 2026
papua.MOJOK.CO

Tolak Tawaran Kerja di Amerika Demi Mengajar di Pelosok Papua, Berambisi Memajukan Tanah Kelahiran

18 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.