Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Dampak Terlalu Sering Memakai High Heels atau Sepatu Hak Tinggi

Redaksi oleh Redaksi
9 Desember 2018
A A
high heels
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menggunakan sepatu high heels atau sepatu berhak tinggi bagi banyak perempuan adalah sebuah kebutuhan tersendiri. Tak bisa dimungkiri, sepatu hak tinggi memang membuat penampilan perempuan menjadi lebih menarik. Selain bisa menambah estetika kaki, sepatu hak tinggi juga membuat perempuan, utamanya dengan tinggi badan yang terlalu tinggi menjadi tampak lebih ideal postur tubuhnya.

Tak heran jika kemudian sepatu hak tinggi menjadi pilihan bagi banyak perempuan, utamanya mereka yang pekerjaannya kerap harus bertemu dengan banyak orang.

Kendati demikian, memakai sepatu hak tinggi ternyata punya dampak yang buruk bagi kesehatan kaki, utamanya jika dipakai terlalu sering.

Nah, berikut ini adalah beberapa dampak terlalu sering memakai sepatu hak tinggi.

Rentan terkena sendi lutut

Sendi lutut, atau yang Bahasa ilmiahnya adalah osteoarthritis adalah gangguan pada otot-otot lutut karena lutut bekerja terlalu keras. Ketika memakai sepatu hak tinggi, kerja ideal lutut yang seharusnya Lurus menjadi terganggu, hal ini karena saat memakai sepatu hak tinggi, bagian pada lutut dipaksa untuk sedikit ditekuk.

Nyeri punggung

Tumpuan berat manusia saat berdiri seharusnya terdistribusi secara rata pada bagian telapak kaki dari depan dan belakang, namun saat menggunakan sepatu hak tinggi, tumpuan berat ini menjadi tidak seimbang sebab penekanannya lebih pada kakibagian depan. Hal tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri di beberapa bagian tubuh, utamanya punggung.

Betis pegal

Memakai sepatu hak tinggi terlalu sering bisa menyebab pembuluh darah dan urat di kaki semakin menonjol, hal tersebut jika berlangsung terus-menerus bisa mengakibatkan betis pegal.

Cedera pergelangan kaki

Semakin tinggi tumit, semakin tinggi pula risiko terkena cedera pada bagian pergelangan kaki. Ia juga rentan terkena kesleo sampai radang pada mata kaki akibat tekanan berulang pada tulang metatarsal.

Yah, itulah beberapa dampak terlalu sering memakai sepatu hak tinggi. Banyak rasa sakit yang bisa disebabkan oleh sepatu hak tinggi ini. Karena itulah, wahai para wanita, rendahkan hak sepatumu, tinggikan cinta dan prestasimu.

Terakhir diperbarui pada 9 Desember 2018 oleh

Tags: sepatu hak tinggi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pojokan

Pakai High Heels Memang Menyebalkan, tapi Aku kan Jadi Cantik

21 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Gen Z kerja di desa untuk merawat ibu. MOJOK.CO

Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.