Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

79 Buku Nikah KUA Sragen Dicuri: Gambaran Instansi Agama Tak Bikin Takut Lagi

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
3 Desember 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Petugas KUA di daerah Sragen dikejutkan dengan pencurian 79 buku nikah. Dari 79 itu, 14 buku nikah di antaranya udah ada nama pengantinnya. Njiiiirr.

Entah apa yang ada di benak maling yang melakukan “kunjungan” ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah.

Iklan

Jika biasanya maling mengincar barang-barang kayak televisi, CPU, atau barang elektronik lainnya, tapi di KUA Sragen, barang yang dimaling malah buku nikah. Jumlahnya nggak main-main lagi. Sampai 79 biji.

Dari penyelidikan Kepolisian Sragen, diduga si maling melakukan aksi pada Minggu (01/12) pukul 07.00 pagi. Maling ini masuk dengan merusak pintu belakang KUA. Ketika diketahui hari Senin oleh petugas KUA, kondisi pintu belakang sudah tercongkel.

Setelah dicek barang apa saja yang hilang, baru diketahui bahwa ada 25 buku nikah asli dengan seri 0869826 sampai 0869850, 40 buku nikah duplikat dari nomor seri 1885961 sampai 1886000, dan 14 buku nikah yang telah diisi oleh staf KUA Ngrampal, Sragen.

Buset, berarti bakal ada 14 pasangan calon pengantin di Sragen harus diundur lagi itu proses ijab qobul-nya (secara administrasi negara). Mamam.

Yang lebih mengherankan lagi, kasus ini bukan terjadi pertama kali di Sragen. Dulu pada 2018 kasus serupa juga pernah. Bahkan pihak kepolisian pun masih mendalami apa motif pencurian buku nikah ini.

“Semoga saja ada kaitannya dengan peristiwa tahun 2018. Sehingga kita lebih mudah mencari apakah mereka masuk sindikat pencari buku nikah,” kata AKP Suharno, Kasubag Humas Polres Sragen.

(((Sindikat pencari buku nikah)))

Sebenarnya dugaan adanya sindikat pencari buku nikah ini bukan cuma isapan jempol. Soalnya pencurian model begini bukan kali pertama terjadi di Indonesia.

Di Lhoksumawe, Aceh, pada Maret 2019 silam terjadi pula pencurian 23 buku nikah. Bedanya, antara yang di Aceh dan di Sragen, yang di Aceh malingnya juga ambil bonus satu unit laptop.

Ada dugaan bahwa sindikat pencari buku nikah ini memang menjual-belikan buku nikah aspal (asli tapi palsu).

Sebab, kalau misalnya buku nikah ini dicuri hanya untuk digadai, tentu saja tidak bisa berlaku karena beberapa buku nikah masih kosongan dan kalaupun udah ada nama-nama pasangannya, orang yang gadai dengan nama di buku nikahnya beda orang.

Satu-satunya kemungkinan adalah memang ada sindikat penjualan buku nikah yang diberikan untuk pihak-pihak yang ingin menikah secara ilegal, tapi sok-sokan pingin terlihat legal.

Bisa saja mereka yang ingin selingkuh, pelaku poligami tapi nggak dapat izin dari istri pertama, atau malah pelaku kawin kontrak.

Masalahnya, sampai sekarang pelaku sindikat ini masih belum bisa ditangkap oleh kepolisian. Yah, bisa jadi secara material kerugian, kehilangan buku nikah KUA itu nggak terlihat besar-besar amat. Ya kalau jumlahnya sampai 79 sih, ya banyak juga. Tapi kan nggak terlihat seberharga orang kehilangan sepeda motor atau laptop gitu.

Tentu saja, jumlah sebanyak itu juga menandakan kalau pencurian buku nikah ini bukanlah urusan personal antara maling dengan pemilik buku nikah yang sah. Jumlah 79 ini juga menggambarkan kalau pencurian ini murni urusan profesionalitas maling semata.

Artinya, ini benar-benar soal untung-rugi. Bukan karena ada pria nikahin cewek yang kebetulan merupakan mantannya si maling, lalu buku nikahnya dimaling karena sakit hati. Bukan, bukan karena itu.

Iklan

Setelah korupsi pengadaan Al-Quran, korupsi haji, sekarang di arus bawahnya ada yang maling buku nikah. Keraas bener ini orang-orang Indonesia. Nggak ada takut-takutnya sama instansi agama. Dari pejabat sampai rakyat jelata sama-sama berani.

Merespons kejadian hari Minggu (01/12) tersebut, pihak KUA Sragen kemudian meningkatkan keamanan dengan memasang teralis besi di kantor KUA. Hal ini semata-mata untuk upaya preventif karena petugas lengah menjaga barang-barang di KUA.

Ya wajar sih, mereka kan pasti merasa…

…orang gila macam apa coba yang selo banget maling barang-barang di KUA? Maling buku nikah lagi.

Etapi, cuma saran dikit aja sih, Pak. Lebih baik teralis besinya juga dijaga baik-baik. Kali aja, barang-barang di dalam KUA aman, tapi malah teralis besinya yang hilang.

BACA JUGA Curi Mobil Damkar sampai Bus, Kejahatan Guoblok yang Pernah Terjadi atau tulisan Ahmad Khadafi lainnya.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2019 oleh

Tags: buku nikahbuku nikah KUAkua
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Menyoal nikah siri (tak tercatat di KUA): Sah, tapi jadi ruang untuk pemuas syahwat, dalih perselingkuhan, dan menghindari tanggung jawab semata MOJOK.CO

Biro Jasa Nikah Siri Maikin Marak: “Jalan Ninja” untuk Pemuas Syahwat, Dalih Selingkuh, dan Hindari Tanggung Jawab Rumah Tangga

29 Desember 2025
menikah beda agama, islam, kristen, katolik, pacaran, KUA, Catatan Sipil mojok.co

Kita Bisa Menikah Beda Agama di Indonesia dan Itu Legal

14 Mei 2020

Kalau Nggak Sanggup Live Nikahan di TV, Live Instagram aja

13 April 2019

Belajar Menjadi Pasangan Serasi dari Pengadaan Kartu Nikah

14 November 2018

Bacaan Ringan Sebelum Menggugat Cerai Pasangan

14 Januari 2017
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026

Punya 30 Kamar Kost Putri Ternyata Tidak Seindah yang Dibayangkan

19 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Lansia menjual aksesori kemerdekaan di Malioboro, Yogyakarta. MOJOK.CO

Kisah Istri Pensiunan BPN Turun ke Jalanan untuk Jual Aksesori Kemerdekaan di Masa Tua demi Hadiahkan Cucu

18 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.