Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

5 Hal Receh yang Sering Kita Lakukan untuk Mengatasi Kebosanan di Kelas

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
16 Maret 2020
A A
kebosanan di kelas, sekolah, makan, tidur mojok.co

kebosanan di kelas, sekolah, makan, tidur mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Meski sekolah menuntut kita untuk rajin, tetap saja kita tidak bisa menghindari rasa bosan dalam kelas. Untuk mengatasi kebosanan di kelas, kita sering melakukan hal receh.

Serajin-rajinnya kamu ketika sekolah, kebosanan di dalam kelas adalah hal yang tidak bisa dihindari. Mendengarkan guru menerangkan pelajaran di jam-jam tidak produktif (jam 7 pagi hingga jam 2 siang) bakal membuatmu bosan.

Yang namanya bocah sedang prengus-prengusnya, ada saja tingkah yang dilakukan untuk mengatasi kebosanan di dalam kelas. Kegiatan mengusir kebosanan di dalam kelas yang paling sering dilakukan adalah main hape. Mau gimana lagi, dunia maya memang menawarkan banyak kebahagiaan. Membaca Mojok, contohnya.

Selain bermain hape dan membaca Mojok, kami merangkum beberapa hal unik yang dilakukan oleh siswa yang bosan di dalam kelas. Bagi kalian yang sudah melalui masa sekolah berpuluh tahun lalu, artikel ini akan mengingatkan Anda di masa-masa menyenangkan ketika sekolah. Bagi kalian yang masih sekolah, tidak disarankan melakukan hal yang sama. Tapi kalau mau nglakuin ya nggak apa-apa, nakal dikit itu perlu. Sekolah kok lurus banget kayak jalan Solo.

Kebiasaan pertama, memotong penghapus.

Kebosanan yang melanda bisa memaksa manusia berbuat hal di luar nalar, salah satunya motongin penghapus. Saya nggak tahu faedahnya apa, tapi ya dulu tetep nglakuin hal ini. Entah dipotong jadi kotak, segitiga, jajar genjang tetrahedral, atau dibentuk mirip kodok, pokoknya ada aja motifnya. Keisengan ini sering ditemukan di kelas-kelas bahkan hingga sekarang.

Kebiasaan nomor dua, menggambar.

Kalau nggak punya penghapus dan keberanian untuk membuka hape, menggambar buku tulis adalah kegiatan yang sering dilakukan untuk mengatasi kebosanan di dalam kelas. Kadang kalau emang usilnya kebangetan, meja dan kursi bisa jadi korban kreatifitas yang datang dari kebosanan.

Gambarnya beragam. Bisa gambar Naruto, Batistuta, Nobita, atau gambar nggak jelas lainnya. Kadang ya mencoba menggambar guru yang sedang menerangkan pelajaran. Hasil gambarnya nggak perlu bagus, namanya juga cuma iseng.

Kebiasaan ke tiga, makan di kelas.

Kalau keberanian seorang bocah itu turah-turah, makan di kelas adalah hal yang tidak mustahil. Beberapa guru masih terjebak nostalgia di masa pemerintahan Hokage pertama, dan mereka menganggap makan di kelas hukumnya haram. Biasanya siswa yang bosan akan mengambil jalan untuk makan di kelas untuk mengusir kebosanan.

Makanan yang biasanya disikat di kelas ya makanan ringan. Kalau kamu makan nasi padang di dalam kelas ya jelas ketahuan. Untuk mendapat makanan itu bisa nyetok makanan pas di jam istirahat. Tapi kalau memang berjiwa rebel, mereka akan pura-pura ke kamar mandi lalu mlipir ke kantin. Makanan biasanya ditaruh di balik baju atau kantong celana.

Kebiasaan ke empat, main samgong.

Permainan samgong adalah permainan kartu paling sederhana karena cuma ngitung nilai kartu doang. Main samgong di jam pelajaran bisa mengusir kebosanan. Tapi cara ini paling riskan karena susah untuk menahan diri waktu main kartu. Jadi runyam kalau waktu dapat kartu jelek dan mengumpat. Bukannya mengusir kebosanan, malah berakhir mengusir diri sendiri dari dalam kelas.

Iklan

Kebiasaan terakhir, tidur.

Cara ini paling simpel untuk dilakukan ketika berusaha mengusir kebosanan di dalam kelas. Tidur bukan hanya menyegarkan badan, tapi juga bentuk perlawanan terhadap kemapanan. Guru yang dianggap membosankan dan semena-mena harus dilawan dengan tidur. Tidur juga merupakan pernyataan kepada dunia, dan juga kepada seluruh kelas, kalau Anda tidak peduli terhadap omong kosong yang ada di dalam kelas. Persetan semuanya, merem lebih bermakna.

Tapi perlawanan Anda sia-sia  ketika bangun-bangun semua sudah pada pulang, tinggal Anda sendiri di dalam kelas.

BACA JUGA Persiapan Jika Wabah Virus Corona di Indonesia Semakin Parah dan artikel menarik lainnya di POJOKAN.

 

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2020 oleh

Tags: kebosanan di kelasmakansekolahTidur
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Kekerasan di sekolah, Mahasiswa UNY Dibully Gara-Gara Pemilu BEM
Edumojok

“Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia

9 Februari 2026
Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana MOJOK.CO
Esai

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana

9 Februari 2026
Guru tak pernah benar-benar pulang. Raga di rumah tapi pikiran dan hati tertinggal di sekolah MOJOK.CO
Ragam

Guru Tak Pernah Benar-benar Merasa Pulang, Raga di Rumah tapi Pikiran dan Hati Tertinggal di Sekolah

8 November 2025
Homeschooling Sering Diremehkan, Padahal Bisa Bikin Anak Berpikir Kritis dan Mendapatkan "Kemewahan" yang Tak Diberikan Sekolah Formal.MOJOK.CO
Ragam

Homeschooling Sering Diremehkan, Padahal Bisa Bikin Anak Berpikir Kritis dan Mendapatkan “Kemewahan” yang Tak Diberikan Sekolah Formal

12 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

21 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.