Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Kenapa Menguap Itu Menular? Benarkah karena Empati kepada Sesama?

Redaksi oleh Redaksi
26 Januari 2020
A A
kenapa menguap itu menular MOJOK.CO

kenapa menguap itu menular MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kenapa menguap itu menular? Salah satu penelitian menyebutkan kalau tingkat empati menjadi salah satu sebab. Apa betul seperti itu?

Konon katanya, manusia akan sering menguap ketika udara sedang dingin. Sayangnya, kepercayaan itu nggak berlaku buat saya. Kalau udara lagi dingin, bukan rangsangan untuk menguap yang muncul, tapi dorongan kuat untuk segera menuju ke dapur dan bikin mie rebus.

Lha gimana nggak begitu, lha wong saya sering menguap justru kalau udara lagi panas, lagi gerah. Nggak tahu kenapa, hawa panas yang merambat itu malah bikin badan lemas dan terjadi kuap secara berkala. Biasanya setiap 10 menit sekali.

Antara saya yang punya masalah sama hawa panas atau memang saya yang mengidap sindrom MCKSGG atau sindrom micek sak nggon-nggon atau suka tidur di mana saja. Satu hal yang pasti, menguap itu menular. Bukan cuma flu dan TBC, menguap juga menular. Lalu, kenapa menguap itu menular?

Kenapa menguap itu menular? Katanya sih karena tingkat empati kita kepada sesama itu tinggi. Kalau nggak punya kepedulian, apalagi empati, menguap nggak mungkin menular. Teori yang absurd karena saya dengan empati rendah ini tetap menguap kok kalau lihat orang yang nggak saya kenap menguap lebar banget.

Psychology Today, sebuah jurnal sains, melansir soal alasan kenapa menguap itu menular. Menguap adalah suatu tindakan meniru yang dilakukan secara otomatis, tanpa disadari oleh pelakunya.

Para ahli juga menduga bahwa fenomena tersebut terjadi akibat peranan sistem saraf cermin (mirror-neuron system) di dalam otak. System saraf tersebut bakal bikin kamu melakukan tindakan yang sama seperti orang yang sedang kamu perhatikan! Ciee….

Dengan kata lain, menguap hanya bisa menular pada orang yang saling berinteraksi terbuka atau sedang memperhatikan secara diam-diam. Tapi di sisi lain, masing-masing individu ternyata memiliki kerentanan yang berbeda terhadap perilaku menguap. Ada yang gampang ditularkan menguap kayak saya, ada pula yang tidak merasakan efeknya sama sekali.

Meski sudah ada teorinya, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan. Salah satu alasannya karena faktor untuk menjawab kenapa menguap itu menular terlalu banyak. Ini jurnal sains yang bilang, ya. Bukan saya.

BACA JUGA 4 Cara Agar Nggak Mudah Ngantuk Setelah Makan Siang atau tulisan-tulisan yang bikin bugar lainnya di rubrik PENJASKES.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2020 oleh

Tags: empatikantukkenapa menguap itu menularmenguapmenularngantukTidur
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

mimpi basah mojok.co
Sosial

Apakah Mimpi Basah di Siang Hari Membuat Puasa Batal?

24 Maret 2023
lampu mati
Pojokan

Bagi Orang yang Terbiasa Tidur dengan Lampu Menyala, Tidur dalam Kondisi Lampu Mati Adalah Cobaan yang Berat

8 Juli 2021
merdeka sepakbola singkong menulis ironi sepakbola jendela sepeda zainuddin mz puasa tarawih kolom menulis tutur tinular penulis buku lagu tv rusak rebahan kolom mahfud ikhwan mojok.co ayam rumah kontrakan contoh esai bagus indonesia mojok.co putu wijaya
Kolom

Kolom: Tidur dan Menulis

15 November 2020
tidur cepat
Pojokan

Menjadi Melarat yang Sempurna dengan Skill Mudah Tidur di Mana Saja

11 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Campus League Basketball 2026 Regional Jakarta Season 1 tidak hanya jadi panggung prestasi basket, tapi juga warna baru solusi mobilitas masa depan anak muda dengan motor listrik Polytron MOJOK.CO

Puncak Campus League Basketball 2026 Jakarta S1: Tak Hanya Jadi Panggung Basket tapi Juga Hadirkan Solusi Mobilitas Masa Depan Anak Muda

2 Juni 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.